Depresi bisa terjadi pada siapa saja, meskipun gejala-gejalanya lebih mudah terlihat pada wanita. Namun, bukan berarti pria tidak bisa menunjukkan gejala depresi sama sekali, lho.
Mengutip dari Healthline, faktor sosial dan biologis menjadi penyebab yang membuat depresi lebih sulit untuk didiagnosis pada pria. Hal ini kemungkinan disebabkan oleh tekanan dalam budaya yang menuntut pria untuk bersikap “jantan”, sehingga mereka menyembunyikan emosi.
Karena itu, pria lebih sering mengalami depresi dengan gejala yang berbeda dan membuatnya kadang lebih sulit untuk diidentifikasi. Meskipun begitu, inilah beberapa gejala depresi pada pria yang dapat terlihat:
1. Gejala fisik
Pria yang mengalami depresi pertama-tama akan mudah terlihat pada fisiknya. Meski depresi termasuk ke dalam gangguan kesehatan mental, tetapi itu juga dapat bermanifestasi pada tubuh.
Sayangnya, banyak pria lebih cenderung pergi ke dokter untuk masalah fisik yang mereka alami daripada masalah emosional yang menjadi sumbernya. Beberapa tanda fisik pada pria yang mengalami depresi di antaranya seperti:
- Dada terasa sesak
- Masalah pencernaan seperti perut bergas, diare, dan sembelit
- Disfungsi ereksi dan masalah seksual lainnya
- Sakit kepala
- Masalah hormonal seperti testosteron rendah
- Merasa nyeri
- Jantung berdebar-debar
- Penurunan berat badan (dan terkadang penambahan berat badan)
2. Gejala Mental
Sebagaimana yang telah diketahui, gejala mental pada penderita depresi muncul secara berbeda pada pria dan wanita. Hal ini yang membuatnya lebih sulit untuk dideteksi.
Gejala-gejala depresi ini dapat mengganggu cara berpikir dan memproses informasi, yang tentu saja juga akan mempengaruhi perilaku dan emosi seseorang. Beberapa gejala mental depresi yang paling sering ditemukan pada pria di antaranya:
- Ketidakmampuan untuk berkonsentrasi
- Masalah memori
- Pola pikir obsesif-kompulsif
- Overthinking
- Masalah tidur, biasanya sulit tidur atau terus tertidur
- Pikiran untuk bunuh diri
3. Gejala Emosional
Ketika mendengar kata "depresi", biasanya kita akan memikirkan seseorang yang kelihatan sangat sedih dan murung. Namun, nyatanya kesedihan hanya salah satu dari banyak kemungkinan emosi yang ditimbulkan oleh depresi, lho. Selain kesedihan, pria mungkin juga mengalami gejala depresi emosional berikut ini:
- Agitasi
- Agresi
- Amarah
- Penarikan diri secara emosional dari teman, keluarga, dan rekan kerja
- Merasa putus asa
- Kurangnya minat pada keluarga, komunitas, hobi, dan pekerjaan
- Kurangnya libido
- Mengalami kegelisahan
Gejala depresi pada mental, fisik, dan emosional yang dialami pria juga dapat memengaruhi perilaku. Karena, kebanyakan pria menolak untuk membicarakan emosi mereka, seringkali orang lainlah yang lebih jelas melihat gejalanya pada perilaku mereka.
Pada pria, gejala perilaku depresi paling sering terluhat seperti, kesulitan memenuhi tanggung jawab pribadi dan tanggung jawab lainnya, penyalahgunaan obat-obatan, terlibat dalam aktivitas berisiko hingga isolasi sosial.
Jika kamu atau orang yang kamu sayangi mengalami gejala depresi seperti di atas, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan ahli untuk menemukan solusinya, ya.
Baca Juga
Artikel Terkait
Health
-
Matcha Kemasan Infus Viral, Menarik tapi Picu Dilema Etik Keamanan Pangan
-
Waspada Super Flu Subclade K: Gejala, Penyebaran, dan Cara Mencegahnya
-
Post-Holiday Fatigue: Liburan Tak Selalu Menyembuhkan, Tetap Merasa Lelah
-
Rencana 8 Langkah Berhenti Merokok: Rahasia Tetap Konsisten Tanpa Stres
-
Panduan Hidup Sehat: Cara Meningkatkan Imunitas agar Tidak Gampang Sakit
Terkini
-
Film We Bury the Dead: Duka di Tanah Penuh Zombie yang Mengerikan!
-
4 Drama Korea Adaptasi Webtoon dibintangi Oh Yeon Seo
-
5 Film Baru Sambut Akhir Pekan, Ada The Housemaid hingga Modual Nekad
-
4 Mix and Match Daily OOTD ala Wooyoung ATEEZ, Street Style ke Formal Look
-
Drama China A Romance of the Little Forest: Cinta Tumbuh Seperti Tanaman