Mengutip Medical News Today, eksim adalah suatu kondisi dimana kulit menjari meradang kemerahan, gatal, pecah-pecah, dan juga kasar, bahkan jika sudah parah dapat menyebabkan lecet. Kondisi tersebut juga biasa disebut dengan dermatitis atopik. Eksim dapat terjadi pada orang-orang dengan berbagai usia. Kondisi ini tidak dapat ditularkan kepada orang lain.
Penyebab eksim
Menyadur Healthline, para peneliti berpikir bahwa eksim dipicu oleh sistem kekebalan yang terlalu aktif. Eksim dapat terjadi ketika kulit mengalami iritasi eksternal, yang dapat menyebabkan sistem kekebalan tubuh bereaksi berlebihan.
Berikut beberapa hal yang dapat menyebabkan eksim:
- Zat iritan: bahan kimia yang biasa terdapat pada sabun, deterjen, sampo, desinfektan
- Alergen: Tungau debu, bulu hewan peliharaan, serbuk sari, dan jamur
- Mikroba: bakteri seperti Staphylococcus aureus, virus, dan jamur dapat menjadi pemicu eksim
- Perubahan suhu: Cuaca yang sangat panas dan sangat dingin, kelembaban yang tinggi dan terlalu rendah, serta keringat akibat olahraga dapat menyebabkan eksim
- Makanan: produk susu, telur, kacang-kacangan dan biji-bijian, kedelai, dan gandum dapat menyebabkan eksim
- Stres: hal ini bukanlah penyebab utama eksim, akan tetapi stres dapat memperburuk gejala eksim
- Hormon: pada wanita ketika kadar hormon mereka berubah, maka akan terjadi peningkatan gejala eksim, seperti saat masa kehamilan dan siklus menstruasi
Gejala
- Gatal hebat
- Permukaan kulit yang sangat kering sehingga menjadikannya bersisik
- Ruam pada lipatan siku, lutut, atau tengkuk
- Ruam hampir di seluruh tubuh
- Infeksi pada kulit
- Perawatan yang bisa dilakukan
- mandi air hangat
- mengoleskan pelembab pada kulit setelah mandi
- menggunakan pelembab setiap hari
- memakai pakaian berbahan dasar kain yang lembut
- hindari pakaian yang ketat
- gunakan humidifier saat cuaca terasa sangat kering
- untuk mengeringkan kulit setelah mandi hindari dengan cara menggosokan handuk, tetapi keringkan badan dengan cara menepuk-nepuk secara lembut dengan handuk
- hindari aktivitas yang menyebabkan berkeringat banyak
- menjaga kebersihan kuku agar tetap pendek, untuk menghindari goresan pada kulit
Jenis-jenis eksim
- Dermatitis atopik: merupakan jenis eksim yang sangat umum, yang ditandai dengan kulit kering, gatal, dan munculnya ruam merah
- Dermatitis kontak: merupakan reaksi kulit setelah kontak dengan zat atau alergen penyebab eksim
- Eksim dishidrotik: mengacu pada iritasi kulit telapak tangan, dan telapak kaki. Hal ini dapat menyebabkan bercak kulit yang gatal, bersisik, mengelupas, merah, dan pecah-pecah. Hal ini biasa terjadi pada wanita
- Neurodermatitis: menyebabkan bercak kulit bersisik di kepala, lengan bawah, pergelangan tangan, dan kaki bagian bawah. Hal ini biasa terjadi karena gigitan serangga
- Eksim diskoid: atau dikenal juga sebagai eksim nummular, hal ini ditandai dengan munculnya bercak melingkar pada kulit yang teriritasi
- Dermatitis stasis: mengacu pada iritasi kulit pada kaki bagian bawah. Hal ini biasanya terjadi karena adanya masalah pada peredaran darah
Ketika sudah terlalu parah, kamu perlu menemui dokter segera untuk mendapatkan pengobatan lebih lanjut. Kamu juga dapat melakukan perubahan pada gaya hidup untuk mengurangi stres yang dapat memperparah gejala eksim.
Baca Juga
-
4 Cara Efektif untuk Hindari Distraksi dan Fokus pada Pekerjaan
-
Pahami! 4 Penyebab Utama Merasa Tidak Puas dalam Kehidupan
-
4 Cara Efektif untuk Mencapai Konsistensi dan Stabilitas dalam Hidup
-
4 Hal yang Dapat Kamu Lakukan untuk Atasi Stres di Perkuliahan
-
4 Kemampuan yang Wajib Kamu Miliki agar Menjadi Pribadi yang Menarik
Artikel Terkait
-
5 Serum Vitamin C dengan Formula Stabil, Cerahkan Kulit Tanpa Iritasi!
-
Viral, Apakah 'Meminum Retinol' Benar-benar Bisa Memperbaiki Kulit?
-
Mengapa Sperma Salmon Jadi Tren Perawatan Anti-Aging Terbaru?
-
4 Facial Wash dengan Kandungan Probiotik, Jaga Keseimbangan Skin Barrier!
-
Berburu Kulit Ketupat untuk Lebaran di Pasar Palmerah
Health
-
Mengenal Metode Mild Stimulation Dalam Program Bayi Tabung, Harapan Baru Bagi Pasangan
-
Kenali Tongue Tie pada Bayi, Tidak Semua Perlu Diinsisi
-
Jangan Sepelekan Cedera Olahraga, Penting untuk Menangani secara Optimal Sejak Dini
-
3 Tips agar Tetap Bugar saat Menjalankan Ibadah Puasa Ramadan
-
Intermittent Fasting vs. Keto, Mana yang Lebih Efektif untuk Panjang Umur?
Terkini
-
Jadi Ibu Bijak, Ini 5 Tips Kelola Uang THR Anak
-
Hadapi Korea Selatan, Timnas Indonesia U-17 Wajib Raih Minimal 1 Poin
-
Review The Recruit, Aksi Spionase Menegangkan dengan Sentuhan Humor Segar
-
5 Rekomendasi Film Baru dari Netflix untuk Rayakan Libur Lebaran 2025
-
Menelisik Kiprah Ki Hadjar Dewantara dalam Pendidikan dan Politik Indonesia