Tapak dara atau catharanthus roseus adalah tanaman perdu yang memiliki bunga yang muncul dari ketiak daun, dengan kelopak bunga kecil berbentuk paku, dan mahkota ada yang berwarna merah, ada pula yang berwarna putih.
Bunga tapak dara ini berbentuk silinder dan memiliki banyak biji. Tapak dara dibudidayakan dari bijinya yang lembut. Lahan untuk menyemai biji-biji tapak dara bisa menggunakan lahan khusus atau pun memakai pot biasa.
Tapak dara merupakan tanaman yang mudah dirawat. Merawatnya hanya dengan cara memberinya pupuk dan menyiramnya secara rutin. Beberapa hal yang perlu diperhatikan di saat merawat tapak dara adalah pemberian pupuk dengan kandungan nitrogen tinggi pada awal pertumbuhan. Kemudian diteruskan dengan pemberian pupuk dengan kandungan fosfor yang tinggi setelah tapak dara mulai berbuah. Jika telaten dalam merawat tapak dara, maka sangat memungkinkan untuk memanen tapak dara sepanjang tahun.
Senyawa kimia yang terkandung dalam tapak dara adalah norhanman, vindolinine, vindoline, vincamine, akuamine, vinrosidin, vinleurosin, catharanthine, lochnerine, leurosine, dan tetrahydroalstonine. Di samping itu, tapak dara juga mengandung serpentine, vinblastine, vincristine, ajmalicine, reserpine, serta beberapa senyawa alkaloid lainnya.
Berdasarkan sumber buku Herbal Ajaib tulisan S. Wibowo, terdapat tiga cara mengonsumsi tapak dara untuk menyembuhkan penyakit diabetes.
1. Dengan 10-16 lembar daun
Siapkan 10 sampai 16 lembar daun tapak dara yang telah dicuci bersih. Rebus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Lalu dinginkan dan disaring. Setelah itu, diminum setiap pagi dan sore hingga penyakit diabetesnya sembuh.
2. Dengan 25-45 gram daun
Siapkan 25-45 gram daun tapak dara kering yang ditambahkan adas pulawaras. Terus rebus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Kemudian dinginkan dan saring. Lalu, minumlah secara teratus, satu kali dalam sehari sampai sembuh.
3. Dengan 3 lembar daun dan 15 kuntum bunga
Siapkan 3 lembar daun dan 15 kuntum bunga tapak dara yang sudah dicuci bersih. Lalu, rebus dengan 4 gelas air sampai tinggal 1,5 gelas. Setelah itu, dinginkan dan disaring. Kemudian, minumlah secara rutin setiap pagi dan sore setelah makan.
Inilah tiga cara mengonsumsi tapak dara untuk penyembuhan penyakit diabetes. Semoga bermanfaat untuk kita semua.
Tag
Baca Juga
-
Mencintai dan Melarikan Diri: Pergulatan Batin dalam Cerita Cinta Enrico
-
HP Vivo Y500 Resmi di Pasar Global: Baterai 8.100 mAh dan Layar AMOLED 1,5K
-
Tecno Spark 50 Pro Hadir Bawa Sensor Sony LYTIA 600, Siap Gebrak Pasar Indonesia
-
SpesifikasiDell XPS 13 Terbaru, Laptop Ringan dengan Snapdragon X Elite dan Fitur Copilot+
-
Samsung Galaxy A57 5G Resmi di Indonesia, HP dengan Kamera Mumpuni dan Baterai Tahan Lama
Artikel Terkait
-
Berubah Dalam Sehari, 5 Fakta Status PPKM di Jakarta Diturunkan Lagi Jadi Level 1
-
Seberapa Sering Sebaiknya Lakukan Medical Check Up? Ini Saran Dokter
-
Cara Memanen Buah Sawo dan Manfaatnya untuk Kesehatan
-
Bupati Lombok Tengah Keluarkan Surat Imbauan Sholat Idul Ada 10 Juli 2022 dengan Protokol Kesehatan
-
Investasi Hari Tua, Ini 5 Habbit yang Bikin Hidup Sehat
Health
-
Bukan Mistis! Ini Alasan Kenapa Kamu Sering Lihat Wajah Makhluk Hidup di Benda Mati
-
Apa yang Tersembunyi di Dalam Daun? Mengenal 3 Senyawa Ajaib Tanaman Obat
-
Viral Podcast Raditya Dika: Bongkar Rahasia Bertahan Hidup dari Gigitan Ular
-
Bahaya Tersembunyi di Balik Kemudi: Mengenal dan Mencegah Ancaman Microsleep
-
Membedah Fenomena Bedtime Procrastination: Ketika 'Lima Menit Lagi' Merampas Waktu Tidur
Terkini
-
Ulasan Film The Furious: Badai Aksi Tanpa Ampun yang Berkelas Dunia!
-
Review Film Cocktail 2: Racikan Ego, Kesetiaan, dan Badai Asmara di Sisilia
-
Kejutkan Publik! Anne Hathaway Pamer Baby Bump untuk Anak Ketiga
-
Tuhan, Aku Ingin Sembuh: Buku Healing Bernuansa Spiritual yang Menguatkan
-
Piala Dunia 2026: Tunduk di Tangan Jepang, Tunisia Jadi Tim Ketiga yang 'Mudik'