Ekstrakurikuler merupakan kegiatan tambahan yang dilakukan diluar jam pelajaran dan dilakukan di sekolah dengan tujuan menambah pengetahuan dan juga keterampilan serta lain sebagainya.
Ekstrakurikuler itu merupakan kegiatan yang sangat disukai anak-anak, remaja maupun dewasa. Hal itu karena kegiatannya begitu menyenangkan dan juga memberikan kesegaran fisik juga buat kita.
Oleh sebab itu, kita perlu tahu 4 jenis ekstrakurikuler yang disukai oleh anak-anak pada umumnya.
1. Bermain Sepakbola
Anak-anak sangat suka bila ekstrakurikuler itu bermain bola. Siapa saja pasti suka dengan olahraga ini karena begitu menyenangkan hati. Bukan itu saja, bermain bola juga meningkatkan rasa kebersamaan yang tinggi karena butuh kekompakan dalam permainan.
Selanjutnya, bermain bola juga mengajak kita untuk tertawa bersama, gembira bersama dikarenakan permainan grup apalagi ketika mencetak gol, tentu hal itu sangat menyenangkan. Karena itulah, anak-anak suka ekstrakurikuler sepakbola.
2. Menari
Ekstrakurikuler kedua yang disukai oleh anak-anak khususnya wanita adalah menari. Kegiatan menari ini memiliki daya tarik untuk anak-anak terutama wanita. Hal ini begitu dinantikan.
Tentu saja, setiap anak wanita akan lebih memilih ekstrakurikuler menari untuk menambah keterampilan dan pengetahuannya.
3. Pramuka
Pramuka atau Praja Muda Karana merupakan ekstrakurikuler ketiga yang disukai anak-anak. Biasanya kegiatan Pramuka sering dilakukan di luar sekolah dan di alam dan kegiatan untuk mencapai potensi spiritual, sosial, intelektual dan fisiknya. Banyak sekali di sekolah-sekolah, anak-anak memilih kegiatan pramuka.
4. Beladiri
Ekstrakurikuler terakhir yang sering dipilih oleh anak-anak adalah beladiri. Beladiri yang dimaksud seperti karate, taekwondo, kungfu, jujitsu, muaythai, boxing dan lain sebagainya.
Beladiri juga ekstrakurikuler yang paling diminati karena tujuannya untuk pembelaan diri dan seni. Oleh karena itu, beladiri sangat diminati baik laki-laki maupun perempuan.
Dengan adanya 4 jenis ekstrakurikuler yang disukai anak-anak tersebut, tentu dapat menjadi pilihan kita buat anak-anak untuk memilih ekstrakurikuler yang disukainya. Orangtua pun harus mendukung setiap pilihan anak dan memberikan ruang untuk ikut ekstrakurikuler agar karakter anak tumbuh dan berkembang.
Semoga saja, dengan ekstrakurikuler ini membuat anak-anak lebih aktif, kreatif dan berdayaguna untuk keluarga, bangsa dan negara.
Baca Juga
-
Berhenti Tanya Kapan Nikah! Menikah Bukan Perlombaan, tapi Soal Kesiapan Mindset dan Jodoh
-
Dari Sampah Jadi Cuan: Mengintip Potensi UMKM Berbasis Ekonomi Hijau di Indonesia
-
Jalur Migrasi Terputus Akibat Kebun, Bencana Besar Mengintai Populasi Gajah Kita
-
Jerat "Child Grooming" Makin Berbahaya, Orang Tua Harus Menyelamatkan Anak
-
Bukan Cuma Perkara Cinta, Ini 3 Batasan Wajib agar Gaya Pacaran Tetap Sehat dan Positif
Artikel Terkait
Hobi
-
Pola Pikir Baru Marc Marquez: Tak Ada Lagi Beban Juara, Siap Pensiun Kapan Saja
-
Menyelami Dunia Filateli, Saat Sejarah dan Kisah Dunia Tersimpan dalam Prangko
-
Dean Zandbergen Batal Jadi WNI, Duo Striker Brazil Justru Bisa Bela Timnas!
-
Arc Raiders dan The Finals Resmi Diadaptasi Jadi Film dan Serial TV
-
Google dan Unity Siapkan AI untuk Bikin Game Tanpa Perlu Banyak Coding
Terkini
-
Mengenal Permakultur: Gaya Hidup Bertani yang Bekerja Bersama Alam
-
Keanekaragaman Hayati Diajarkan di Kelas, Dihancurkan di Dunia Nyata
-
Kacang Hijau: Penyelamat Sawah Saat Kemarau dan Jalan Rezeki Tak Terduga
-
Ghost in the Shell Umumkan Proyek Anime Baru, Science SARU Kembali Produksi
-
Mengingat Kembali Kelamnya Tragedi Orde Baru Lewat 3 Novel Fiksi Ini