Piala Dunia 2022 yang berlangsung di Qatar telah meloloskan 6 negara yang berhak berlaga di fase perempat final yang akan dilangsungkan pada akhir pekan ini. Tersisa 2 pertandingan lagi yang dimana 4 negara akan memperebutkan 2 tiket tersisa untuk melaju ke babak selanjutnya. Pertandingan tersebut yakni Spanyol kontra Maroko dan Portugal kontra Swiss.
Namun, kali ini kita tidak akan membahas keempat negara yang akan saling bertanding tersebut, melainkan salah satu laga klasik sepakbola yang akan tersaji di fase perempat final Piala Dunia 2022 akhir pekan ini antara Belanda melawan Argentina. Tentunya kedua poros kekuatan sepakbola antara Eropa dan Amerika Latin ini dipastikan akan menyajikan laga yang seru dan ketat.
BACA JUGA: Ramai Penolakan, Lika-Liku Perjalanan Panjang RKUHP hingga Kini Sah Jadi Undang-Undang
Laga Hidup Mati Berbalut Dendam Lama
Laga yang akan diadakan pada sabtu dini hari nanti ini tentunya akan menjadi pertemua ke-10 antara Argentina dan Belanda, atau yang ke-5 dalam sejarah pertemuan kedua tim dalam gelaran Piala Dunia, masing-masing tim sukses mengoleksi 2 kali kemenangan dan satu laga sisa berakhir imbang.
Tentunya salah satu laga paling berkesan antara kedua negara yakni pada final Piala Dunia 1978 di Argentina. Saat itu tim nasional Belanda harus rela dipecundangi tim nasional Argentina dengan skor 3-1 sekaligus membuat tim berjuluk “Tango” tersebut sukses merengkuh gelar juara dunia untuk pertama kalinya.
BACA JUGA: Massa Demo Tolak RKUHP Disambut Kawat Berduri di Depan DPR RI
Dilansir dari situs 11v11.com, sebenarnya rekor pertemuan kedua tim pertama kali terjadi pada 26 Mei 1974 dalam laga persahabatan. Kala itu Belanda berhasil menang telak dengan skor 4-1. Pertemuan terakhir kedua tim terjadi pada fase semifinal Piala Dunia 2014 di Brazil. Kala itu Belanda harus kembali mengakui keunggulan Argentina melalui babak adu pinalti dengan skor akhir 2-4 setelah bermain imbang 0-0 di waktu normal.
Laga nanti tentunya akan menjadi laga sarat emosi dan misi balas dendam, khususnya bagi skuad tim nasional Belanda. Memori buruk 2 kali dipecundangi Argentina dalam gelaran Piala Dunia tentunya masih sangat membekas di tim dengan julukan “De Oranje” tersebut.
Laga tersebut tentunya akan menjadi salah satu pertandingan hidup mati bagi mega bintang tim nasional Argentina yakni Lionel Messi. Pasalnya kemungkinan pasca gelaran Piala Dunia 2022 ini dia akan memutuskan untuk gantung sepatu dari tim nasional Argentina.
Bagi tim nasional Belanda, tentunya memenangkan laga ini nantinya akan menjadi motivasi bagi seluruh tim guna merebut gelar juara dunia untuk kali pertama. Pasalnya, dari 3 kali kesempatan berlaga di partai final, tim nasional Belanda hanya mampu meraih posisi runner-up, yakni di tahun 1974, 1978 dan 2010.
Tentunya harapan publik Belanda agar tim nasional Belanda dapat meraih gelar dunia untuk kali pertama pada gelaran kali ini sangat tinggi, mengingat performa anak asuhan Louis van Gaal cukup memuaskan sepanjang gelaran Piala Dunia 2022.
Video yang Mungkin Anda Suka.
Baca Juga
-
Indonesia Hadapi Peserta Piala Dunia 2026, Cape Verde Jadi Kandidat Kuat?
-
Skuad Mewah Bertabur Bintang Naturalisasi Gagal Total, Ada Apa dengan Kutukan Timnas Indonesia?
-
Tak Bisa Dibantah! STY Masih Jadi Pelatih Terbaik bagi Timnas Indonesia
-
Gaya Kepelatihan Berkelas Eropa! Alasan Mengejutkan John Herdman Nonton Timnas dari Tribun Penonton
-
Rekor Shin Tae-yong Jadi Hantu, John Herdman Dituntut Buktikan Kualitas di ASEAN Cup
Artikel Terkait
Hobi
-
Ikhlas Tinggalkan MotoGP, Jack Miller Siap Buktikan Diri di WorldSBK 2027
-
Sempat Ragu, Kenapa Marc Marquez Yakin Bertahan di Ducati hingga 2028?
-
Fabio Calonego Ungkap Target Pribadi bersama Era Baru Persija Jakarta
-
Bali United Bertekad Dominasi Laga Kandang di BRI Super League 2026/2027
-
Jakarta Mulai Bersiap, 2 Lapangan Disiapkan untuk FIFA ASEAN Cup 2026
Terkini
-
Ulasan Film Seni Merayu Tuhan: Refleksi Sunyi Anak Muda Mencari Arah Hidup
-
Dentuman Sound Horeg di Kuburan dan Masjid: Hiburan atau Sudah Kelewat Batas?
-
Review Kung Fu Soccer: Terlalu Absurd Disebut Film Tentang Sepak Bola, Apakah Layak Ditonton?
-
Bli Nyoman dan Desa Les: Ketika sebuah Desa Tumbuh tanpa Kehilangan Akarnya
-
Dari Party ke Padel, Cara Gen Z Mengubah Arti Nongkrong