Pada fase perempat final dalam gelaran piala dunia 2022 yang berlangsung di Qatar, tim nasional Belanda harus rela kembali gugur di fase ini setelah kalah dalam drama adu pinalti atas tim nasional Argentina. Hasil ini membuat tim nasional Belanda tersingkir dalam gelaran 4 tahunan tersebut setelah juga gagal membalaskan dendam atas tim Argentina atas kekalahan di babak semifinal pada gelaran piala dunia 2014 silam.
Hasil tersebut sekaligus memupus harapan tim nasional Belanda untuk merengkuh gelar juara dunia kali pertama. Pertandingan yang diwarnai huja kartu kuning ini memang terkesan cukup dramatis karena tim nasional Belanda harus tertinggal 0-2 terlebih dahulu sebelum sukses menyamakan skor 2-2 pada akhir laga. Akan tetapi, nasib kurang memuaskan harus diterima oleh skuad “De Oranje” setelah harus kalah 4-3 melalui babak adu pinalti.
Kutukan Piala Dunia bagi Belanda
Gelar juara piala dunia seolah-olah enggan menghampiri tim nasional Belanda hingga hari ini sejak keikutsertaan mereka pada tahun 1934. Bahkan, yang paling ironis tim nasional Belanda sukses melangkah 3 kali ke partai final, namun ketiganya harus puas berakhir di posisi runner-up. Bahkan, kenangan menyakitkan mungkin bagi fans timnas Belanda yakni harus takluk 0-1 dari Spanyol yang pertama kali masuk final pada gelaran piala dunia 2010 di Afrika Selatan.
Lalu, kemudian pada edisi 2022 ini mereka harus kembali menelan pil pahit setelah takluk dari Argentina yang notabene merupakan musuh bebuyutan mereka di ajang piala dunia.
BACA JUGA: Profil Wout Weghorst, Penyerang Belanda yang Hampir Pulangkan Argentina dari Piala Dunia 2022
Timnas Belanda bukanlah negara yang lemah atas tradisi sepakbola. Bahkan, mereka seringkali melahirkan talenta-talenta sepakbola berbakat di dunia. Sebut saja Johan Cruyff, Patrick Kluivert, Dennis Bergkamp, Ruud van Nistelrooy, Robin van Persie, Arjen Robben, Edwin van Der Saar dan hingga kini munculnya generasi muda berbakat seperti Frenkie De Jong, Cocy Gakpo dan Denzel Dumfries.
Secara liga, mungkin liga Belanda atau yang dikenal dengan nama Eredivisie saat ini kurang begitu tersohor dibandingkan liga-liga top Eropa lainnya. Namun, perlu diketahui bahwa klub-klub liga Belanda selalu menjadi batu sandungan para tim elit Eropa.
Bahkan tidak jarang klub-klub tersebut justru berpeluang merengkuh gelar antar klub Eropa. Klub-klub seperti Ajax Amsterdam, PSV Eindhoven, F.C Utrecht dan Feyenoord Rotterdam adalah segelintir klub liga Belanda yang memiliki nama mentereng di kancah sepakbola dunia.
Tentunya dengan segala kondisi tersebut, seharusnya tim nasional Belanda dapat merengkuh minimal 1 gelar juara dunia. Akan tetapi, realitanya tim nasional Belanda hanya mampu merengku satu gelar juara Eropa, yakni pada tahun 1988. Bahkan, timnas Belanda hingga hari ini dikenal dengan julukan sebagai juara tanpa makhota karena belum pernah sekalipun merasakan gelar juara dunia.
Video yang Mungkin Anda Suka.
Baca Juga
-
Bakal Dipermanenkan Dewa United, Ivar Jenner Diambang Penurunan Karier?
-
Thom Haye Absen, Siapa yang Layak Jadi Jendral Lini Tengah Timnas Indonesia?
-
Justin Hubner di Belanda: Sudah Murah, Gacor, Eh Ditaksir PSV Eindhoven Pula!
-
Tunjukkan Performa Memukau, Ezra Walian Layak Comeback ke Timnas Indonesia!
-
Tanpa Matthew Baker dan Mierza? Bongkar Alasan Dua Pilar Utama Absen di Timnas U-19 Jelang AFF 2026!
Artikel Terkait
Hobi
-
Ferrari F40, Proyek Supercar Terakhir Karya Enzo Ferrari yang Jadi Legenda
-
Salut! Marc Marquez Minta Dihukum Usai Buat Fabio Di Giannantonio Jatuh
-
Max Verstappen Isyaratkan Pensiun, Regulasi F1 2026 Dinilai Rusak Esensi Balap
-
Ducati Superleggera V4 Centenario, Pertama yang Pakai Carbon Ceramic Brakes
-
Menang di F1 GP Jepang 2025, Andrea Kimi Antonelli Pecahkan Rekor Lagi
Terkini
-
Tayang 29 April, Park Bo Young Bintangi Drakor Thriller Berjudul Gold Land
-
ENHYPEN Umumkan Fan Chant Baru untuk 18 Lagu Jelang Tur Dunia BLOOD SAGA
-
Varietas Rising Eagles 2 Tayang Paruh Kedua, Chanyeol EXO Jadi Pemain Baru
-
If Wishes Could Kill, Drama Horor Remaja Pertama Netflix Tayang 24 April
-
Dikecam karena Tampilkan Adegan DUI, Tim Produksi Still Shining Minta Maaf