Sebuah kabar yang cukup mengejutkan datang dari timnas Indonesia. Menyadur dari suara.com, salah satu exco PSSI yakni Arya Sinulingga mengatakan bahwa timnas Indonesia akan melakoni laga persahabatan dalam tajuk FIFA Match Day melawan Jerman. Sontak, kabar ini menjadi buah bibir bagi publik sepak bola nasional.
Meskipun belum dipastikan kapan laga tersebut akan dilangsungkan, kemungkinan besar lag aini diprediksi akan dilaksanakan tahun depan. Hal senada juga pernah dilontarkan oleh ketua umum PSSI, Erick Thohir yang mengatakan bahwa timnas Indonesia akan setahun sekali beruji coba melawan tim dengan peringkat 50 ke atas. Tentunya tindak lanjut dari kabar tersebut masih menjadi abu-abu karena belum adanya pernyataan resmi dari kedua belah federasi.
Prediksi Kapan Laga Tersebut Dilaksanakan
Tentunya masih terlalu dini apabila laga uji coba antara timnas Indonesia dan Jerman akan dilaksanakan pada waktu dekat. Masih segar diingatan bahwa timnas Indonesia baru saja melakoni salah satu laga uji coba terbesar sepanjang sejarahnya melawan juara Piala Dunia 2022, yakni Argentina di bulan Juni lalu. Meskipun berakhir dengan keunggulan 2-0, akan tetapi bagi banyak pihak laga tersebut cukup memberikan hasil positif bagi perkembangan timnas Indonesia.
Apabila laga FIFA Match Day antara Indonesia dan Jerman benar-benar dilakukan, pastinya laga tersebut akan dilaksanakan tahun depan. Mengingat di bulan September nanti timnas Indonesia telah dipastikan melawan timnas Turkmenistan dalam ajang FIFA Match Day. Meskipun masih dapat melawan 1 negara lain, akan tetapi melihat kesibukan pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-Yong yang padat karena memegang pula timnas U-23, dapat dipastikan bahwa laga FIFA Match Day di bulan September hanya akan melawan Turkmenistan.
BACA JUGA: Jadwal Japan Open 2023 Day 3: Tujuh Wakil Indonesia Siap Turun Tanding
Sisi Positif dan Negatif dari Ajang Uji Coba Dengan Tim Besar
Laga uji coba bertajuk FIFA Match Day tentunya merupakan momen yang pas bagi timnas Indonesia untuk mendulang poin FIFA. Pasalnya, timnas Indonesia kini sedang dalam misi untuk meningkatkan ranking FIFA hingga masuk ke 130 besar untuk jangka pendek dan 100 besar dunia untuk jangka panjang. Tentunya dengan sering-sering bermain di ajang FIFA dapat membuat peluang mendulang poin yang berdampak pada naiknya rank Indonesia di peringkat FIFA.
Ranking FIFA sendiri tentunya cukup memiliki dampak yang signifikan bagi perkembangan timnas sebuah negara. Umumnya rank tersebut akan memiliki dampak ketika sebuah timnas memulai laga kualifikasi seperti Piala Asia atau Piala Dunia. Semakin tinggi ranking tersebut maka proses kualifikasi yang diikuti akan semakin sedikit, begitu pula sebaliknya.
Di sisi lain, ranking FIFA tersebut juga menjadi acuan bagi beberapa liga top dunia untuk merekrut pemain-pemain asing. Salah satu contohnya adalah Liga Inggris yang mewajibkan pemain yang bermain di kasta atas liga untuk merekrut pemain yang berasal dari ranking 100 besar dunia. Tentu dengan semakin tinggi ranking timnas maka peluang pemain-pemain negara tersebut dilirik klub-klub liga papan atas akan semakin besar pula.
Dalam kasus melawan tim-tim besar seperti Argentina ataupun Jerman apabila terlaksana, tentunya juga memiliki nilai yang positif bagi perkembangan timnas. Para pemain dan jajaran pelatih dapat mengambil pembelajaran dari gaya permainan dan taktik dari pemain-pemain kelas dunia. Di sisi lain, hal ini juga dapat menjadi uji mental bagi timnas Indonesia ketika menghadapi tim-tim besar.
Namun, laga melawan tim dengan ranking jauh di atas peringkat Indonesia tentunya tidak boleh terlalu sering. Idealnya memang cukup 1-2 laga saja setahun untuk sebatas pelatihan mental. Karena apabila terlalu sering melawan tim-tim besar maka peluang mendongkrak ranking FIFA bagi Indonesia akan cukup kecil, terkecuali timnas Indonesia dapat menang dari tim-tim tersebut.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Gol Tunggal Bersejarah! Timnas Indonesia U-17 Bungkam Korea Selatan di Piala Asia U-17
-
Kalahkan Korea Selatan, Hal Ini Masih Perlu Dievaluasi dari Timnas Indonesia U-17
-
Mengejutkan! Maarten Paes Kritik Taktik dari Patrick Kluivert di Timnas Indonesia
-
Hadapi Korea Selatan, Timnas Indonesia U-17 Wajib Raih Minimal 1 Poin
-
Pemain Timnas Indonesia Mulai Keluhkan Taktik Patrick Kluivert, Ada Apa?
Artikel Terkait
-
3 Rekomendasi Novel Penulis Indonesia tentang Pendakian Gunung, Sudah Baca?
-
Thom Haye: Saya Tidak Punya Waktu Nikmati Kemenangan Timnas Indonesia Lawan Bahrain
-
Here We Go! Timnas Indonesia U-17 Lolos ke Piala Dunia U-17 2025, Ini Syaratnya
-
Gol Tunggal Bersejarah! Timnas Indonesia U-17 Bungkam Korea Selatan di Piala Asia U-17
-
Kevin Diks Curhat Frustasi: Saya Tidak Lagi Muda
Hobi
-
Jadi Penulis Itu Pilihan, Bukan Pelarian
-
Gol Tunggal Bersejarah! Timnas Indonesia U-17 Bungkam Korea Selatan di Piala Asia U-17
-
Kalahkan Korea Selatan, Hal Ini Masih Perlu Dievaluasi dari Timnas Indonesia U-17
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia Kembali Gendong Marwah Persepakbolaan Asia Tenggara
-
Pemain PC Kini Bebas dari PSN! Sony Ubah Kebijakan Akun PlayStation
Terkini
-
5 Rekomendasi Anime tentang Karakter Biasa yang Mendadak Jadi Sekuat Dewa
-
3 Rekomendasi Novel Penulis Indonesia tentang Pendakian Gunung, Sudah Baca?
-
Film Tron: Ares - Saat Dunia Digital Bersanding dengan Dunia Nyata
-
4 Moisturizer dengan Cooling Effect, Segarkan Wajah di Cuaca Panas!
-
Review Film Holland: Misteri yang Gagal Mengembang dan Meledak