Kabar mengejutkan datang dari dunia sepakbola. Salah satu pesepakbola dunia, yakni Gianluigi Buffon telah mengumumkan gantung sarung tangan dari dunia sepakbola. Melansir dari situs theathletic.com, kiper berusia 45 tahun tersebut resmi mengakhiri karier profesionalnya sebagai pesepakbola pada Selasa (01/08/2023) lalu.
Buffon sejatinya masih memiliki kontrak 1 musim lagi bersama klubnya, Parma hingga akhir musim 2023/2024. Akan tetapi, kiper yang masuk sebagai salah satu deretan kiper terbaik sepanjang masa ini memutuskan untuk mengakhiri kariernya sebagai pesepakbola yang telah dijalaninya selama kurang lebih selama 28 tahun. Berikut ini 3 fakta menarik dari mantan pesepakbola Gianluigi Buffon.
BACA JUGA: Elkan Baggot Tampil Apik di Pramusim Berbuah Kontrak Ipswich Town
1. Karirnya Melejit saat Membela Juventus
Sepanjang karier profesionalnya, Gianluigi Buffon hanya membela 3 klub berbeda, yakni Parma, Juventus dan Paris Saint-Germain. Buffon sendiri merupakan salah satu pemain didikan akademi Parma dari tahun 1991-1995. Dia kemudian masuk ke dalam tim senior klub tersebut pada musim 1995/1996. Total selama kurang lebih 5 musim dari tahun 1995 hingga 2001 dia membela klub berjuluk “I Gialloblu” tersebut.
Namun, kariernya mulai melejit saat direkrut oleh klub papan atasa Serie A, Juventus. Di klub berjuluk “La Vecchia Signora” tersebut, Buffon menjadi kiper andalan hampir di setiap musimnya. Total sejak musim 2001/2002 hingga musim 2017/2018, dia membela klub asal kota Turin ini di periode pertama karirnya di Juventus. Di klub inilah dia sukses mempersembahkan 7 gelar Serie A dan 5 gelar Coppa Italia. Di klub ini pula dia dianggap berada dalam masa puncak kariernya menjadi seorang kiper kelas dunia.
2. Sukses Mempersembahkan 1 Gelar Piala Dunia 2006
Gianluigi Buffon juga tercatat menjadi salah satu kiper andalan timnas Italia di periode 1997-2018. Bersama timnas Italia, Buffon sukses mempersembahkan 1 gelar Piala Dunia 2006 yang saat itu diadakan di Jerman. Dia juga menjadi salah satu pemain bintang di final kala itu yang harus ditentukan lewat adu pinalti ketika melawan Prancis.
Bersama timnas Italia, Gianluigi Buffon sukses membukukan 176 penampilan selama 2 dekade membela “Gli Azzurri”. Bahkan, karena karier gemilannya di timnas Italia, Buffon seringkali diidolakan banyak kiper dunia di era sekarang. Karena kepiawaiannya menjaga gawang, dia juga dianugrahi gelar FIFA World Cup Yashin Award sebagai kiper terbaik di ajang Piala Dunia 2006.
BACA JUGA: Australian Open 2023: Kalah, Rehan/Lisa Akui Keunggulan Wakil Hongkong
3. Menggeluti Dunia Usaha
Selain sebagai seorang pesepakbola, Gianluigi Buffon ternyata merupakan orang yang memiliki kepemilikan saham di beberapa tempat. Pada tahun 2011, Buffon tergabung dalam mitra dagang perusahaan tekstil Zucchi Group S.p.A. Sebelumnya dia juga memiliki bisnis tersendiri yang dikelola bersama keluarga dan temannya. Buffon juga diketahui telah meluncurkan brand minuman wine yang dikenal dengan nama “Buffon#1” di tahun 2017.
Nah, itulah beberapa fakta menarik dari Gianluigi Buffon. Salah satu kiper terbaik yang pernah dilahirkan oleh sepakbola modern.
Baca Juga
-
Kabar Buruk Jelang ASEAN Cup 2026: Jay Idzes Cedera, Elkan Baggott Siap Turun Gunung?
-
Ultimatum Keras Erick Thohir! Timnas Indonesia Harga Mati Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
-
Mental Tangguh Berbicara! Asnawi Jadi Bek Kanan Termahal di Liga Thailand
-
Masuk Grup Neraka Babak Kualifikasi, Indonesia Bakal Susah ke Piala Asia U-17?
Artikel Terkait
-
5 Fakta Unik Kremlin, Monumen Ikonik Rusia Seperti Permen Penuh Sejarah
-
Kiper Legendaris Italia dan Juventus Gianluigi Buffon Pensiun di Usia 45 Tahun
-
Berharap Dibintangi Ji Chang Wook dan Ryu Seung Ryong, Ini 4 Fakta Drama Pine dari Penulis Webtoon Misaeng
-
Bersaksi di Sidang Lina Mukherjee, Ulama Palembang Sebut Konten Makan Babi Menyakiti Umat Islam
-
Profil Tribrata Putra: Ini Fakta Tersembunyi Anak Ferdy Sambo yang Baru Saja Lulus Akpol
Hobi
-
Kabar Buruk Jelang ASEAN Cup 2026: Jay Idzes Cedera, Elkan Baggott Siap Turun Gunung?
-
Optimis! Fabio Quartararo Yakin Honda Bisa Bangkit di Era MotoGP 2027
-
VR46 Rilis Buku Baru, Marc Marquez Ngaku Baru Mau Baca Kalau Sudah Pensiun
-
Ultimatum Keras Erick Thohir! Timnas Indonesia Harga Mati Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
Jadwal MotoGP Austria 2026: 3 Pembalap Ini Bersiap Menyelamatkan Diri!
Terkini
-
Tugas Guru Itu Mengajar, Bukan Menjadi Petugas Pemeriksa MBG
-
Masjid Baiturrahman Alasmalang, Dirawat Seperlunya Tanpa Ubah Wajah Lama
-
Mode Survival Rakyat: Ayah Antre BBM, Ibu Cari Sembako, Anak Keracunan MBG
-
Review Drama Start-Up: Drakor Lama dengan Pelajaran yang Tak Pernah Usang
-
Menelisik Pameran 'On Equal Grounds": Saat Hierarki di Dunia Seni Diruntuhkan