Presiden FA Spanyol, Luis Rubiales di minta mundur dari jabatannya. Ini merupakan imbas dari aksi liarnya mencium bibir salah satu pemain Timnas Spanyol Putri, Jenni Hermoso.
Insiden ini terjadi dalam parade juara Piala dunia wanita 2023 yang berujung dengan kemenangan 1-0 Spanyol atas Inggris.
Pada saat sesi penyerahan medali kejuaraan, Luis Rubiales terlihat berdiri disamping Gianni Infantino yang tak lain adalah presiden FIFA saat ini.
Ia pun menyambut para pemainnya dengan pelukan dan ciuman. Puncak hal tersebut adalah saat ia mencium bibir salah satu pemainnya, Jennifer Hermoso dengan spontan dan tentu tanpa konsensual.
Hal tersebut terlalu berlebihan yang membuat wakil Perdana Menteri Spanyol memintanya mengundurkan diri dari jabatan Presiden FA Spanyol.
Dilansir oleh media internasional reuteurs, kecaman dari Wakil Perdana Menteri Spanyol membuat Luis Rubiales meminta maaf dan mengakui bahwa dirinya bersalah karena telah melakukan hal itu.
Selain itu, berdasarkan laporan dari media Spanyol, El Mundo Jenni Hermoso yang mendapatkan perlakuan tersebut juga mengaku bahwa dirinya sama sekali tidak nyaman dengan apa yang terjadi saat itu.
Namun, Jenni tidak menganggap hal itu sebagai sebuah masalah yang besar. Sebab hal tersebut terjadi karena spontanitas dan mengingat ini adalah gelar juara dunia pertama bagi sepak bola wanita Timnas Spanyol.
BACA JUGA: Haji Ciut Gelar Pesta Pernikahan Anak Selama 14 Hari, Undang Sederet Artis
Jenni menganggap ciuman tersebut tidak menjurus kepada hal lain, yakni hanya sebatas dari ekspresi rasa bangga, karena sejarah yang telah berhasil diukir oleh Jenni cs.
Mengingat sebelumnya prestasi terbaik dari Timnas Putri Spanyol di ajang tersebut hanya sampai ke babak 16 besar saja.
Gelar Piala dunia wanita ini juga sekaligus berhasil melengkapi gelar piala dunia Timnas Spanyol yang berhasil diraih oleh Xavi Hernandez cs pada piala dunia 2010 lalu.
Jalannya Pertandingan Final Spanyol vs. Inggris
Pertandingan piala dunia wanita yang mempertemukan dua negara Eropa yakni Inggris dan Spanyol tersebut diselesaikan di Sydney Australia pada Senin (21/08/2023).
Spanyol lebih mendominasi jalannya Pertandingan dengan penguasaan bola mencapai 58% berbanding 42% milik Inggris.
Spanyol juga berhasil melepaskan total 13 tembakan dengan 5 tembakan mengarah ke gawang.
Spanyol berhasil unggul di babak pertama berkat gol dari Olga carmona. Sedangkan pada babak kedua tidak ada gol tambahan yang tercipta.
Dengan demikian skor 1-0 untuk kemenangan Timnas Spanyol bertahan hingga peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.
Sejarah sudah berhasil tercipta. Hal tersebut tidak akan mudah untuk dilupakan begitu saja. Bagaimana menurutmu?
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Mengenal Zahaby Gholy, Striker Indonesia yang Jadi Pemain Terbaik di Piala AFF U-16
-
Hanya Penghangat Bangku Cadangan, Pratama Arhan akan Susul Asnawi ke Liga Thailand?
-
Siap Bela Timnas Indonesia, Ini Dia Sosok Mauro Zijlstra
-
Ernando Ari Akui Hampir Jadi Korban Malpraktek Dokter Gadungan Timnas
-
Kalahkan Calvin Verdonk, Segini Harga Fantastis Thom Haye Usai Bela Timnas Indonesia!
Artikel Terkait
Hobi
-
Afrika Selatan Gagal, Kanada Lolos 16 Besar Siap Lawan Belanda atau Maroko?
-
Debut Sensasional, Cape Verde Jadi Tim Anomali di Ajang Piala Dunia 2026
-
Patah Tulang di Lapangan! Aksi Brutal Pemain Qatar Bikin Publik Dunia Murka
-
Hong Myung-Bo Mundur setelah Gagal Piala Dunia, Presiden Nilai 'Tak Kompeten'
-
Gagal di Piala Dunia, Mengapa Pelatih Selalu Jadi Tumbal Pertama?
Terkini
-
Piala Dunia 2026 dan Seni Melupakan Masalah Selama 90 Menit
-
Membaca Doorstoot naar Djokja: Menyelami Hari-Hari Paling Genting Indonesia
-
Syarat Berpenampilan Menarik di Lowongan Kerja, Bentuk Beauty Privilege?
-
Harimau Galak Pensiun Jadi Penjual Kue? Intip Menggemaskannya 'Mr. Tigers Snacks'
-
AI Sudah Jadi Teman Curhat, Apa yang Dicari Gen Z dari Hubungan Digital?