Hasil drawing Piala Asia U-23 2024 resmi telah keluar. Melansir dari laman resmi AFC (the-afc.com), timnas garuda U-23 tergabung di grup A bersama tuan rumah Qatar, Jordania dan juga negara tetangga, Australia. Hasil tersebut berdasarkan drawing yang digelar pada Kamis (23/11/2023) setelah sempat ditunda yang pada awalnya dilaksanakan pada tanggal 16 November 2023 lalu.
Timnas Indonesia menjadi satu-satunya peserta debutan di ajang Piala Asia U-23 kali ini. Melansir dari laman resmi PSSI (pssi.org), skuad asuhan pelatih Shin Tae-Yong pada fase kualifikasi yang digelar bulan September 2023 lalu keluar sebagai juara grup K setelah menggulung Chinese-taipei 9-0 dan menekuk Turkmenistan dengan skor 2-0. Hal ini tentunya menjadi sejarah bagi timnas Indonesia U-23 yang pertama kali lolos ke putaran final Piala Asia U-23.
Peluang Timnas Indonesia di Fase Grup A Piala Asia U-23
Melihat performa sepanjang fase kualifikasi kemarin, skuad garuda U-23 memang memberikan ekspektasi yang cukup baik bagi pecinta sepakbola nasional. Namun, grup A sendiri berisi mayoritas tim-tim yang tidak bisa dianggap remeh oleh timnas Indonesia U-23. Grup yang berisikan tuan rumah, Qatar, Jordania dan Australia tentunya akan memberika tantangan tersendiri bagi Ramadhan Sananta dkk nantinya.
Qatar selaku tuan rumah tentunya akan mendapatkan dukungan dari ribuan pasang mata suporternya pada edisi kali ini. Belum lagi negara tersebut memang tengah melakukan pembangunan di sektor sepakbola. Selain itu, adapula Jordania yang juga merupakan salah satu tim kuat di kawasan timur tengah. Sepanjang fase kualifikasi, Jordania keluar dengan status juara grup A usai menggilas Brunei Darussalam 9-0, menang tipis atas Oman 0-1 dan menekuk Suriah 2-0.
Sementara itu, Australia yang pada ajang kualifikasi Piala Asia U-23 2022 lalu menyingkirkan Indonesia dengan agregat 2-4 tentunya akan kembali menghadapi skuad garuda di fase grup kali ini. Saat itu, timnas Indonesia harus menyerah dengan skor tipis 2-3 di leg pertama dan 0-1 di leg kedua yang membuat timnas Indonesia U-23 gugur di babak kualifikasi.
Jika dilihat dari peta kekuatan di grup A, keempat tim memiliki peluang lolos yang cukup besar. Akan tetapi, Australia dan Jordania memang diprediksi akan menjadi tim unggulan di babak grup A kali ini. Namun, apabila timnas Indonesia mampu setidaknya tidak kalah dan meraih minimal 1 kemenangan dari 3 kontestan lainnya, maka peluang untuk lolos ke babak selanjutnya cukup terbuka lebar.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Piala Dunia 2026: Panggung Mewah Terakhir Para Pesepakbola Veteran
-
Piala Dunia 2026: Tak Hanya Messi, Ronaldo Turut Cetak Rekor Prestisius
-
Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe dan Misi Raih Rekor Pencetak Gol Terbanyak
-
Resmi Jadi Raja Gol, Mampukah Messi Lewati Rekor 16 Gol Miroslav Klose di Piala Dunia 2026?
-
Sejarah Tercipta, Wasit Wanita Pimpin Laga di Ajang Piala Dunia 2026
Artikel Terkait
-
Lagi, Dukungan dan Pujian untuk STY Datang dari Sosok Berpengaruh Liga Indonesia
-
Rivan Nurmulki Resmi Disanksi PBVSI, Tak Boleh Bela Timnas Voli Indonesia hingga Desember 2024
-
RS Indonesia Diserang Israel, PA 212 Desak Pemerintah Kirim Pasukan ke Gaza!
-
Kiprah 3 Lawan Timnas Indonesia U-23 di Grup A Piala Asia U-23 2024, Garuda Wajib Waspada!
-
Jago Kandang, Saddil Ramdani Pede Timnas Indonesia Masih Bisa Melaju di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Hobi
-
Prediksi Yordania vs Aljazair: Adu Taktik dan Duel Bintang Demi Lolos Fase
-
Prediksi Prancis vs Irak: Singa Mesopotamia Janjikan Perlawanan Sengit
-
Prediksi Lini Prancis vs Irak, Les Bleus Bidik Tiket Lolos Grup Piala Dunia
-
Tips Mengoleksi Merchandise Piala Dunia 2026 untuk Penggemar Sepak Bola
-
Kompak Jadi Aib, Piala Dunia 2026 Tak Ubahnya Panggung untuk Permalukan Anak Emas AFC
Terkini
-
Prioritaskan Piala Dunia, Ini Pengaruhnya pada Produktivitas Kerja
-
Lenovo Tab Plus Gen 2 Rilis, Tablet Hiburan Premium dengan 9 Speaker JBL
-
Salah Kaprah tentang Makna Benefit yang Tercantum di Iklan Lowongan Kerja
-
4 OOTD Edgy Streetwear ala Jihyo TWICE yang Siap Bikin Kamu Makin Pede!
-
Karakter Lotso dan Romantisme terhadap Sosok Pemimpin Otoriter