Belakangan ini, media olahraga tanah air tengah memberitakan seorang Maarten Paes secara massif. Pemain berdarah Indonesia-Belanda yang kini bermain di Major League Soccer tersebut dikabarkan akan menjadi salah satu pemain yang mengantre untuk diproses perpindahan kewarganegaraannya.
Tanda-tanda bakal dinaturalisasinya seorang Maarten Paes memang semakin menguat. Terbaru, berdasarkan informasi yang beredar di TikTok, sang pemain kedapatan telah memfollow akun instagram PSSI dan sang ketua umum federasi, Erick Thohir.
Lantas, apakah layak seorang Maarten Paes dinaturalisasi dan bergabung dengan Timnas Indonesia? Mari kita analisis bersama!
Sejatinya, jika bertanya mengenai layak atau tidaknya Maarten Paes untuk membela Timnas Indonesia, tentu jawaban yang akan diberikan adalah sesuai dengan kebutuhan. Maksudnya adalah, belakangan ini sektor penjaga gawang di Timnas Indonesia tengah menjadi sorotan, menyusul permainan seorang Nadeo Argawinata yang tengah menurun tajam.
Praktis, untuk sektor penjaga gawang di Timnas saat ini, nama Ernando Ari Sutaryadi yang kerap tampil gemilang menjadi satu-satunya penjaga gawang yang bisa diandalkan. Sementara penjaga gawang lainnya, tengah berkutat dengan kurangnya pengalaman di level internasional serta penampilan yang kurang stabil.
Guna menambal kelemahan tersebut, tentu tak ada salahnya jika seorang Maarten Paes masuk dalam radar untuk dinaturalisasi. Terlebih lagi, penampilan pemain kelahiran Nijmegen, 14 Mei 1998 tersebut juga tergolong cukup baik bersama FC Dallas di musim ini.
Berdasarkan data dari laman transfermarkt.com, Maarten Paes sendiri musim ini telah memainkan total 36 laga, di mana dia bermain 30 kali di MLS, serta masing-masing 3 kali di Piala Liga serta Play off Piala MLS.
Dari penampilan tersebut, penjaga gawang bertinggi badan 191cm itu tercatat kebobolan sebanyak 38 kali, dan mencatatkan clean sheet sebanyak 9 kali. Sebuah catatan yang cukup lumayan bagi seorang penjaga gawang yang berkarir di Liga Amerika.
Tak hanya itu, Maarten Paes juga memiliki kelebihan lain. Selain berkarir di Liga Malaysia yang sudah pasti memiliki kualitas di atas Liga 1 Indonesia, Paes juga tercatat menjadi andalan di Timnas Belanda kelompok umur.
Laman transfermarkt mencatat, pemain ini telah memperkuat Timnas Belanda U-19 sebanyak 2 kali, Timnas Belanda U-20 sebanyak dua kali, dan bermain bagi Timnas Belanda U-21 sebanyak 6 kali.
Dengan catatan-catatan tersebut, pantas atau tidak nih Maarten Paes menjadi bagian dari skuat Garuda?
Baca Juga
-
Selaku Bapak-Bapak yang Kerap PP Rembang-Tuban, Saya Menaruh Kejengkelan terhadap Hal-Hal Ini!
-
Cerita Bapak-Bapak PP Rembang-Tuban: Mengapa Saya Selalu Mengelus Dada Setiap Melintas di Jalur Ini?
-
Saya Memihak Menteri PPPA: Menempatkan Lelaki di Depan Bukan Diskriminasi, Tapi Logika Perlindungan
-
Jadi Guru Pembimbing Sekaligus Juri adalah Dilema, Ibarat Sudah Kalah Duluan Sebelum Mulai Lomba
-
Emansipasi atau Eksploitasi? Menggugat Seremonial Tahunan untuk Kartini di Bulan April
Artikel Terkait
-
Rapor 2 Musim Pratama Arhan di Tokyo Verdy: Jarang Main, Kontrak Segera Habis
-
Jika Shin Tae-yong Dipecat, Bung Towel Calonkan Fakhri Husaini Jadi Pelatih Timnas Indonesia
-
Park Hang Seo Masuk Radar Pengganti STY, Sebuah Mimpi Buruk bagi Timnas Vietnam?
-
Data dan Fakta Jelang Laga Final Piala Dunia U-17, Kalian Sudah Tahu?
-
Ancaman Buat Timnas Indonesia, Vietnam Pakai Pemain Naturalisasi di Piala Asia 2023
Hobi
-
Bukan Hanya Pembalap, Tim Tech3 Juga Tentukan Nasib untuk Tahun 2027
-
Kepala Pundak Kerja Lagi, Karya Sal Priadi Jadi OST Monster Pabrik Rambut
-
Kesabaran Mulai Habis, Fabio Quartararo Tak Temukan Titik Terang di Yamaha
-
Atenx Katros Ubah Mio 2003 Jadi Motor Listrik, Tenaga Setara Motor 400 cc!
-
Marc Marquez Terpuruk, Aprilia Berpesta: Hanya Sementara atau Seterusnya?
Terkini
-
Tak Semua Cinta Bisa Diselamatkan: Tragedi Nara dan Jindo dalam Eye Shadow
-
Bocoran Samsung Galaxy S27 Ultra: Kamera Dipangkas, Teknologi Makin Cerdas
-
Dosa Lingkungan di Balik Label 'Ramah Bumi' yang Estetik
-
Bawa Identitas Neo! Taeyong NCT Perluas Genre Musik di Comeback Album WYLD
-
Memahami Dunia Anak Spesial: Review Novel Ikan Kecil yang Mengajarkan Empati Tanpa Menggurui