Untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi di dunia kepelatihan, PSSI kembali lakukan kursus dan lisensi pelatih tingkat AFC Pro pada 4-12 Desember 2023.
Menyadur dari laman resmi PSSI (pssi.org), pelatihan ini merupakan kelanjutan dari program kursus sebelumnya dan kini memasuki tahap modul 6.
Dalam tahap modul 6 tersebut, peserta yang mengikuti pelatihan akan diberikan materi kepelatihan dan melakukan serangkaian ujian yang terdiri atas ujian praktek, ujian analisa pertandingan, ujian tesis dan juga ujian teori kesepakbolaan.
Dalam pelatihan kali ini, peserta berjumlah 23 orang yang telah mengikuti rentetan pelatihan dan kursus sebelumnya.
Menurut asisten instruktur kepelatihan AFC Pro, Mundari Karya, diharapkan dengan adanya pola pembinaan dan pelatihan bagi para juru taktik di lapangan ini, ke depannya dapat memunculkan pelatih-pelatih yang jauh lebih berkompeten.
Selain itu, dapat memunculkan bibit-bibit pemain berkelas yang mampu berbicara banyak di level klub maupun di level internasional bersama timnas Indonesia.
“Tentu harapan kami itu adalah makin banyak jumlah pelatih dan juga mutunya lebih bagus. Karena dari pelatih yang seperti itu (bagus) akan muncul pemain bagus juga,” ujar Mundari Karya seperti yang dikutip dari laman resmi PSSI (pssi.org).
Kursus Kepelatihan Ini Disambut Positif oleh Para Peserta
Kursus kepelatihan yang dilaksanakan sejak tahun 2022 kemarin tersebut terbukti mendapatkan respon positif dari para pelatih yang turut mengikuti program rentetan kepelatihan AFC Pro tersebut.
BACA JUGA: Gandeng Singapura Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20, Sebuah Win-Win Solution bagi Indonesia
Menurut salah satu peserta, yakni Miftahuddin, kursus ini merupakan salah satu bagian dari proses guna membawa pesepakbolaan di Indonesia mampu berkembang lebih baik lagi dan mengikuti pola perkembangan zaman.
“Tentu kursus ini sangat membantu kami para pelatih, terutama pelatih Indonesia yang ingin memiliki pengetahuan lebih, dari sepak bola yang baik dan benar. Semoga kursus seperti ini akan lebih banyak digulirkan kedepannya di Indonesia. Kita juga sudah punya instruktur yang tak kalah bagusnya dari luar negeri,” ujar Miftahuddin seperti yang dikutip dari laman resmi PSSI (pssi.org).
Kursus kepelatihan modul 6 ini juga diikuti oleh beberapa pelatih yang juga memiliki rekam jejak cukup baik di dunia sepak bola Indonesia, baik sebagai pemain ataupun pelatih. Beberapa nama tersebut seperti Bima Sakti, Fakhri Husaini, Firmansyah, Jafri Sastra, Kas Hartadi, Hendri Susilo dan beberapa nama lainnya.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Raih Hasil Positif di FIFA Matchday, John Herdman Bisa Saingi Shin Tae-yong
-
Ambisi Besar Macan Kemayoran: Datangkan Shin Tae-yong, Persija Siap Dominasi Liga 1!
-
Dirumorkan ke Fiorentina, Emil Audero Gantikan Kiper Legendaris Spanyol?
-
Karier Tak Jelas, Elkan Baggott Berpeluang Kembali Dipinjamkan Musim Depan?
-
Dua Lawan Berat Menanti, Ini Target Utama Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026
Artikel Terkait
Hobi
-
Piala Dunia 2026: Genderang Perang Sudah Ditabuh, namun Dunia Tak Lagi Menyambut Riuh
-
The Last Dance! Messi dan Ronaldo Berpotensi Jalani Piala Dunia Terakhir
-
Wajib Tahu! Ini 4 Perubahan Aturan yang Akan Diterapkan di Piala Dunia 2026
-
Motor 3 Roda? Harley-Davidson Perkenalkan CVO Street Glide 3 Limited 2026
-
Piala Dunia 2026 Disebut yang Terbesar Sepanjang Masa, Ini Alasannya!
Terkini
-
Tak Harus Daur Ulang, Merawat Barang Juga Bentuk Gaya Hidup Less Waste
-
Efek Domino Kenaikan BBM: Saat Stabilitas Negara Dibayar oleh Dapur Rumah Tangga
-
Piala Dunia 2026 dan Tantangan Menjaga Tempat Nobar agar Tetap Bersih
-
Kematian Ruang Diskursus: Mengembalikan Roh Penny University di Tengah Bisingnya Kafe Estetik
-
Sekilas Mirip Vario, Brusky 125 Jadi Skutik Pertama Kawasaki di Indonesia