Penjaga gawang andalan Timnas Indonesia, Ernando Ari Sutaryadi terkonfirmasi mengalami cedera kala membela Persebaya Surabaya. Menyadur informasi dari akun TikTok 2%, penjaga gawang berusia 21 tahun tersebut menderita cedera engkel dan mengharuskannya menepi untuk beberapa saat.
Kabar tersebut tentu menjadi sebuah hal yang kurang menyenangkan bagi Timnas Indonesia. Pasalnya Pasukan Merah Putih telah menyusun program pemusatan latihan jelang pertarungan akbar di pentas Piala Asia 2023 mendatang.
Tanpa Ernando Ari Sutaryadi, sejatinya Timnas Indonesia memiliki beberapa penjaga gawang berkualitas, termasuk empat penjaga gawang yang menjadi langganan pemanggilan pemain oleh Shin Tae Yong. Seberapa berkualitas mereka? Mari kita bahas!
1. Nadeo Argawinata
Bersama dengan Ernando Ari, Nadeo Argawinata merupakan penjaga gawang yang kerap menjadi andalan Shin Tae Yong untuk mengawal Timnas Indonesia. Berdasarkan statistik dari laman transfermarkt.com (15/12/2023), penjaga gawang Borneo FC tersebut telah memainkan 22 laga di BRI Liga 1 Indonesia musim ini dan telah kebobolan sebanyak 16 gol.
Selain itu, Nadeo juga tercatat telah menorehkan cleansheet sebanyak 9 kali dan memainkan total 1.980 menit bermain.
2. Syahrul Trisna
Penjaga gawang berusia 28 tahun asal Persikabo 1973 tersebut sejauh ini tercatat baru memainkan 9 laga di musim ini, dan jauh menurun jika dibandingkan dengan musim sebelumnya. Tak hanya itu, penurunan performa yang ditunjukkan oleh pemilik 7 caps bersama Timnas Indonesia ini juga mencatatkan rekor kebobolan yang sangat memprihatinkan.
Dari 9 laga tersebut, Syahrul Trisna telah keboboan sebanyak 16 kali, dan berimbas pada merosotnya peringkat Persikabo di papan klasemen Liga 1 Indonesia musim ini.
3. Muhammad Riyandi
Pemilik 5 caps bersama Pasukan Garuda ini mencatatkan performa yang tak cukup impresif di gelaran Liga 1 Indonesia. Bermain 10 kali, Riyandi tercatat telah kebobolan sebanyak 14 kali dan sekali mencatatkan cleansheet.
Catatan tersebut tentunya cukup memprihatinkan, mengingat Riyandi sendiri merupakan penjaga gawang yang sudah malang melintang di persepakbolaan Indonesia ketika usianya baru menginjak 16 tahun.
4. Adi Satryo
Progres yang cukup positif ditunjukkan oleh penjaga gawang PSIS Semarang di musim ini. Adi Satryo yang baru berusia 22 tahun, mulai mendapatkan kepercayaan dari tim Mahesa Djenar dan tercatat telah memainkan 15 pertandingan liga.
Dari 15 laga tersebut, pemain yang memiliki satu caps bersama Timnas Indonesia ini kebobolan 15 kali, dan 5 kali mencatatkan cleansheet.
Dari empat penjaga gawang tersebut, kira-kira siapa yang layak untuk mengisi posisi utama jika Ernando berhalangan ke Timnas, ya?
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Regulasi Asian Games 2026 serta Kekecewaan Besar yang Mengintai Penggawa Garuda dan para Suporter
-
Timnas Indonesia, Asian Games 2026 dan Blunder Pemangku Kebijakan yang Terus Meminta Tumbal
-
Guliran Piala Asia U-17 dan Beban Berat yang Ditinggalkan oleh Nova Arianto bagi sang Suksesor
-
Bernasib Sama, Mengapa para Suporter Bisa Lebih Ikhlas dengan Kegagalan Timnas Futsal Indonesia?
-
Dewa United, Liga Indonesia dan Rencana Besar Ivar Jenner yang Bisa Saja Digagalkan oleh Realita
Artikel Terkait
Hobi
-
Hijrah ke Mesin V4, Pembalap Yamaha Justru Kecewa dengan Performa Motornya
-
FIFA Series 2026 Berlangsung di SUGBK, Timnas Indonesia Banjir Dukungan?
-
PSSI Sebut Tak Proses Naturalisasi Baru, Bagaimana Peluang di FIFA Series?
-
Regulasi Asian Games 2026 serta Kekecewaan Besar yang Mengintai Penggawa Garuda dan para Suporter
-
PBSI Beberkan Revolusi Baru BWF: Transformasi Besar Bulu Tangkis Global
Terkini
-
Novel Perempuan dan Anak-anaknya,Tragedi 1965 dalam Sudut Pandang Keluarga
-
Orang-Orang Proyek: Potret Getir Idealisme yang Terbentur Busuknya Sistem
-
Jerawat Lagi Meradang? Ini 4 Calming Toner untuk Kulit yang Lebih Tenang
-
Secangkir Kopi yang Terlambat Manis
-
Proyek Biopik Frank Sinatra Masih Mandek, Leonardo DiCaprio Angkat Bicara