Hayuning Ratri Hapsari | M. Fuad S. T.
Tommy Welly (Twitter/@garagarabola_)
M. Fuad S. T.

Sudah bukan rahasia lagi jika selama era kepelatihan Shin Tae Yong, Tommy Welly atau yang lebih dikenal dengan nama Bung Towel menempatkan dirinya sebagai seorang oposan.

Segala kebijakan yang diambil oleh STY maupun federasi, selalu menjadi bahan empuk bagi Bung Towel untuk melontarkan ketidaksetujuan.

Terbaru, pria berkacamata tersebut juga melontarkan statemen terkait match-fixing alias pengaturan pertandingan. Dan seperti yang telah kita duga, pernyataan yang terlontar dari pengamat sepak bola nasional ini pun medatangkan pro dan kontra.

Dalam siniar Bebas Podcast yang diunggah pula oleh akun TikTok bebaspodcastid pada Jumat (29/12/2023) lalu, Bung Towel menyatakan bahwa match fixing adalah hal tabu yang tak boleh dibongkar ke ranah publik.

Menurut Bung Towel, tak seharusnya permasalahan match fixing yang terjadi, diumbar oleh federasi ke khalayak ramai karena berpotensi untuk memancing terjadinya hal yang sama di kemudian hari.

"Dari materi course yang pernah saya ikuti tentang integritas sepak bola, football integrity, tentang match fixing pengaturan skor itu sebetulnya hal-hal tabu yang nggak boleh diungkap," kata Bung Towel.

"Begitu hal-hal seperti ini diungkap, itu seolah-olah buka pintu, kasih kode besar, klub ini nunggak gaji, dan itu terbuka. Ada yang terbuka ada yang jadi rahasia umum gitu lho," lanjutnya.

"Makanya, dalam diskursus tentang match-fixing, itu hal tabu yang nggak boleh diungkap oleh klub kepada publik lewat media, bahwa belum gajian dan sebagainya. Karena itu artinya, Anda buka pintu lho, buat masuk virus-virus itu," imbuh komentator sepak bola nasional tersebut.

Jika menilik esensi dari apa yang disampaikan oleh Bung Towel, sejatinya ada benarnya juga jika pihak klub tak membuka permasalahan finansial mereka kepada publik karena bisa saja menjadi pintu masuk bagi para aktor dan pelaku pengaturan skor.

Akan tetapi, jika sudah masuk ke ranah match-fixingnya, maka tak ada halangan bagi siapa pun untuk mengungkap hal tersebut ke media. Bukankah skandal Calciopoli yang melanda Liga Italia Serie A pada tahun 2006 lalu juga terungkap karena peran media juga?

Jadi, dalam hal ini, Bung Towel benar jika klub tidak boleh mengumbar masalah keuangan mereka. Akan tetapi, untuk match-fixing, tentu akan lebih baik jika diungkap ke publik sepertimana yang dilakukan oleh PSSI beberapa waktu lalu.

Kalau menurut kalian bagaimana?

Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS