Timnas Indonesia kini tengah berpeluang mencetak sejarah untuk pertama kalinya berlaga di babak 16 besar atau fase knock-out Piala Asia 2023. Melansir dari laman resmi AFC (the-afc.com), sejak debut di turnamen sepakbola terbesar di benua Asia tersebut di tahun 1996, skuad garuda memang belum pernah lolos ke babak gugur dalam 4 edisi terakhirnya.
Namun, dalam edisi kali ini, skuad garuda yang diarsiteki oleh pelatih asal Korea Selatan, Shin Tae-yong bertekad untuk lolos ke babak 16 besar. Timnas Indonesia hanya perlu menghadapi Jepang dan meraih minimal 1 poin guna memastikan diri berlaga di babak 16 besar Piala Asia 2023 ini. Meskipun Jepang bukanlah lawan yang mudah, namun pertandingan puncak grup D tanggal 24 Januari 2024 nanti akan menjadi partai-hidup mati bagi skuad garuda.
Banyak punggawa timnas Indonesia di ajang Piala Asia kali ini yang menjadi sorotan. Salah satunya adalah kiper muda asal klub Persebaya Surabaya, Ernando Ari Sutaryadi. Berkat penampilan gemilangnya di bawah mistar skuad garuda, kiper yang masih berusia 21 tahun tersebut berpeluang mencetak sejarah bersama timnas Indonesia.
Apabila timnas Indonesia sukses berlaga di babak 16 besar Piala Asia edisi kali ini, dirinya akan menjadi kiper termuda dalam sejarah timnas Indonesia yang mampu membawa skuad garuda menembus babak knock-out Piala Asia. Sebelumnya hanya ada nama Kurnia Sandy di Piala Asia 1996 yang menjadi kiper termuda timnas Indonesia, namun prestasi terbaik skuad garuda saat itu hanya mampu mencapai fase grup Piala Asia.
Penampilan Ernando Ari Dipuji oleh Pelatihnya di Persebaya
Berkat penampilan gemilangnya selama 2 laga Piala Asia, Ernando Ari mendapatkan pujian dari pelatih kiper Persebaya Surabaya, yakni Benny van Breukelen. Meskipun awalnya sempat diragukan penampilannya di Piala Asia kali ini, namun kiper dengan postur 178 cm tersebut sukses menjawabnya dengan aksi-aksi heroiknya di bawah gawang garuda.
“Saya sangat puas dengan penampilan Ernando di Piala Asia ini sejauh ini. Dia beberapa kali melakukan penyelamatan bagus. Apalagi penyelamatan dari tendangan bebas di menit akhir itu (lawan Vietnam), bolanya mengarah ke pojok atas gawang tapi bisa ditepis Ernando. Tak diragukan, Ernando kiper top di usianya yang masih sangat muda,” ujar Benny van Breukelen dikutip dari laman resmi klub Persebaya (persebaya.id).
Tentunya diharapkan Ernando Ari mampu menunjukkan kembali permainan gemilangnya dalam menjaga gawang garuda saat menghadapi Jepang pada Rabu (24/01/2024) besok.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Takluk dari Brazil, Jepang Gagal Pertahankan Marwah Sepakbola Asia!
-
Debut Sensasional, Cape Verde Jadi Tim Anomali di Ajang Piala Dunia 2026
-
Patah Tulang di Lapangan! Aksi Brutal Pemain Qatar Bikin Publik Dunia Murka
-
Piala Dunia 2026: Hanya Loloskan Dua Wakil, Sepak Bola Asia Masih Stagnan?
-
Bak Serial Anime! Laga Jepang vs Brazil Jadi Warna di Piala Dunia 2026
Artikel Terkait
-
Jangan Pesimis Kalahkan Jepang, Kualitas Timnas Indonesia Ternyata Dipuji Tinggi Pengamat Sepak Bola Internasional
-
Bung Towel Blak-blakan Alasan Dirinya Sering Kritik Shin Tae-yong di Timnas Indonesia
-
Kiper Jepang Mau Icip-icip Lemparan Maut Pratama Arhan: Bukan Masalah Besar karena...
-
Piala Asia 2023: Performa Apik Ernando Ari Lawan Vietnam Disorot AFC
-
Yakob Sayuri Diminati Klub Thailand Usai Tunjukkan Performa Apik di Piala Asia
Hobi
-
Berkat Martinelli, Brasil Singkirkan Jepang dan Lolos ke Babak 16 Besar
-
Daftar Pemain dengan Assist Terbanyak Piala Dunia 2026, Ada Olise dan Isak
-
Suhu Tembus 43 Derajat Celsius, Panas Ekstrem Hantui Laga Piala Dunia
-
Maroko Tekuk Belanda Lewat Adu Penalti dan Lolos 16 Besar Piala Dunia 2026
-
Paraguay Tumbangkan Jerman Lewat Adu Penalti dan Lolos Tiket 16 Besar
Terkini
-
Tuai Respons Positif, Serial Every Year After Resmi Berlanjut ke Season 2
-
Berlari Bersama Forrest Gump: Mengapa Ketulusan Adalah Senjata Terkuat Menghadapi Dunia yang Kejam
-
Tayang 2026, Han Ga Ram Bergabung Jadi Salah Satu Pemain di Drakor Munmu
-
Yang Masih Lajang: Ujian Wanita Karier yang Berhadapan Tuntutan Pernikahan
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?