Pertarungan berat akan dijalani oleh Timnas Indonesia di pertandingan terakhir fase penyisihan grup D Piala Asia 2023. Bagaimana tidak, di pertarungan yang bernilai babak 16 besar tersebut, anak asuh Shin Tae Yong itu akan berhadapan dengan Jepang, negara yang statusnya saat ini adalah tim terbaik di benua Asia.
Menargetkan poin dari tim sekelas Jepang tentu saja bukanlah sebuah hal yang bisa dianggap mudah. Perbedaan kekuatan serta kualitas yang mencolok dari kedua kesebelasan, menjadi alasan utama mengapa Indonesia saat ini berada di posisi underdog dan dalam bayang-bayang kekuatan sang lawan.
Namun demikian, Timnas Indonesia bukannya tak pernah mendapatkan memori manis kala bersua dengan empat kali kampiun gelaran Piala Asia tersebut. Menyadur informasi dari laman 11v11 (23/1/2024), rekor pertemuan antara Indonesia dan Jepang tidaklah seburuk yang diperkirakan saat ini.
Memang, dalam beberapa dekade belakangan ini pertemuan kedua kesebelasan didominasi dengan kemenangan Jepang, namun Timnas Indonesia juga pernah menorehkan kemenangan dari sang lawan.
Tak hanya sekali atau dua kali, Timnas Indonesia bahkan telah memenangi pertarungan kedua kesebelasan sebanyak lima kali dari total 15 kali pertemuan mereka! Secara total, dari 15 pertemuan tersebut, Indonesia menang sebanyak 5 kali, imbang 2 kali dan 8 kali menelan kekalahan.
Dari laman yang sama, pertemuan pertama antara Indonesia melawan Jepang terjadi pada tahun 1954 di ajang Asian Games. Kala itu, Indonesia berhasil menang dengan skor 5-3 dari sang lawan.
Kemenangan kedua Indonesia, terjadi pada tahun 1968, di ajang Turnamen Merdeka Games. Dalam pertemuan tersebut, Indonesia berhasil mencukur Jepang dengan skor telak, tujuh gol tanpa balas. Iya, tujuh gol tanpa balas!
Kemenangan ketiga Indonesia, diraih oada tahun 1972 di pertandingan persahabatan. Kala itu, Pasukan Merah Putih berhasil mengandaskan perlawanan Jeang dengan skor tipis 1-0.
Dua kemenangan terakhir Timnas Indonesia, terjadi pada tahun 1978 di Merdeka Games dan tahun 1981 di laga uji coba. Saat itu, Indonesia sukses mengalahkan Jepang dengan sekor 2-1 dan 2-0.
Maka, tak terlalu berlebihan kiranya jika pada pertandingan nanti, Indonesia kembali memburu memori manis atas Jepang. Sebuah hal yang cukup sulit memang, namun bukan tak mungkin bisa mereka wujudkan.
Karena berdasarkan sejarah kedua kesebelasan, Indonesia juga pernah memiliki memori manis saat bertanding melawan sang raksasa Asia tersebut.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
Artikel Terkait
-
Timnas Indonesia vs Jepang, Shin Tae-yong Ingin Buktikan Skuad Garuda Bukan Tim Lemah
-
Bak Bumi dan Langit! Statistik Kolektif Timnas Jepang Jauh di Atas Indonesia
-
2 Laga Piala Asia 2023 Ini Tentukan Nasib Timnas Indonesia ke 16 Besar
-
Lawan Jepang, Momentum Ernando Ari Samai Rekor Legenda Timnas Indonesia!
-
Profil Zion Suzuki, Kiper Jepang yang Remehkan Lemparan Jarak Jauh Pratama Arhan
Hobi
-
Kembali Ungkit STY, Mantan Mertua Pratama Arhan Kritik John Herdman!
-
Sikat Australia 3-0, Timnas Voli Putri Indonesia Tembus 8 Besar AVC Women's Continental 2026
-
Prediksi Al-Ettifaq vs Al-Nassr: Duel Tim Teratas, Akankah Ronaldo Main?
-
Jelang MotoGP Aragon: Sederet Rider Ini Masih Berburu Kemenangan Pertama
-
Rapor Uji Coba Timnas U-20: Mampukah Pengalaman Nova Arianto Redam Ketangguhan Australia?
Terkini
-
Parenting di Era Digital: Ketika Gawai Menjadi Pengasuh Anak
-
Bukan Sekadar Cameo, Transformasi Agnez Mo di Reacher Season 4
-
Salah Jurusan Bukan Dosa: Menggugat Stigma pada Pilihan di Usia Muda
-
Perang Belum Usai, 1,6 Juta Anak Ukraina Disebut Masih Terpisah dari Keluarga
-
Lebih dari Sekadar Remake: Ayah, Aku Mau Cerita Buktikan Sinema Bisa Memanipulasi Realita