Jelang bergulirnya kembali BRI Liga 1 musim 2023/2024, striker baru PSS Sleman, yakni Ajak Riak mendapatkan sorotan dari fans tim berjuluk “Super Elang Jawa (Elja)” tersebut. Pasalnya, penyerang berusia 23 tahun tersebut masih belum menunjukkan tajinya sebagai seorang striker sejak direkrut oleh PSS Sleman pada paruh musim ini.
Melansir dari laman transfermarkt.co.id, Ajak Riak direkrut oleh PSS Sleman dari tim Liga Australia, South Melbourne pada akhir tahun 2023 lalu. Sejauh ini, pemain dengan postur badan 192 cm tersebut baru memainkan 4 laga bersama PSS Sleman dan belum pernah mencetak gol. Dirinya direkrut oleh PSS Sleman dengan catatan 23 kali penampilan bersama timnya terdahulu, South Melbourne dengan torehan 10 gol selama musim 2023.
Risto Vidakovic Tanggapi Performa Ajak Riak Bersama PSS Sleman
Pelatih PSS Sleman, Risto Vidakovic angkat komentar mengenai performa Ajak Riak bersama PSS Sleman sejauh ini. Melansir dari laman resmi klub PSS Sleman (psssleman.id), striker timnas Sudan Selatan tersebut memang dianggap belum menemukan performa terbaiknya bersama PSS Sleman karena masih dalam tahap adaptasi. Namun, pelatih asal Serbia berpaspor Spanyol tersebut tetap yakin Ajak Riak akan mampu beradaptasi dan segera mencetak golnya.
“Selama ini dia bermain bagus. Tentu saja dia harus lebih fokus ketika dia melakukan penyelesaian akhir saat melakukan tendangan bola ke arah gawang. Saya masih percaya dia akan menemukan waktunya, usianya pun masih muda. Ini situasi yang tidak mudah bagi dia. Dia memang sedikit terobsesi dengan gol karena ia ingin mencetak gol kemudian membuktikan pada dirinya. Saya kira dia sedikit nervous, ini hal yang normal. Saya optimistis waktunya Ajak untuk mencetak gol akan datang,” ujar Risto Vidakovic.
Ajak Riak pun juga memberikan sedikit tanggapan mengenai performanya yang masih jauh dari harapan bersama PSS Sleman. Dirinya mengaku memang masih dalam tahap penyesuaian atmosfir sepakbola yang berbeda antara liga Indonesia dan liga Australia. Namun, dirinya berjanji akan segera menemukan performa terbaikanya dan segera mencetak gol bagi tim.
“Jeda kompetisi saat ini sangat membantu saya untuk lebih memahami mengenai karakter permainan dari rekan satu tim. Kondisi seperti ini membuat saya nyaman dengan gaya permainan dari pelatih dan apa yang harus saya berikan kepada tim PSS. Mengenai waktu kapan saatnya tiba mencetak gol, saya percaya waktu tersebut akan segera tiba. Saya merasa ini saat yang bagus dan memiliki rasa percaya diri untuk mencetak gol,” ujar Ajak Riak.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Performa Kian Gacor, Dean Zandbergen Disetarakan dengan Cristian Gonzales?
-
Ironi Super League: Liga Tertinggi yang Jauh dari Kata Profesional!
-
Membongkar Peluang Skuad Garuda di Grup F Piala Asia 2027: Ujian Mental Menuju Pentas Dunia
-
Piala Presiden 2026: PSSI Rajin Garap Turnamen "Hura-Hura", Lupa Prioritas Piala Indonesia
-
Performa Gacor di Persib, Eliano Reijnders Berpeluang Kembali Merumput di Eropa
Artikel Terkait
-
Jelang BRI Liga 1, PSIS Semarang Rekrut Satu Punggawa Timnas Indonesia U-17
-
Usai Gelar Laga Uji Coba BRI Liga 1, Pelatih Persik Kediri Komentari Kondisi Fisik Pemain
-
BRI Liga 1: Persija Jakarta Fokus Atur Gizi Pemain Jelang Pekan Ke-24 Liga
-
BRI Liga 1: Pelatih PSS Sleman Fokus Benahi Tim Jelang Bergulirnya Liga
-
Jelang Bergulirnya BRI Liga 1, Borneo FC Samarinda Fokus Latih Chemistry Tim
Hobi
-
Ducati Butuh Bantuan, Marc Marquez Minta Pensiun Tahun Depan?
-
Neymar is Back! Fans Brasil Pecah setelah Pengumuman Skuad Piala Dunia 2026
-
Dirumorkan Jadi Rekan Setim, Pedro Acosta Ingin Duel dengan Marc Marquez
-
Drama Nurburgring 24H: Mercedes Juara dan Max Verstappen Tumbang Jelang Finis
-
Pecahkan Kutukan Selama 22 Tahun, Arsenal Resmi Jadi Raja Inggris Lagi!
Terkini
-
Connect Community: Bergerak dari Kampus, Berdampak bagi Remaja Desa
-
The Legend of Kitchen Soldier: Suguhkan Kisah Heroik Chef ala Tentara Korea
-
Pertarungan Gadis Kecil dan Tiga Lelaki yang Menggila di Tengah Belantara
-
Keteladanan di Ruang Kelas: Saya Setuju Jika Guru Dilarang Membawa HP Saat Mengajar
-
Dari Sembako ke Bioskop: Bahaya Monopoli Terselubung Proyek Pemerintah