Timnas Indonesia U-20 harus menelan kekalahan saat menjamu Thailand U-20 dalam laga uji coba di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta pada Jumat (26/01/2024) kemarin. Melansir dari laman resmi PSSI (pssi.org), laga uji coba ini merupakan bagian dari program pemusatan latihan timnas Indonesia U-20 yang menargetkan lolos ke Piala Dunia U-20 yang digelar di Chile pada tahun 2025 mendatang.
Di babak pertama, pelatih timnas Indonesia menurunkan striker asal klub Persis Solo, Arkhan Kaka sebagai ujung tombak utama. Pertandingan baru berjalan 12 menit skuad garuda U-20 langsung sukses menjebol gawang Thailand. Winger muda asal klub Persebaya, Surabaya, Toni Firmansyah sukses membobol gawang Thailadn dan membuat skor menjadi 1-0 untuk keunggulan Indonesia.
Usai gol tersebut, beberapa kali peluang sukses diciptakan oleh anak asuh Indra Sjafri sepanjang jalannya babak pertama. Namun, lini pertahanan timnas Thailand sukses menahan gempuran tersebut. Alhasil, babak pertama ditutup dengan keunggulan 1-0 untuk skuad garuda U-20.
Di babak kedua, Indra Sjafri melakukan beragam pergantian untuk melihat kemampuan para pemain. Hal ini sedikit merubah jalannya laga dan membuat Thailand mampu mengimbangi, bahkan balik menekan lini pertahanan timnas Indonesia. Di menit ke-62, Thailand sukses menyamakan kedudukan melalui gol yang dicetak oleh Paripan Wongsa dan membuat skor menjadi 1-1.
Thailand justru berbalik unggul memasuki akhir pertandingan. Memanfaatkan lemah dan kurang fokusnya lini belakang timnas Indonesia U-20, Pikanet Laohawiwat sukses menjebol gawang Indonesia di menit ke-90+2 dan merubah kedudukan menjadi 1-2 hingga laga usai.
Timnas Indonesia Punya Segudang Permasalahan yang Perlu Diselesaikan
Usai laga uji coba kontra Thailand kemarin, timnas Indonesia U-20 memang masih memiliki beragam permasalahan yang harus diselesaikan. Melansir dari laman resmi PSSI, permasalahan utama yang perlu dibenahi dari skuad garuda U-20 adalah dari segi stamina dan chemistry antar pemain yang belum terlalu terbentuk.
Namun, pelatih timnas Indonesia U-20, yakni Indra Sjafri tidak terlalu memikirkan hasil yang dicapai oleh anak asuhnya dalam laga uji coba tersebut. Pelatih yang sukses mempersembahkan medali emas Sea Games 2023 ini mengaku uji coba tersebut bertujuan untuk melihat sejauh mana kualitas dari para pemain saat berhadapan dengan tim lain.
“Saya sedikit mengomentari pertandingan uji coba internasional perdana tim U-20 Indonesia di mana memang tujuan dari uji coba ini untuk melihat atau memastikan kualitas dari pemain secara individu,” ujar Indra Sjafri, dikutip dari laman resmi PSSI.
Selain itu, dia juga menegaskan laga uji coba tersebut juga merupakan sebuah tolak ukur baginya dan staff pelatih lainnya untuk memilih siapa saja para pemain yang akan terseleksi dalam skuad. Hal ini senada yang diutarakannya beberapa waktu lalu yang memang menerapkan sistem promosi-degradasi bagi para pemain di timnas U-20.
“Bagaimana kami ingin secepatnya setelah beberapa kali pertandingan uji coba, kami mendapatkan kesimpulan siapa-siapa saja pemain yang masih bisa menjadi bagian dari tim U-20 ke depan. Tentu kami juga ingin melihat siapa-siapa saja yang sesuai ekspektasi kita,” imbuhnya.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Piala Presiden 2026: PSSI Rajin Garap Turnamen "Hura-Hura", Lupa Prioritas Piala Indonesia
-
Performa Gacor di Persib, Eliano Reijnders Berpeluang Kembali Merumput di Eropa
-
Karier Tak Menentu, Bali United Bakal Pinjamkan Jens Raven Musim Depan?
-
Dean Zandbergen dan Skandal Paspoortgate: Mengapa Striker VVV-Venlo Ini Tetap Ingin Bela Indonesia?
-
Menanti Debut Tim Geypens di Timnas: Terganjal Polemik Paspor atau Kalah Saing dari Calvin Verdonk?
Artikel Terkait
-
Indonesia Lolos 16 Besar Hanya karena Beruntung? Simak Nih Komentar Coach Justin!
-
Kelas, Coach Justin Skak Mat Barisan Pendengki STY dan Timnas Indonesia!
-
Penunjukannya Tuai Pro dan Kontra, Pratama Arhan Dampingi Shin Taeyong saat Preskon Laga Lawan Australia
-
Australia Pamer Statistik Jelang Hadapi Timnas Indonesia: Kami Cuma Kalah Sekali Lawan Garuda
-
7 Pemain Timnas Indonesia Terancam Akumulasi Kartu Kuning saat Hadapi Australia di 16 Besar Piala Asia 2023
Hobi
-
Wow! Yamaha XMAX Disulap Jadi Motor Cyberpunk dari Serial Tokyo Override
-
Bukan Vespa, Scomadi Technica 200i Hadir dengan Gaya Adventure Klasik Retro
-
Bukan Hanya Pembalap, Tim Tech3 Juga Tentukan Nasib untuk Tahun 2027
-
Kepala Pundak Kerja Lagi, Karya Sal Priadi Jadi OST Monster Pabrik Rambut
-
Kesabaran Mulai Habis, Fabio Quartararo Tak Temukan Titik Terang di Yamaha
Terkini
-
Percabulan di Pati: Pak, Anjing Saya Saja Tidak Seperti Itu
-
Bia dan Kapak Batu: Kisah Inspiratif Perempuan Papua di Tengah Arus Zaman
-
Ketika Rupiah Melemah, Kelas Menengah Dipaksa Bertahan Lebih Keras
-
'Berpikir dan Bertindak Kreatif for Gen Z': Senjata Bertahan di Era Digital
-
Esensi Lagu 'Dance No More' Milik Harry Styles Punya Makna Lebih Energik