Performa timnas Indonesia di Piala Asia 2023 yang digelar di Qatar memang menarik perhatian banyak pihak. Meskipun Asnawi Mangkualam dkk harus tersingkir di babak 16 besar usai takluk 4-0 dari Australia, akan tetapi lolosnya skuad garuda ke babak gugur untuk pertama kalinya tentunya membuat banyak pihak mengapresiasi performa anak asuh Shin Tae-yong di ajang sepakbola terbesar di benua Asia tersebut.
Salah satu apresiasi juga diberikan oleh pelatih klub Bali United, Stefano Cugurra. Melansir dari laman resmi klub Bali United (baliutd.com), pelatih asal Brazil tersebut menyebut seluruh pemain yang tergabung ke dalam skuad timnas, baik lokal maupun naturalisasi memiliki peran dan andil yang sama atas lolosnya skuad garuda hingga ke babak 16 besar. Lebih lanjut lagi, mantan pelatih Persija Jakarta ini juga menyebut kualitas antara pemain keturunan/naturalisasi dan lokal sama baiknya.
“Semua pemain memiliki kualitas dan bagus bersama Timnas Indonesia. Menurut saya bukan yang hanya pemain naturalisasi saja, semua yang diberikan kepercayaan membantu Timnas memiliki kualitas di lapangan,” ujar Stefano Cugurra, dikutip dari laman resmi klub Bali United.
Stefano Cugurra Juga Minati Beberapa Pemain Naturalisasi di Timnas Indonesia
Lebih lanjut lagi, Stefano Cugurra juga mengaku cukup meminati beberapa pemain berlabel naturalisasi dan keturunan yang kini tergabung dalam skuad timnas Indonesia. Beberapa pemain seperti Jordi Amat, Shayne Pattynama dan Elkan Baggott sempat diminati oleh Bali United untuk direkrut beberapa waktu lalu. Namun, dirinya juga menegaskan ada beberapa kriteria pemain untuk dapat bergabung dengan Bali United.
“Hal ini harus diketahui lebih dulu pemain bersangkutan sudah selesai kontrak atau belum dengan tim sebelumnya. Lalu pemain tersebut juga ingin main di Bali United atau tidak. Dan terakhir adalah perlu tahu dari manajemen punya budget untuk bayar pemain berapa. Saya pikir apapun bisa terjadi di sepak bola,” imbuh Stefano Cugurra,
Bali United memang saat ini memiliki 2 pemain dengan label naturalisasi di dalam skuadnya, yakni penyerang Ilija Spasojevic yang merupakan pemain naturalisasi timnas Indonesia dan Privat Mbarga yang merupakan pemain naturalisasi yang kini membela timnas Kamboja. Selain itu, ada beberapa pemain yang juga berlabel timnas di skuad Bali United, seperti Elias Dolah dari Thailand, Mohammed Rashid dari Palestina dan beberapa punggawa timnas Indonesia seperti Irfan Jaya, Kadek Arel, Yabes Roni, Ryuji Utomo dan Muhammad Ridho.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Piala Dunia 2026: Panggung Mewah Terakhir Para Pesepakbola Veteran
-
Piala Dunia 2026: Tak Hanya Messi, Ronaldo Turut Cetak Rekor Prestisius
-
Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe dan Misi Raih Rekor Pencetak Gol Terbanyak
-
Resmi Jadi Raja Gol, Mampukah Messi Lewati Rekor 16 Gol Miroslav Klose di Piala Dunia 2026?
-
Sejarah Tercipta, Wasit Wanita Pimpin Laga di Ajang Piala Dunia 2026
Artikel Terkait
-
BRI Liga 1: Hadapi Persis Solo, Persib Dipastikan Tanpa Nick Kuipers
-
Gelandang Crystal Palace Dikabarkan Berminat Bela Timnas Indonesia
-
Digasak Thailand dan Uzbekistan, Kadek Arel Desak Timnas Indonesia U-20 Berbenah Jelang Piala AFF
-
Indra Sjafri Punya Pertimbangan Belum Panggil Amar Brkic dan Welber Jardim Ikut TC Timnas Indonesia U-20
-
Perkuat Skuad U-20, Indra Sjafri Pantau Pemain Diaspora dan Liga Junior
Hobi
-
Piala Dunia 2026: Messi Makin Menggila, Mengapa CR7 Masih Belum Temukan Performa Terbaiknya?
-
Analisis Taktik Portugal vs Uzbekistan: Misi Ronaldo CS di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Yordania vs Aljazair: Adu Taktik dan Duel Bintang Demi Lolos Fase
-
Prediksi Prancis vs Irak: Singa Mesopotamia Janjikan Perlawanan Sengit
-
Prediksi Lini Prancis vs Irak, Les Bleus Bidik Tiket Lolos Grup Piala Dunia
Terkini
-
Pelatihan Militer untuk Calon Manajer Koperasi Merah Putih, Apa Urgensinya?
-
Suka Kusuriya no Hitorigoto? Wajib Nonton Raven of the Inner Palace!
-
Anime ONE PIECE HEROINES Ungkap Lagu Tema oleh AiNA THE END, Tayang 5 Juli
-
Samsung Galaxy M47 5G Coming Soon: Snapdragon Baru, Kamera OIS, dan Baterai Jumbo
-
Demo adalah Aksi Menyuarakan Ketidakpuasan, Bukan Pamer Dukungan