Gonjang-ganjing pemecatan Jurgen Klinsmann oleh KFA ternyata belum berhenti. Kali ini muncul teriakan dari media Korea Selatan yang marah dengan besarnya kompensasi yang diterima pelatih dari Jerman ini.
Menurut kabar terakhir, KFA harus menyiapkan dana hampir 7,5 juta USD sebagai konsekuensi pemecatan. Hal ini sesuai klausul perjanjian yang pernah dibuat sebelumnya. Dana sebesar itu meliputi pelunasan gaji sang pelatih 2 tahun ke depan dan kompensasi pemecatan.
Kemarahan itu sangat wajar. Sebab uang sebanyak itu harus dikeluarkan untuk sebuah hasil yang minor. Korea Selatan tersisih secara menyakitkan dari Piala Asia 2023. Sebuah situasi yang tidak pernah terbayangkan oleh siapa pun.
Dalam sindiran yang sangat tajam, Naver media Korea Selatan menulis. "Berinvestasilah dengan cerdas seperti Klinsmann, bahkan saat bekerja. Jika Anda tidak melakukan pekerjaan dengan baik, Anda masih akan menghasilkan banyak uang," tulis Naver seperti dikutip soha.vn (17/2).
Media Korea Selatan ini menyamakan kondisi negara mereka sama dengan Amerika Serikat pada tahun 2016. Saat itu Amerika Serikat juga menggunakan jasa Jurgen Klinsmann untuk menukangi timnasnya.
Alih-alih mendapatkan hasil positif, Amerika Serikat justru gagal lolos ke Piala Dunia 2018. Kegagalan ini mendorong federasi melakukan pemecatan pada Klinsmann. Padahal kontrak sang pelatih masih 1 tahun 8 bulan.
Akibat pemecatan ini, Amerika Serikat pun harus memenuhi kewajibannya seperti yang terjadi pada Korea Selatan saat ini. Mereka harus merogoh kocek sebesar 6,2 juta USD. Besarnya jumlah itu sesuai dengan klausul kontrak yang dibuat.
Saat menukangi negeri Paman Sam ini sebenarnya Klinsmann tidak buruk-buruk amat. Buktinya dia mampu menjuarai CONCACAF tahun 2013. Selain itu juga lolo perdelapan final dalam Piala Dunia 2014.
Namun setelah itu prestasinya jeblok. Klinsmann gagal membawa Amerika Serikat lolos dari Kualifikasi Piala Dunia 2018. Hal ini yang menjadi dasar pemecatan Klinsmann. Namun sebagai konsekuensinya federasi harus menyiapkan sejumlah dana untuk sang pelatih.
Naver secara sinis menggambarkan betapa hebatnya seorang Klinsmann. Tanpa berbuat apa-apa mampu mengantongi uang sebesar 13,7 juta USD. Uang tersebut berasal dari kompensasi Amerika Serikat dan Korea Selatan terkait pemecatan dirinya.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Timnas Futsal Indonesia Tutup 2025 dengan Catatan Gemilang, Raih 2 Gelar
-
Meski Jadi Raja ASEAN, Vietnam Tetap Simpan Ketakutan pada Timnas Indonesia
-
Tekuk Vietnam Lewat Adu Penalti, Filipina Kejutan Sempurna SEA Games 2025
-
Timnas Futsal Putri Lolos ke Final, Kalahkan Thailand Lewat Adu Penalti
-
Kalahkan Filipina 3-0, Rivan Nurmulki Jaga Asa Medali Emas Voli SEA Games
Artikel Terkait
-
Titik Berat Shin Tae-yong Bakal Kembali Jadi Pelatih Korea Selatan Diungkap Media Bola Korea Selatan
-
Mendadak Masuk Bursa Calon Pelatih Korea, Shin Tae-yong Beri Respons Bijak Soal Keributan Son Heung-min
-
Shin Tae-yong Calon Pelatih Timnas Korea Selatan untuk Piala Dunia 2026
-
Kapten Suwon Sebut Kualitas Pratama Arhan Masih di Bawah Pemain Korea, tapi..
-
Serius! Komeng Beberkan Bukti-bukti Indonesia 'Dijajah' Korea Selatan
Hobi
-
Heboh! Pemain Diaspora ke Liga Indonesia Demi AFF Cup? PSSI Buka Suara
-
M 1000 RR Resmi Dirilis BMW, Motor WSBK Legal Jalan Raya Masuk IIMS 2026
-
Bernasib Sama, Mengapa para Suporter Bisa Lebih Ikhlas dengan Kegagalan Timnas Futsal Indonesia?
-
Dewa United, Liga Indonesia dan Rencana Besar Ivar Jenner yang Bisa Saja Digagalkan oleh Realita
-
Era Baru Timnas Indonesia, Siapa yang Bakal Dipilih John Herdman sebagai Kapten Pasukan Garuda?
Terkini
-
Review Kambing dan Hujan: Saat Perbedaan Rakaat Salat Menjadi Ujian Cinta
-
4 Rekomendasi Day Cream Vitamin C untuk Kulit Cerah Seharian, Bye Kusam!
-
Review Panor 2: Film Ilmu Hitam Thailand dengan Adegan Gore yang Intens
-
Luka-luka yang Tidak Mudah Diobati
-
Fenomena Cut Off Orang Tua: Self-Love atau Batasan yang Terlambat Dibuat?