Pelaksaan kursus refer system yang diadakan oleh PSSI selama kurang lebih 1 minggu ini resmi ditutup pada Kamis (29/02/2024) kemarin. Melansir dari laman resmi PSSI (pssi.org), kursus refer system bagi para penilai wasit PSSI tersebut diikuti oleh puluhan perserta dan terbagi atas 2 gelombang. Gelombang I dimulai pada 22-25 Februari 2024 lalu dan ditutu dengan gelombang II yang dimulai pada 25-28 Februari 2024 kemarin.
Dalam acara yang pertama kali diadakan di Indonesia tersebut, diharapkan refer system dapat menjadi media atau sarana evaluasi terhadap kinerja wasit di liga Indonesia, khususnya di Liga 1 dan Liga 2. Melansir dari laman resmi PSSI, penggunaan refer system direncanakan akan mulai diberlakukan pada liga Indonesia musim 2024/2025 mendatang.
Ratu Tisha Destria Berikan Harapannya Terhadap Kursus Refer System
Wakil Ketua Umum PSSI, Ratu Tisha Destria memberikan sepatah dua kata terhadap para peserta kursus refer system sebelum melaksanakan tugasnya di musim depan. Mantan anggota AFC tersebut juga berpesan untuk selalu menjaga kerahasiaan dan kredibelitas para penilai wasit dalam menjalankan tugasnya dan berpegang teguh dalam komitmen untuk memajukan pesepakbolaan Indonesia khususnya.
“Saya berpesan kepada para penilai wasit, laporan yang ditulis hanya untuk konsumsi mereka dan komite wasit dan tidak untuk disebarkan ke mana-mana. Wasit perlu kita lindungi. Kedua, mereka harus hati-hati dan konsentrasi dalam bertugas. Saya berharap seusai kursus, para penilai wasit ini bisa terus berlatih dengan komputer dan sistem refer” ujar Ratu Tisha Destria
Refer System yang akan direrapkan di Indonesia sejatinya berkaca dengan sistem yang diterapkan di liga Jepang dan di Liga Primer Inggris. Tentunya diharapkan akan ada beberapa uji coba penerapan refer system tersebut di akhir musim 2023/2024 ini ataupun di beberapa laga awal di liga Indonesia musim 2024/2025 mendatang.
Dalam acara kursus refer system yang diselenggarakan oleh PSSI ini, terdapat beberapa pihak yang bertugas memberikan materi. Salah satunya adalah Ketua Komite Wasit PSSI, Yoshimi Ogawa. Pria asal Jepang tersebut menjelaskan dan memimpin praktik dalam pengoperasian sistem refer yang nantinya akan dijalankan oleh para penilai wasit di Indonesia.
Baca Juga
-
Piala Dunia 2026: Panggung Mewah Terakhir Para Pesepakbola Veteran
-
Piala Dunia 2026: Tak Hanya Messi, Ronaldo Turut Cetak Rekor Prestisius
-
Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe dan Misi Raih Rekor Pencetak Gol Terbanyak
-
Resmi Jadi Raja Gol, Mampukah Messi Lewati Rekor 16 Gol Miroslav Klose di Piala Dunia 2026?
-
Sejarah Tercipta, Wasit Wanita Pimpin Laga di Ajang Piala Dunia 2026
Artikel Terkait
Hobi
-
Piala Dunia 2026: Tunduk di Tangan Jepang, Tunisia Jadi Tim Ketiga yang 'Mudik'
-
Piala Dunia 2026 dan Comeback Turki yang Menodai Sejarah Keikutsertaan Terakhir Mereka
-
Gara-Gara Tutup Mulut, Almiron Jadi Korban Pertama Aturan Baru Piala Dunia
-
Sprint Race GP Ceko 2026: Bersikap Kasar, Marco Bezzecchi Dilarang Tampil!
-
Prediksi Tunisia vs Jepang: Elang Kartago Krisis, Samurai Biru Mendominasi?
Terkini
-
Review Film Cocktail 2: Racikan Ego, Kesetiaan, dan Badai Asmara di Sisilia
-
Kejutkan Publik! Anne Hathaway Pamer Baby Bump untuk Anak Ketiga
-
Tuhan, Aku Ingin Sembuh: Buku Healing Bernuansa Spiritual yang Menguatkan
-
Sisi Lain Piala Dunia 2026: Mengapa Fanwar di Media Sosial Susah Diredam?
-
Gaya Bahasa Jakselan di Kampus yang Bikin Logika Bahasa Baku Jadi Korban