Pada pemanggilan pemain timnas Indonesia jelang laga kualfikasi Piala Dunia 2026 round 2 kontra Vietnam akhir bulan ini. Nama Adi Satryo kembali menjadi perbincangan.
Menyadur laman resmi PSSI pada Jumat (08/03/2024), kiper berusia 22 tahun tersebut mendapatkan kembali pemanggilan timnas senior setelah absen selama hampir 2 tahun lamanya.
Hal ini dikarenakan terakhir kali dirinya mendapatkan pemanggilan dari timnas senior adalah pada tahun 2022 silam saat gelaran Kualifikasi Piala Asia 2023.
Dipanggilnya kembali kiper klub PSIS Semarang tersebut memang tidak terlepas dari cederanya Ernando Ari Sutaryadi dan belum rampungnya proses naturalisasi kiper keturunan asal Belanda, yakni Maarten Paes.
Hal ini membuat dirinya pada akhirnya kembali dipanggil untuk mengisi posisi kiper timnas Indonesia bersama Nadeo Argawinata dan Muhammad Riyandi.
Mampukah Adi Satryo Bersaing Dengan 2 Seniornya di Timnas Indonesia?
Adi Satryo memang bukanlah nama baru dalam skuad timnas Indonesia sejauh ini. Melansir dari laman transfermarkt, kiper berpostur 179 cm ini sudah mengoleksi 2 caps bersama timnas Indonesia senior dan telah menjalani debutnya di tahun 2021 lalu saat Indonesia beruji coba melawan Afghanistan.
Namun, Adi Satryo memang lebih sering membela timnas Indonesia kelompok umur, khususnya timnas Indonesia U-23. Dirinya memang dianggap masih kalah saing dibandingkan nama-nama kiper lainnya semacam Nadeo Argawinata, Ernando Ari, Muhammad Riyandi dan Syahrul Trisna Fadillah.
Tidak dipanggilnya dirinya selama hampir 2 tahun menjadi salah satu bukti ketatnya persaingan di lini kiper skuad garuda.
Dalam pemannggilan skuad timnas kali ini, dirinya juga harus bersaing dengan 2 nama senior lainnya, yakni Nadeo Argawinata dan Muhammad Riyandi.
Kendati dirinya memiliki penampilan yang cukup gemilang bersama PSIS Semarang di musim ini, namun jam terbangnya masih kalah jauh dibandingnkan dengan kiper Borneo FC Samarinda, Nadeo Argawinata yang diprediksi akan jadi pilihan utama Shin Tae-yong di sektor penjaga gawang.
Dirinya juga dianggap masih kalah saing dengan Muhammad Riyandi kendati kiper asal klub Persis Solo tersebut juga sempat absen selama 9 bulan lamanya karena mengalami cedera ACL.
Namun, sejak kembali bermain baik di klub dan di tim nasional, Muhammad Riyandi memang selalu masuk ke dalam daftar pemanggilan skuad garuda.
Akan tetapi, bukan tak mungkin justru Shin Tae-yong memilih nama Adi Satryo sebagai penjaga gawang utama timnas Indonesia saat hadapi Vietnam nanti. Pelatih asal Korea Selatan tersebut memang dikenal kerap kali melakukan eksperimen, termasuk di sektor penjaga gawang.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Piala Presiden 2026: PSSI Rajin Garap Turnamen "Hura-Hura", Lupa Prioritas Piala Indonesia
-
Performa Gacor di Persib, Eliano Reijnders Berpeluang Kembali Merumput di Eropa
-
Karier Tak Menentu, Bali United Bakal Pinjamkan Jens Raven Musim Depan?
-
Dean Zandbergen dan Skandal Paspoortgate: Mengapa Striker VVV-Venlo Ini Tetap Ingin Bela Indonesia?
-
Menanti Debut Tim Geypens di Timnas: Terganjal Polemik Paspor atau Kalah Saing dari Calvin Verdonk?
Artikel Terkait
-
STY Tak Panggil Shayne Pattynama, Indikasi Cedera Sang Pemain Cukup Parah?
-
Seleksi Pemain Timnas U-16, Nova: Pemain Diaspora Akan Seleksi Terpisah
-
Penilaian Media Vietnam Soal Hokky Caraka Jelang Timnas Indonesia Vs Vietnam, Kayak Pemain Asing!
-
Attitude Adam Alis Jadi Sorotan, Netizen Anggap Shin Tae-yong Layak Coret Sang Pemain dari TImnas Indonesia
-
Bukan Stefano Lilipaly, Ini 2 Pemain yang 'Comeback' ke Timnas Indonesia
Hobi
-
Bukan Hanya Pembalap, Tim Tech3 Juga Tentukan Nasib untuk Tahun 2027
-
Kepala Pundak Kerja Lagi, Karya Sal Priadi Jadi OST Monster Pabrik Rambut
-
Kesabaran Mulai Habis, Fabio Quartararo Tak Temukan Titik Terang di Yamaha
-
Atenx Katros Ubah Mio 2003 Jadi Motor Listrik, Tenaga Setara Motor 400 cc!
-
Marc Marquez Terpuruk, Aprilia Berpesta: Hanya Sementara atau Seterusnya?
Terkini
-
Tak Semua Cinta Bisa Diselamatkan: Tragedi Nara dan Jindo dalam Eye Shadow
-
Bocoran Samsung Galaxy S27 Ultra: Kamera Dipangkas, Teknologi Makin Cerdas
-
Dosa Lingkungan di Balik Label 'Ramah Bumi' yang Estetik
-
Bawa Identitas Neo! Taeyong NCT Perluas Genre Musik di Comeback Album WYLD
-
Memahami Dunia Anak Spesial: Review Novel Ikan Kecil yang Mengajarkan Empati Tanpa Menggurui