Kepindahan Justin Hubner ke Cerezo Osaka membuat sebuah kejutan tersendiri. Sebelumnya, mengingat status Justin yang merupakan pemain berlabel Timnas, para penggemar Skuat Garuda tentu lebih menginginkan sang pemain meneruskan karir di persepakbolaan Eropa atau setidaknya di liga yang berada di wilayah Amerika.
Namun, meskipun pada akhirnya memilih untuk berlabuh di Cerezo Osaka, hal itupun sejatinya tak apa-apa. Pasalnya, di klub ini juga bercokol beberapa pemain yang memiliki status sebagai pemain Timnas di negara masing-masing.
Bahkan, jika kita merunut pada data yang ada di laman transfermarkt.com, selain Justin Hubner, ada empat pemain lainnya yang berlabel Timnas lho di Cerezo Osaka. Siapa sajakah mereka? Mari kita bahas!
1. Seiya Maikuma
Rekan Justin Hubner di Cerezo Osaka yang juga berstatus sebagai pemain Timnas adalah Seiya Maikuma. Pemain berusia 26 tahun yang mengisi posisi bek kanan ini merupakan andalan Tim Samurai Blue dalam beberapa waktu belakangan ini.
Selain menjadi andalan Timnas Jepang di babak kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, Seiya Maikuma juga menjadi bagian Jepang saat mereka bermain di putaran final Piala Asia 2023 lalu.
2. Ryuya Nishio
Nama pemain Cerezo Osaka selanjutnya yang berlabel Timnas adalah Ryuya Nishio. Dalam database klub Cerezo Osaka, pemain berusia 22 tahun ini merupakan bagian dari Timnas Jepang U-23.
Namun sayangnya, meskipun dirinya menjadi bagian dari Timnas Jepang U-23, dirinya tercatat belum memainkan laga bersama Timnas Junior Jepang tersebut.
3. Sota Kitano
Rekan Justin Hubner selanjutnya yang berstatus sebagai pemain Timnas adalah Sota Kitano. Saat ini, pemain berusia 19 tahun tersebut merupakan bagian dari Timnas Jepang U-20.
Berbeda dengan Ryuya Nishio yang belum mendapatkan menit bermain bersama dengan Timnas Jepang U-23, Sota Kitano sejauh ini telah memainkan 15 laga bersama Timnas Jepang U-20, dan mendonasikan 3 gol bagi negaranya.
4. Hayato Okuda
Nama terakhir yang berlabel Timnas di tubuh Cerezo Osaka adalah Hayato Okuda. Pemain berusia 22 tahun ini merupakan bagian dari Timnas Jepang yang diproyeksikan untuk Olimpiade tahun 2024 mendatang.
Meski demikian, pemain yang menempati posisi bek kanan ini juga dilibatkan dalam beberapa kelompok umur Timnas Jepang, seperti Timnas U-22 dan Timnas U-23.
Nah lho, ternyata di Cerezo Osaka juga banyak pemain yang berlabel Timnas. Jadi, sepertinya Justin Hubner juga tak salah dalam memilih klub untuk kelanjutan karir profesionalnya.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Kesakralan Bulan Juni dan Pandangan Sederhana Saya Terkait Kesempurnaan Ide Pancasila
-
Visi Tinggi Presiden Prabowo dan Krisis Literasi Nasional yang Menjadi Karang Penghalang Besar
-
'Oleh-Oleh' Presiden Prabowo dari Luar Negeri: Antara Visi Visioner dan Mimpi Buruk Guru di Sekolah
-
Surga Jalur WNI Itu Memang Nyata, Kali Ini Lewat Sapi-Sapi Kurban Presiden
-
Pasar Padukuhan Eyang Putri, Sentra Kuliner yang Seolah Melawan Arus Modernitas Kabupaten Tuban
Artikel Terkait
-
Adi Satryo dan Wahyu Prasetyo Tembus Timnas Indonesia, Gimana Performanya di Liga 1?
-
5 Pemain Luar Negeri yang Dipanggil Indra Sjafri ke Timnas Indonesia U-20
-
Indra Sjafri Panggil 37 Pemain untuk TC Timnas Indonesia U-20, Ada Welber Jardim Hingga Chow Damanik
-
Waspadai Amukan Vietnam, STY Punya Kunci Timnas Indonesia Bisa Menang di GBK
-
Dipanggil ke Timnas Indonesia, Jay Idzes Berpeluang Debut di Tim Nasional
Hobi
-
Wajib Tahu! Ini 4 Perubahan Aturan yang Akan Diterapkan di Piala Dunia 2026
-
Motor 3 Roda? Harley-Davidson Perkenalkan CVO Street Glide 3 Limited 2026
-
Piala Dunia 2026 Disebut yang Terbesar Sepanjang Masa, Ini Alasannya!
-
Sejarah Baru! Piala Dunia 2026 Gebrak Dunia dengan 3 Tuan Rumah dan 48 Tim Peserta
-
Raih Hasil Positif di FIFA Matchday, John Herdman Bisa Saingi Shin Tae-yong
Terkini
-
Motorola Edge 2026, Smartphone Compact Premium dengan Sentuhan Elegan dan Kamera Sony
-
5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik 2026, Hasil Foto Sosmed Makin Estetik
-
Detoks Digital: Cara Jitu Menghilangkan Kecemasan Akibat Godaan Promo Online
-
Ketika Kampus Negeri Tak Lagi Ramah bagi Kelas Menengah
-
Ironi Subsidi Silang: Saat Stabilitas Negara Dibayar dengan Air Mata Rakyat Kecil