Peningkatan perfoma yang cukup positif mulai ditunjukkan oleh pemain muda Indonesia, Jack Brown. Kembali mendapatkan kepercayaan membela Persita Tangerang di laga BRI 1 Indonesia pekan ke-29 melawan Arema FC, pemain berusia 22 tahun tersebut memberikan andil yang cukup signifikan.
Masuk pada menit ke-60 dengan menggantikan Heri Susanto, mantan pemain Lincoln U-18 tersebut sukses membantu kebangkitan tim Pendekar Cisadane, dan menjadi penentu kemenangan 4-3 Persita atas tim tamu.
Melansir laman ligaindonesiabaru.com (13/3/2024), Jack Brown yang bermain sebagai gelandang serang, sukses menutup perlawanan Arema dengan sepakan kerasnya dari dalam kotak penalti di menit ke-81 berujung gol kemenangan tuan rumah.
Semakin membaiknya performa yang ditunjukkan oleh mantan pemain Timnas Indonesia U-20 tersebut menjadi sebuah hal yang cukup menggembirakan. Pasalnya, selepas harus menepi karena deraan cedera panjang, lambat laun mantan wonderkid persepakbolaan Indonesia itu kini mulai bangkit.
Meskipun sejauh ini pemain kelahiran 2 November 2001 tersebut belum sekalipun bermain penuh, namun apa yang dia perlihatkan dalam tiga pertandingan terakhir bersama klubnya, cukup untuk mengindikasikan bahwa dirinya siap untuk kembali bersaing di Persita Tangerang.
Bahkan, jika tren positif yang ditunjukkan oleh Jack Brown ini tak menurun dan bahkan semakin menanjak, bukan tak mungkin dirinya akan kembali mendapatkan tempat di Timnas Indonesia U-23 mendatang.
Kemungkinan tersebut masih ada dan bahkan terbuka sangat lebar, mengingat sebelum harus berkutat dengan cedera panjang, Jack Brown juga pernah menjadi bagian dari Timnas Indonesia U-19 yang diproyeksikan untuk Piala Dunia beberapa tahun yang lalu.
Sekadar informasi, menyadur laman pssi.org (13/10/2020), Jack Brown yang turut menjalani pemusatan latihan di Kroasia, dan menyumbangkan dua gol ketika Timnas Indonesia beruji coba melawan Macedonia Utara U-19.
Terdekat, Timnas Indonesia U-23 akan menjalani turnamen di Piala Asia U-23 pada bulan April mendatang. Dengan beredarnya polemik pemanggilan pemain dan kemungkinan absennya para pemain yang kini tengah abroad, kans Jack Brown untuk mendapatkan panggilan ke Timnas U-23 jadi semakin terbuka.
Namun tentunya, dirinya harus tampil konsisten, dan harus pula meningkatkan performa permainannya agar STY meliriknya untuk comeback ke Timnas Indonesia.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Mindset Kelas Atas, New BIONS by BNI Sekuritas Siap Dampingi Penggunanya Sampai Menetas Tuntas
-
Nasib Bahasa Indonesia di Akar Rumput: Bersandar Enam Jam Sepekan, Tergerus Masifnya Konten Tayangan
-
Pakar Bisa Jadi Goblok? Menelaah Kebenaran Kalimat Prabowo dari Sudut Pandang Masyarakat Jawa
-
Belajar dari Pemecatan Purbaya, Jadi Abdi Pemerintah Dilarang Keras Punya Hati yang Melankolis
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
Artikel Terkait
-
Media Vietnam Gemetar Bahas Marselino Ferdinan: Trigger yang Sangat Berbahaya, Bisa Jadi Gelandang Papan Atas di ASEAN
-
STY Resmi Kehilangan 2 Pemain Andalan Jelang Timnas Indonesia Vs Vietnam: Sandy Walsh dan Nathan Tjoe Jadi Harapan
-
Media Vietnam Bawa Angin Segar untuk Timnasnya Karena Ernando Ari Tak Berlaga di Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
3 Fakta Menarik Skuad Timnas Indonesia Vs Vietnam, Mana Lebih Mentereng?
-
Tanpa Thom Haye dan Marc Klok, Ivar Jenner Jadi Tumpuan Lini Tengah Timnas
Hobi
-
Jay Idzes Cedera Parah, Terancam Absen di Ajang FIFA Matchday November?
-
MotoGP Australia 2026 Gagal Total: Selamat Tinggal Phillip Island!
-
Marc Marquez Pimpin Klasemen Sementara, Gelar Juara Dunia Sudah di Tangan?
-
Menghabiskan Sore Bersama Klub Corat-coret, Cara Bercerita Lewat Gambar
-
MotoGP Australia 2026 Batal! Marquez Tetap Kokoh, Harapan Veda Ega Pupus
Terkini
-
Saya Kira Saya Malas, Ternyata Otak Saya Disetel Ulang untuk Gagal Fokus
-
Uang Jadi Tolak Ukur Memperlakukan Manusia di Buku Crazy Rich Asians
-
Sering Dianggap Remeh, Segini Mahalnya Biaya Menjadi Perempuan Setiap Bulan
-
5 Film Baru Sambut Akhir Pekan Ini, Ada Laut Bercerita hingga The Intern
-
Beras Bebas Pajak, Pembalut Kena PPN: Potret Hukum Kita Buta Gender