Menjelang dihelatnya laga Timnas Indonesia lawan Vietnam dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026, ragam komentar media Vietnam semakin ramai. Beberapa di antaranya mengusung optimisme mampu mengatasi timnas Indonesia di Gelora Bung Karno.
Salah satu komentar yang muncul adalah dari gelandang timnas Vietnam, Bui Hoang Viet Anh. Pemain kelahiran 1999 ini meyakini bahwa bekal solidaritas akan menjadi senjata ampuh untuk taklukkan Indonesia.
“Menghadapi lawan yang kuat dan banyaknya pemain naturalisasi seperti Indonesia, kami focus untuk menjaga gaya bermain sebaik mungkin saat menghadapi lawan. Kelebihan Indonesia adalah pemain naturalisasinya berasal dari Eropa, namun kelemahannya adalah mereka jarang bermain satu sama lain,” ungkap Viet Anh dilansir dari soha.vn, Minggu (17/3/2024).
Analisa yang dilakukan gelandang Vietnam ini ada benarnya. Para pemain naturalisasi di Indonesia memang terbilang jarang bermain bersama dalam satu pertandingan. Kehadiran mereka hanya pada momen-momen tertentu saja, seperti di Kualifikasi Piala Dunia 2026 kali ini.
“Sedangkan untuk timnas Vietnam, saya yakin karena kekuatan kolektif. Setiap pemain yang berseragam merah akan berusaha keras untuk menonjolkan kelebihannya dan bermain untuk bendera nasionalnya,” tambah Viet Anh.
Dalam lanjutan analisanya, Viet Anh membanggakan para pemain Vietnam yang lebih sering bersatu. Hal yang sangat wajar tentunya, sebab semua pemain Vietnam bermain di liga domestic, kecuali Cong Phuong yang berkarier di Yokohama FC.
Kebersamaan yang lebih sering ini diharapkan menjadi satu poin untuk memenangkan pertandingan Kualifikasi Piala Dunai 2026. Hal yang tidak terjadi dalam timnas Indonesia.
Keyakinan ini boleh-boleh saja diapungkan oleh Viet Anh. Namun pada kenyataannya, meski para pemain naturalisasi jarang bermain bersama, mereka mampu juga bermain padu.
Contoh yang paling dekat adalah dalam ajang Piala Asia 2023. Para pemain naturalisasi mampu bahu-membahu dengan pemain lokal maupun pemain naturalisasi lainnya. Komunikasi mereka pun berjalan dengan baik.
Keyakinan yang dibawa Viet Anh rasanya tidak akan berpengaruh dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026. Sebab para pemain timnas Indonesia lokal maupun naturalisasi pasti punya impian yang sama, lolos ke babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 202.
Satu-satunya jalan menuju impian ini adalah mengalahkan Vietnam di 2 laga yang akan berlangsung. Sehingga masalah solidaritas dan bermain untuk bendera nasional pun menjadi milik para pemain timnas Indonesia baik lokal maupun naturalisasi.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Jelang Jamu Persik Kediri, Bojan Hodak Dipusingkan dengan Masalah Ini!
-
Raymond/Joaquin Libas Ganda China, Segel Tiket Semifinal All England 2026
-
Lolos ke Babak 8 Besar Putri KW Harus Jalani Laga Berat Hadapi An Se Young
-
Hadapi Raymond/Joaquin Lagi, Kesempatan Fajar/Fikri Balas 2 Kekalahan Lalu
-
Gegara Gol Telat Borneo FC, Persija Gagal Pepet Persib di Puncak Klasemen
Artikel Terkait
-
Naturalisasi Timnas Indonesia Jadi Sasaran Ejekan, Pemain Vietnam: Mereka Jarang Main di Klub
-
Ngeri! Media Vietnam Sesumbar Bisa Kalahin Timnas Indonesia Dua Kali
-
Timnas Indonesia Diuntungkan, Satu-satunya Pemain Abroad Vietnam Alami Cedera
-
Arkhan Fikri Terlihat di Camp Latihan Timnas, Ada Apa Gerangan?
-
Diakui atau Tidak, Penilaian Coach Justin Terkait Kualitas Liga 1 Indonesia Ada Benarnya
Hobi
-
John Herdman, Timnas Indonesia, dan Formasi Laga Debutnya yang Amat Intimidatif
-
John Herdman Akui Uniknya Atmosfer GBK usai Debut bersama Timnas Indonesia
-
3 Tantangan yang akan Dihadapi Marc Marquez di MotoGP Amerika 2026
-
Jadwal F1 GP Jepang 2026: 3 Tim akan Tampil dengan Desain Mobil Istimewa
-
Resmi Diperkenalkan! Inilah Sosok Maple, Zavu, dan Clutch yang Akan Meriahkan Piala Dunia 2026
Terkini
-
Rilis Teaser Trailer, Serial Harry Potter Segera Tayang Natal 2026
-
Minyak Mahal, Pendidikan Terancam? Membaca Masa Depan Indonesia di Tengah Gejolak Energi Global
-
Sound Horeg: Antara Kebisingan dan Hiburan
-
Bukan Sekadar Mobil Listrik: Xiaomi SU7 Ultra Jadi Monster Sirkuit dengan Rekor Gila
-
Ulasan Novel Dawuk, Melawan Prasangka dan Stigma Buruk di Masyarakat