Sebuah keuntungan tersendiri didapatkan oleh Timnas Indonesia jelang pertarungan melawan Timnas Vietnam. Bagaimana tidak, sang calon lawan ternyata harus dipusingkan dengan absennya dua pemain yang digadang-gadang akan menjadi kunci permainan di dua laga melawan Pasukan Merah Putih.
Menyadur laman thethaovanhoa.vn pada Selasa (19/3/2024), pelatih Philippe Troussier dikabarkan telah menepikan lima pemain dari daftar skuat yang dibawanya ke Indonesia. Mereka adalah Do Duy Manh, Giap Tuan Duong, Truong Tien Anh, Nguyen Hai Long, dan Nguyen Chong Phuong.
Ironisnya, dari lima nama yang dicoret tersebut, terdapat dua nama andalan Vietnam, yakni Do Duy Manh dan Nguyen Chong Phuong.
Menyadur laman yang sama, kedua pemain ini terpaksa untuk ditinggalkan oleh Troussier karena masih harus berkutat dengan cedera setelah membela klubnya masing-masing.
Nama pertama, Do Duy Manh sejatinya tak begitu asing dengan para pencinta sepak bola nasional. Pasalnya, pemain berusia 27 tahun yang berposisi sebagai center back tersebut beberapa waktu belakangan namanya mencuat di persepakbolaan Indonesia.
Hal tersebut tak lepas dari komentar kontroversialnya yang menyatakan bahwa dirinya dan para pemain Vietnam lainnya bingung, di laga nanti akan berhadapan dengan Timnas Indonesia ataukah Timnas Belanda.
Do Duy Manh sendiri memang bukanlah nama kaleng-kaleng di persepakbolaan Vietnam. Menyadur laman transfermarkt.com, pemain ini telah memiliki 31 caps bersama Tim Naga Emas, dan telah menyumbangkan satu gol bagi negaranya.
Sementara nama kedua, Nguyen Chong Phuong merupakan nama veteran yang kembali dipanggil oleh Philippe Troussier khusus untuk menghadapi Timnas Indonesia.
Pasukan Vietnam yang belakangan bermasalah dalam hal penyerangan, memanggil Chong Phuong dari Yokohama FC dan digadang-gadang menjadi pemain yang bisa merepotkan Pasukan Merah Putih di dua laga ini.
Chong Phuong sendiri juga bukan merupakan pemain sembarangan. Selama karier profesionalnya, pemain berusia 29 tahun tersebut tercatat telah memperkuat The Golden Dragon dalam 50 laga internasional, dan mengemas 11 gol bagi Tim Merah Asia Tenggara tersebut.
Dengan absennya dua pemain andalan dari Timnas Vietnam tersebut, tentunya kita berharap semoga saja Timnas Indonesia bisa memetik hasil sempurna di dua laga tanggal 21 dan 26 Maret mendatang.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
-
Surat Terbuka untuk Ketua DPR: Jangankan Ngopi, ASN Guru Mau Liburan Saja Serba Salah!
-
Bukan Kebetulan! Ternyata Ini Bukti 'Semesta' Sudah Mengatur Spanyol Juara Piala Dunia 2026
Artikel Terkait
-
Tak Hanya Timnas Indonesia, Sejatinya Vietnam Juga Bermasalah dengan Lini Serang Mereka
-
Jelang Berduel, Mari Kita Intip Statistik Shin Tae-yong dan Troussier Bersama Timnas Masing-Masing
-
Bek Vietnam Remehkan Pemain Keturunan Timnas Indonesia: Kalau Bagus, Mereka akan Pilih Belanda
-
Doan Van Hau Tak 'Ngaca' Sindir Pemain Naturalisasi Indonesia, Kariernya di SC Heerenveen Kalah Jauh dari Thom Haye
-
Jelang Indonesia vs Vietnam, Erick Thohir Beri Motivasi Langsung ke Pemain Timnas
Hobi
-
Jorge Martin: Aprilia akan Dukung Saya Sepenuhnya Demi Gelar Juara Dunia
-
4 Pembalap MotoGP Ini Tampil di Luar Prediksi pada Paruh Pertama Musim 2026
-
Gaya Kepelatihan Berkelas Eropa! Alasan Mengejutkan John Herdman Nonton Timnas dari Tribun Penonton
-
Hasil Piala AFF: Kecerdikan John Herdman Antar Indonesia Libas Timor Leste
-
Bawa Garnacho dan Abraham, Aston Villa Siap Uji Mental Indonesia All Stars
Terkini
-
Jinakkan El Nino Pakai Garam Laut: Ide Brilian atau Malapetaka Baru?
-
Fenomena Kerja "Serabutan" di Era Modern: Cari Fleksibilitas atau Terpaksa?
-
Bukan Sekadar Visual, Ini Alasan Drama Korea Jadi Terapi 'Healing' Paling Favorit
-
Di Balik Ilusi Media Sosial dan Ekspektasi: Belajar Hadir dan Menerima Jalur Hidup yang Tak Linear
-
Ketika Perjuangan Terasa Disederhanakan dalam Kalimat "Enak, ya, Jadi Kamu"