Pertarungan sengit akan tersaji di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Kamis (21/3/2024) malam. Dua kekuatan sepak bola Asia Tenggara, yakni Indonesia dan Vietnam akan saling bersua dalam lanjutan babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia Putaran Kedua.
Pada pertarungan sarat gengsi antara kedua kesebelasan, kemenangan merupakan harga mati bagi kubu tuan rumah. Raihan tiga poin, selain akan memperlebar pintu lajuan ke fase berikutnya, juga akan membuat Pasukan Merah Putih memperpanjang rekor kemenangan atas Vietnam, yang baru saja mereka rengkuh di bulan Januari 2024 lalu.
Itu berarti, Timnas Indonesia akan kembali menambahkan mimpi buruk kepada pelatih Timnas Vietnam, Philippe Troussier. Sekadar informasi, di sepanjang karir kepelatihan pria asal Prancis tersebut, Timnas Indonesia merupakan negara yang paling mengesalkan bagi Troussier.
Tercatat, di balik cemerlangnya karir kepelatihan pria yang mendapatkan julukan "Sang Penyihir Putih" itu, Pasukan Merah Putih setidaknya telah tiga kali mendatangkan trauma bagi dirinya.
Para pencinta Timnas Indonesia pastinya masih ingat, semuanya bermula pada tahun 2004 lalu. Kala itu, Troussier yang menjadi pelatih Timnas Qatar di Putaran Final Piala Asia 2004 di China, harus menuai malu saat memimpin timnya berhadapan dengan Indonesia.
Menghadapi skuat Merah Putih yang sempat dijulukinya sebagai "Tim Antah-Berantah", The Maroons harus bertekuk lutut dengan skor 1-2 melalui gol yang disumbangkan oleh Budi Sudarsono dan Ponaryo Astaman.
Trauma dan mimpi buruk Troussier kembali berlipat ganda ketika dirinya memutuskan untuk menerima pinangan VFF menakhodai Timnas Vietnam. Menyadur laman Suara.com (13/5/2023), pada gelaran Sea Games 2023 lalu, sebelas pemain Vietnam yang dilatihnya, harus menelan pil pahit dengan disingkirkan oleh Timnas Indonesia yang hanya berkekuatan 10 pemain di babak semi final gelaran.
Menyadur laman Suara.com (19/1/2024), mimpi buruk Troussier juga kembali dikirimkan oleh Timnas Indonesia pada awal tahun 2024 lalu. Di level Timnas senior, Troussier yang memimpin Pasukan Naga Emas, kembali terjungkal oleh Timnas Indonesia di fase penyisihan grup Piala Asia 2023. Sebuah kekalahan yang memiliki imbas besar dalam kegagalan Vietnam melaju ke babak 16 besar turnamen.
Tiga mimpi buruk yang pernah dialami oleh Troussier saat bersua dengan Timnas Indonesia bisa kembali bertambah di lanjutan babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 bulan Maret ini. Timnas Vietnam yang dihantam badai cedera, harus berhadapan dengan Timnas Indonesia yang tengah membagkitkan kekuatannya belakangan ini.
Bahkan, mimpi buruk untuk Troussier seolah tinggal menunggu waktu saja, mengingat pertandingan kali ini akan dilangsungkan di SUGBK yang merupakan kandang dari Pasukan Garuda.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Jadi Guru Pembimbing Sekaligus Juri adalah Dilema, Ibarat Sudah Kalah Duluan Sebelum Mulai Lomba
-
Emansipasi atau Eksploitasi? Menggugat Seremonial Tahunan untuk Kartini di Bulan April
-
Realita Dunia Orang Dewasa: Bekerja Terasa Jauh Lebih Nyaman, Efek Pimpinan Baru yang Pengertian
-
Bagi Sebagian Warga Rembang Asli, Gaji UMR adalah Sebuah Impian dan Pencapaian Prestasi
-
Realita Pahit Lulusan SMK: Niatnya Bantu Keluarga, Malah Terjebak Gaji Kecil di Luar Kota
Artikel Terkait
-
5 Alasan Timnas Indonesia Bisa Jungkalkan Vietnam di SUGBK, Buka Asa di Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
2 Keunggulan Timnas Indonesia yang Bikin Ngeri Kiper Vietnam Jelang Bentrok di GBK Malam Ini
-
Fakta Tentang Erspo, Apparel Baru Milik Muhammad Sadad yang Pegang Kontrak Rp16,5 Miliar Jersey Timnas
-
Sebut Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Tak Berkualitas, Doan Van Hau Kena Sentil Pundit Vietnam
-
Kiper Vietnam Ungkap 2 Keuntungan Timnas Indonesia Jelang Bentrok di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Hobi
-
Piala Presiden 2026: PSSI Rajin Garap Turnamen "Hura-Hura", Lupa Prioritas Piala Indonesia
-
Kesulitan Pakai Motor GP26, Marc Marquez Enggan Kembali Gunakan Motor Lama
-
GILA! Mesin Ferrari F355 Dipasang ke Motor, Tenaganya 375 HP Brutal!
-
Kimi Antonelli Merasa Lebih Siap untuk F1 GP Miami 2026, Bakal Hattrick?
-
Venue Playoffs MPL ID S17 Diumumkan, Jakarta Velodrome Jadi Tuan Rumah
Terkini
-
Hardiknas dan Perempuan: Antara Kesempatan Belajar dan Realita Sosial
-
Katanya Kota Industri, Gaji Buruh Cilacap di Bawah UMK
-
Review Soewardi Soerjaningrat: Melacak Jejak Bapak Pendidikan di Belanda
-
Hardiknas Dirayakan, Tapi Mengapa Pendidikan Masih Menyisakan Kekhawatiran?
-
Seni Mengenal Diri Lewat Teman: Membaca Kita Adalah Siapa yang Kita Temui