Tak pernah ada laga tandang yang mudah untuk dilalui, terlebih jika lawan yang dihadapi memiliki kualitas yang sepadan. Itulah yang saat ini dirasakan oleh coach Shin Tae-yong dan para penggawa Garuda.
Setelah berhasil membekap Vietnam dengan skor tipis 1-0 di leg pertama tanggal 21 Maret 2024 lalu, kali ini Timnas Indonesia harus terbang ke Hanoi dan melakoni pertandingan kedua melawan Vietnam dalam lanjutan babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia Putaran Kedua.
Seperti yang telah diketahui oleh banyak pihak, tak akan mudah bagi Timnas Indonesia untuk sekadar merebut poin kala bertanding di kandang Pasukan Naga Emas.
Kekuatan yang setara, dibalut dengan misi balas dendam dipadu dengan dukungan penuh suporter fanatiknya, dipastikan akan membuat Vietnam menjadi semakin liat untuk ditundukkan oleh Pasukan Garuda.
Namun jangan salah, meskipun akan menjalani laga yang sangat sulit, namun coach Shin dan Timnas Indonesia masih memiliki kunci untuk membuat kejutan bagi kubu tuan rumah. Siapa lagi kalau bukan memaksimalkan dua pemain anyar mereka, Thom Haye dan Ragnar Oratmangoen.
Menyadur laman pssi.org (25/3/2025), Ragnar Oratmangoen mengakui bahwa Timnas Vietnam adalah tim yang bagus. Namun, dirinya pun tak menampik jika Pasukan Garuda masih bisa bermain baik meski harus bertandang ke markas tim lawan.
"Mereka bermain cukup baik saat di Jakarta, tapi saya yakin kita masih bisa bermain bagus," ucap Oratmangoen menyadur laman pssi.org.
Apa yang dikatakan oleh pemain Fortuna Sittard tersebut memang bukanlah sebuah tanpa alasan. Pasalnya, jika melihat permainan yang dikembangkan oleh Timnas Indonesia belakangan ini, kans untuk bermain bagus seperti yang diucapkan oleh Ragnar tentulah bukan hal yang mengada-ada.
Dengan kolaborasi para pemain yang ada, ditambah dengan kedatangan Ragnar bersama Thom Haye, membuat permainan Timnas Indonesia memiliki potensi kejut yang cukup besar.
Bagaimana tidak, sejauh ini para pemain Vietnam belum mengetahui tipikal permainan kedua pemain anyar Pasukan Garuda tersebut, sehingga mereka bisa saja tak memprediksi bagaimana cara keduanya bermain bersama Timnas Indonesia.
Melansir laman transfermarkt, Thom Haye setidaknya bisa dimainkan di tiga posisi berbeda, sementara Ragnar Oratmangoen, bisa bermain di lima posisi berbeda, di mana dalam setiap posisi tersebut, keduanya memainkan tipikal permainan yang berbeda antara satu dengan yang lainnya.
Besar kemungkinan, kedua pemain ini bahkan akan menjadi unidentified player bagi kubu lawan saat bertarung melawan Vietnam nanti.
Dengan kata lain, kubu Vietnam kemungkinan akan buta dengan kualitas yang dimiliki oleh Thom Haye dan Ragnar Oratmangoen saat bermain untuk Timnas Indonesia, sehingga keduanya berpotensi besar akan menjadi kunci dalam kejutan yang akan diberikan Pasukan Merah Putih kepada kubu Pasukan Naga Emas.
Semakin tak sabar untuk menyaksikan debut Thom Haye dan Ragnar Oratmangoen bersama Timnas Indonesia nih!
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Selaku Bapak-Bapak yang Kerap PP Rembang-Tuban, Saya Menaruh Kejengkelan terhadap Hal-Hal Ini!
-
Cerita Bapak-Bapak PP Rembang-Tuban: Mengapa Saya Selalu Mengelus Dada Setiap Melintas di Jalur Ini?
-
Saya Memihak Menteri PPPA: Menempatkan Lelaki di Depan Bukan Diskriminasi, Tapi Logika Perlindungan
-
Jadi Guru Pembimbing Sekaligus Juri adalah Dilema, Ibarat Sudah Kalah Duluan Sebelum Mulai Lomba
-
Emansipasi atau Eksploitasi? Menggugat Seremonial Tahunan untuk Kartini di Bulan April
Artikel Terkait
-
Timnas Indonesia Sudah Canggih, STY Pede Anak Asuhannya Tidak Gemetar Lawan Vietnam di My Dinh
-
Jelang Laga Kontra Vietnam, Indonesia Dipastikan Tanpa Sejumlah Nama di Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
Tandang ke Vietnam, Ragnar Oratmangoen Harap Bisa Lakoni Debut Pertama
-
Leg Kedua Indonesia vs Vietnam, Pasukan Garuda Harus Waspadai Misi Balas Dendam Tuan Rumah
-
Peta dan Statistik Kekuatan H-1 Vietnam vs Timnas Indonesia, Siapa Unggul?
Hobi
-
Bukan Hanya Pembalap, Tim Tech3 Juga Tentukan Nasib untuk Tahun 2027
-
Kepala Pundak Kerja Lagi, Karya Sal Priadi Jadi OST Monster Pabrik Rambut
-
Kesabaran Mulai Habis, Fabio Quartararo Tak Temukan Titik Terang di Yamaha
-
Atenx Katros Ubah Mio 2003 Jadi Motor Listrik, Tenaga Setara Motor 400 cc!
-
Marc Marquez Terpuruk, Aprilia Berpesta: Hanya Sementara atau Seterusnya?
Terkini
-
nubia Neo 5 Series Siap Masuk RI, HP Gaming dengan Kipas Pendingin Aktif
-
Paradigma Tough Love: Urgensi Disiplin Mamak Nur dalam Novel Burlian
-
Lalita Karya Ayu Utami: Novel Rumit yang Menggoda untuk Diselami Ulang
-
Drama Korea More Than Friends: Lelah Menunggu Sampai Akhirnya Disambut
-
Kutukan Sembilan Bulan dan Kisah Cinta Runika yang Bikin Gemas!