Induk sepak bola Vietnam, VFF langsung gerak cepat dalam mencari pelatih pengganti Philippe Troussier. Pasca mendepak pelatih asal Prancis tersebut, VFF langsung mencari calon pelatih Timnas Vietnam senior, dan menunjuk pelatih kenyang pengalaman, Hoang Anh Tuan untuk posisi Timnas Vietnam U-23.
Menyadur laman thethaovanhoa.vn pada Jum'at (29/3/2024), penunjukan Hoang Anh Tuan sebagai pelatih Timnas U-23 tersebut sifatnya sangat urgen, mengingat di bulan April mendatang, Pasukan Muda Paman Ho akan terjun ke Putaran Final Piala Asia U-23.
Pasca mendapatkan mandat dari VFF untuk menangani Timnas Vietnam U-23, Hoang Anh Tuan langsung saja merombak skuat yang sebelumnya dipersiapkan oleh Philippe Troussier. Menurut laman thethaovanhoa (29/3/2024), pria yang juga menjabat sebagai pelatih Timnas Vietnam U-20 tersebut mempersiapkan setidaknya lima nama pengganti untuk menggeser pemain-pemain yang dimasukkan oleh Philippe Troussier di daftar awal pemain untuk putaran final Piala Asia U-23.
Dalam pandangan Anh Tuan, pemain-pemain potensial yang yang dimiliki oleh Vietnam saat ini, justru tak masuk dalam daftar pemain yang pernah didaftarkan oleh Troussier untuk turnamen nanti.
"Menurut pelatih Hoang Anh Tuan, beberapa pemain yang benar-benar dia apresiasi, tidak sesuai dengan pandangan Troussier. Beberapa nama bisa disebut adalah midfielder Nguyen Duc Vietn (HAGL), striker Vo Nguyen Hoang (Thanh Hoa), midfielder Manh Hung (The Cong Viettel). Bahkan Andrej Nguyen An Khanh tak masuk dalam daftar yang dipilih oleh Troussier," tulis thethaovanhoa sembari menyebutkan nama-nama pemain yang bakal masuk menggantikan pemain pilihan Troussier sebelumnya.
Jika melihat kebijakan yang diambil oleh Hoang Anh Tuan, akan sangat mungkin nantinya Timnas Vietnam akan bermain dengan pola permainan yang berbeda karena komposisi pemain berbeda yang akan dibawanya ke turnamen.
Ini berarti pula, legacy yang ditinggalkan oleh Troussier akan dihilangkan oleh Anh Tuan, karena sudah pasti dirinya akan menyesuaikan para pemain yang dipanggil ke skuat, sejalan dengan skema permainan yang akan dikembangkannya nanti.
Lantas, apakah perubahan yang dibawa Hoang Anh Tuan ini akan membuat Vietnam U-23 tampil lebih baik daripada era Philippe Troussier? Tentu saja kita hanya bisa menantikannya sesuai dengan berjalannya waktu.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Jadi Guru Pembimbing Sekaligus Juri adalah Dilema, Ibarat Sudah Kalah Duluan Sebelum Mulai Lomba
-
Emansipasi atau Eksploitasi? Menggugat Seremonial Tahunan untuk Kartini di Bulan April
-
Realita Dunia Orang Dewasa: Bekerja Terasa Jauh Lebih Nyaman, Efek Pimpinan Baru yang Pengertian
-
Bagi Sebagian Warga Rembang Asli, Gaji UMR adalah Sebuah Impian dan Pencapaian Prestasi
-
Realita Pahit Lulusan SMK: Niatnya Bantu Keluarga, Malah Terjebak Gaji Kecil di Luar Kota
Artikel Terkait
-
2 Alasan Park Hang-seo Tak akan Kembali Tangani Vietnam, Salah Satunya karena Indonesia
-
Park Hang-seo Dicoret, Vietnam Ingin Pelatih Baru dari Jepang
-
Jilat Ludah Sendiri, Vietnam akan Tiru Indonesia Untuk Naturalisasi Pemain Keturunan
-
Gerak Cepat, VFF Tunjuk Pelatih Kenyang Pengalaman Gantikan Philippe Troussier
-
Gaya Melatihnya Lucu, Philippe Troussier Punya Prestasi Mentereng di Masa Lalu
Hobi
-
Piala Presiden 2026: PSSI Rajin Garap Turnamen "Hura-Hura", Lupa Prioritas Piala Indonesia
-
Kesulitan Pakai Motor GP26, Marc Marquez Enggan Kembali Gunakan Motor Lama
-
GILA! Mesin Ferrari F355 Dipasang ke Motor, Tenaganya 375 HP Brutal!
-
Kimi Antonelli Merasa Lebih Siap untuk F1 GP Miami 2026, Bakal Hattrick?
-
Venue Playoffs MPL ID S17 Diumumkan, Jakarta Velodrome Jadi Tuan Rumah
Terkini
-
Ribuan Al-Qur'an Masih Utuh, Begini Kronologi Rumah Anisa Rahma Kebakaran
-
Hardiknas dan Perempuan: Antara Kesempatan Belajar dan Realita Sosial
-
Katanya Kota Industri, Gaji Buruh Cilacap di Bawah UMK
-
Review Soewardi Soerjaningrat: Melacak Jejak Bapak Pendidikan di Belanda
-
Hardiknas Dirayakan, Tapi Mengapa Pendidikan Masih Menyisakan Kekhawatiran?