Polemik permasalahan desain jersey timnas Indonesia sepertinya masih jauh dari kata usai. Melansir dari kanal berita Suara.com, kini muncul kabar bahwa jersey terbaru timnas Indonesia yang diproduksi oleh Erspo akan mengalami perubahan desain imbas dari permasalahan di dunia maya.
Belum lagi konflik antara desainer jersey timnas Indonesia, Ernanda Putra dengan pundit sepakbola dalam negeri, Justinus Laksana juga kian memperkeruh polemik jersey tersebut.
Sebelumnya, jersey timnas Indonesia yang didesain oleh Erspo selaku pemenang tender pengadaan jersey terbaru timnas Indonesia yang sebelumnya dipegang oleh Mills memang menuai pro dan kontra.
Beberapa pihak menganggap desain jersey timnas yang baru tersebut dibuat asal-asalan dan tanpa memperhatikan banyak aspek. Belum lagi kualitas jersey yang dirasa sangat jauh dari harapan dan banyak kekurangan juga menjadi penyebab banyak pihak mengkritisi jersey tersebut.
PSSI Masih Belum Mengkonfirmasi Akan Mengganti Desain Jersey Atau Tidak
Lebih lanjut lagi, pihak PSSI yang kali ini diwakili oleh anggota Komite Eksekutif (Exco), Arya Sinulingga menyebut masih belum ada pembicaraan lebih lanjut mengenai rumor penggantian desain jersey tersebut kedepannya.
Sejatinya, jersey terbaru timnas Indonesia yang diproduksi oleh Erspo tersebut baru dipakai selama kurang lebih 1 bulan oleh timnas Indonesia.
“PSSI tapi sampai hari ini tidak tahu desainnya mau diganti, kalau mau ganti pasti disampaikan ke kita. Boleh saja toh mereka mengusulkan ganti desain jersey, siapapun boleh mengusulkan jersey, gak ada masalah,” ujar Arya Sinulingga, dikutip dari kanal berita Suara.com, dikutip pada Kamis (4/4/2024).
Arya Sinulingga juga menyebut belum ada koordinasi lebih lanjut mengenai perubahan desain jersey timnas Indonesia tersebut kedepannya.
Namun, dia menyebutkan bahwa jersey tersebut sejatinya bukanlah menjadi faktor utama dalam menentukan kinerja timnas Indonesia di atas lapangan. Bahkan, dia juga menyebut jersey tersebut bukanlah kostum tokoh fiksi Superman yang sangat sempurna.
“Orang belum tahu. Jersey memang penting, tetapi bukanlah faktor utama yang menentukan kinerja Timnas. Ini bukanlah seperti kostum Superman yang secara ajaib bisa meningkatkan kemampuan pemain, itu dinamika saja,” imbuhnya.
Sejauh ini baru timnas Indonesia senior dan timnas Indonesia U-20 yang menggunakan jersey terbaru tersebut dalam pertandingan resmi. Kemungkinan besar timnas Indonesia U-23 yang akan berkompetisi di Piala Asia U-23 2024 di Qatar nanti juga akan menggunakan jersey tersebut.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Piala Dunia 2026: Nestapa Timnas Turki, Gagal karena Kutukan Hakan Sukur?
-
18 Gol! Lionel Messi Resmi Jadi Raja Gol Sepanjang Masa Piala Dunia
-
Piala Dunia 2026: Panggung Mewah Terakhir Para Pesepakbola Veteran
-
Piala Dunia 2026: Tak Hanya Messi, Ronaldo Turut Cetak Rekor Prestisius
-
Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe dan Misi Raih Rekor Pencetak Gol Terbanyak
Artikel Terkait
-
Tolak Pinangan Suriname, Bek Liga Inggris Kode Bela Timnas Indonesia?
-
Tak Hanya Kasar di Pentas Internasional, Para Pemain Vietnam Juga Main Kasar di Liga Dalam Negeri
-
Terkait Penghentian Liga, Media Vietnam Tuding PSSI Sontek Kebijakan V-League
-
Sedang Jalani Operasi, Alfeandra Dewangga Terancam Gagal Bela Timnas Indonesia U-23?
-
Gunakan Sistem dari Inggris, Erick Thohir Dorong Transformasi Wasit Liga 1
Hobi
-
Piala Dunia 2026: Hancur di Tangan Prancis, Langkah Irak di Kian Terjepit
-
Piala Dunia 2026: Nestapa Timnas Turki, Gagal karena Kutukan Hakan Sukur?
-
Piala Dunia 2026: Jika Terus Dapatkan Suplai, CR7 Sejatinya Tak Kalah Garang Ketimbang Messi
-
Vinicius Jr Jadi Tumpuan, Brasil Waspadai Kejutan dan Taktik Skotlandia
-
18 Gol! Lionel Messi Resmi Jadi Raja Gol Sepanjang Masa Piala Dunia
Terkini
-
Membaca Indonesia dari Kacamata Orde Baru: Menelusuri Indonesia 1979
-
Berdemokrasi dengan Sehat: Bicara Politik itu Hak Warga Negara
-
Anime Horor Yamishibai Season 17 Mulai Tayang Juli, Usung Tema "Keputusan"
-
Kulit Eksim? Ini 5 Rekomendasi Body Lotion Lokal dengan Formula Aman
-
Benarkah Sakit Itu Tabu? Fenomena Seorang Ibu yang Tidak Boleh Sakit