Para penggemar sepak bola nasional ataupun kawasan Asia Tenggara, pasti sudah memahami bagaimana karakteristik permainan yang dijalankan oleh Timnas Vietnam. Sudah bukan sebuah rahasia umum lagi, para pemain Vietnam kerap kali mempertontokan permainan yang keras dan brutal saat bertarung dengan negara-negara lainnya, baik itu di pentas regional, benua maupun internasional.
Negara-negara di kawasan Asia Tenggara, seperti Indonesia, Malaysia, Thailand dan negara-negara medioker lainnya bahkan telah berkali-kali menjadi korban permainan keras mereka. Jadi, ketika tersiar kabar bahwa para pemain Vietnam mendapatkan kartu merah, hal tersebut seolah bukan sebuah hal yang aneh bagi para penggemar sepak bola di kawasan ini.
Ternyata, permainan kasar nan brutal dari para pemain Vietnam, tak hanya mereka lakukan di pentas internasional. Di kompetisi dalam negeri mereka, yakni di gelaran V-League alias Liga Vietnam, para pemain yang berlaga di sana pun seringkali melakukan hal serupa.
Kartu kuning, kartu merah, larangan bermain, hingga denda, seolah menjadi makanan sehari-hari para pemain yang berlaga di V-League. Bahkan, baru-baru ini, Liga Vietnam mencatatkan sebuah rekor unik yang cukup membuat mengelus dada, di mana dalam waktu yang bersamaan, terdapat belasan pemain yang mendapatkan sanksi dari badan disiplin liga karena permainan kasar mereka.
Menyadur laman soha.vn pada Rabu (3/4/2024), total terdapat 14 pemain yang harus menepi di pekan ke-15 guliran Liga Vietnam.
"Di pekan ke-14 V-League 2023/2024, pengadil telah mengeluarkan 26 kartu kuning dan 4 kartu merah. Dengan demikian, jumlah pemain yang mengoleksi cukup kartu dan harus menepi di pekan ke-15 juga meningkat signifikan," tulis soha.vn.
Lebih lanjut, media Vietnam tersebut juga menuliskan beberapa kejadian kasar yang membuat V-League mencatatkan pekan dengan jumlah kartu terbanyak itu.
"Tambahan, Mai Sy Hoang dari SLNA dan Nguyen Tang Tien dari Quangnam, dihukum oleh penyelenggara setelah tekel mengerikan yang mereka lakukan ke pemain lawan," imbuh soha.
Jadi, jika melihat betapa kerasnya permainan sepak bola di Liga Vietnam, sepertinya kita juga bisa memahami mengapa para pemain sepak bola dari Negeri Paman Ho ini kerap menampilkan permainan yang kasar di pentas internasional.
Tapi kan, hal itu tidak dibenarkan oleh siapapun. Iya kan?
https://soha.vn/v-league-lap-ky-luc-moi-ve-so-cau-thu-bi-cam-thi-dau-trong-mot-vong-198240403150957317.htm
Baca Juga
-
Kompak Jadi Aib, Piala Dunia 2026 Tak Ubahnya Panggung untuk Permalukan Anak Emas AFC
-
Piala Dunia 2026 dan Comeback Turki yang Menodai Sejarah Keikutsertaan Terakhir Mereka
-
Piala Dunia 2026: Blunder Popovic Bikin Australia Harus Bertarung Keras Hingga Laga Pamungkas
-
Piala Dunia 2026: Tanpa Bantuan AFC, Kualitas Qatar Hanyalah Sekelas Tim Semenjana Asia
-
Piala Dunia 2026: Kemenangan Argentina dan Hat-trick Lionel Messi yang Tak Seharusnya Terjadi
Artikel Terkait
Hobi
-
Prediksi Yordania vs Aljazair: Adu Taktik dan Duel Bintang Demi Lolos Fase
-
Prediksi Prancis vs Irak: Singa Mesopotamia Janjikan Perlawanan Sengit
-
Prediksi Lini Prancis vs Irak, Les Bleus Bidik Tiket Lolos Grup Piala Dunia
-
Tips Mengoleksi Merchandise Piala Dunia 2026 untuk Penggemar Sepak Bola
-
Kompak Jadi Aib, Piala Dunia 2026 Tak Ubahnya Panggung untuk Permalukan Anak Emas AFC
Terkini
-
Prioritaskan Piala Dunia, Ini Pengaruhnya pada Produktivitas Kerja
-
Lenovo Tab Plus Gen 2 Rilis, Tablet Hiburan Premium dengan 9 Speaker JBL
-
Salah Kaprah tentang Makna Benefit yang Tercantum di Iklan Lowongan Kerja
-
4 OOTD Edgy Streetwear ala Jihyo TWICE yang Siap Bikin Kamu Makin Pede!
-
Karakter Lotso dan Romantisme terhadap Sosok Pemimpin Otoriter