Setelah melakoni perjuangan yang sangat keras, Timnas Indonesia akhirnya harus menerima nasib kembali menelan kekalahan di laga perebutan tempat ketiga gelaran Piala Asia U-23.
Pada pertandingan yang dilakoni di Abdullah bin Khalifa Stadium pada Kamis, 2 Mei 2024, anak asuh Shin Tae-yong tersebut harus menelan kekalahan tipis 1-2 dari Irak.
Menyadur laman the-afc.com, Timnas Indonesia yang sempat unggul di menit ke-19 melalui gol dari Ivar Jenner, justru terkena comeback dari sang lawan melalui gol dari Zaid Tahseen pada menit ke-27, dan Ali Jasim di menit ke-96.
Sejatinya, jika dilihat dari permainan yang diperagakan oleh anak-anak Garuda, apa yang mereka tunjukkan mengalami peningkatan daripada saat ditekuk oleh Uzbekistan di babak semifinal lalu.
Namun sayangnya, penampilan flop para pemain di laga tersebut, membuat mereka harus kembali terkapar untuk kali ketiga di turnamen edisi 2024 ini.
Sayangnya, penampilan menurun para pemain ini juga dialami oleh penjaga gawang andalan Indonesia, Ernando Ari Sutaryadi. Membandingkan performanya ketika melawan Yordania, Korea Selatan, apa lagi Australia, tentu tak sepadan dengan ketika melawan Irak kemarin.
Ernando Ari, yang diketahui kualitasnya oleh para penggemar sepak bola nasional, diharapkan bisa menjadi benteng kokoh di bawah mistar gawang Garuda Muda. Syukur-syukur malah bisa kembali menjadi pahlawan, seperti halnya ketika melawan Korea Selatan dan Australia lalu.
Namun sayangnya, hal itu malah urung terjadi. Pada laga melawan Irak di Abdullah bin Khalifa Stadium tersebut, Ernando justru memperlihatkan permainan yang cukup menurun.
Setidaknya, jika kita melihat tayangan yang diunggah oleh kanal YouTube RCTI Entertainment, ada dua momen yang membuktikan Ernando bermain di bawah perform terbaiknya saat melawan Irak. Pertama adalah momen terjadinya gol balasan Irak pada menit ke-27.
Ernando yang meninju bola sepakan pojok pemain Irak, tak melakukannya dengan sempurna sehingga pada akhirnya bola menjadi liar di udara area kotak penalti Indonesia.
Sayangnya, ketidaksigapan Ernando tersebut berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh kubu Irak, sehingga sukses menciptakan gol penyama kedudukan.
Pun demikian halnya dengan kejadian pada menit ke-73. Ernando yang ragu-ragu dalam membuat keputusan, hampir saja membuat blunder berakibat fatal.
Beruntung, bola tembakan pemain Irak yang sudah melewati Ernando dan mengarah ke gawang, berhasil diselamatkan oleh Nathan Tjoe-A-On yang bermain luar biasa di pertandingan tersebut.
Yah, mau bagaimana lagi, memang demikianlah pertandingan sepak bola dimainkan. Terkadang seorang pemain bisa menjadi pahlawan, terkadang pula untuk mengembangkan permainan pun kesulitan, sepertimana yang terjadi pada Ernando di laga melawan Irak semalam.
Kita harapkan semoga Nando dan para pemain Timnas Indonesia segera bangkit di pertandingan berikutnya melawan Guinea ya!
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Kesakralan Bulan Juni dan Pandangan Sederhana Saya Terkait Kesempurnaan Ide Pancasila
-
Visi Tinggi Presiden Prabowo dan Krisis Literasi Nasional yang Menjadi Karang Penghalang Besar
-
'Oleh-Oleh' Presiden Prabowo dari Luar Negeri: Antara Visi Visioner dan Mimpi Buruk Guru di Sekolah
-
Surga Jalur WNI Itu Memang Nyata, Kali Ini Lewat Sapi-Sapi Kurban Presiden
-
Pasar Padukuhan Eyang Putri, Sentra Kuliner yang Seolah Melawan Arus Modernitas Kabupaten Tuban
Artikel Terkait
-
Gaji Fantastis Nathan Tjoe-A-On yang Cosplay Jadi Kiper saat Lawan Irak
-
Delano van der Heijden, Gelandang Keturunan yang Bisa Jadi Pesaing Marselino Ferdinan di Timnas Indonesia
-
Postingan Story IG Tuai Sorotan, Marselino Ferdinan Dianggap Bad Attitude
-
Kritik Coach Justin pada Marselino Ferdinan Kembali Viral: Turunkan Ego
-
Menakar Peluang Timnas Indonesia U-23 Kalahkan Guinea, Hampir Mustahil?
Hobi
-
Jadwal MotoGP Hungaria 2026: Akankah Marc Marquez Mengulang Kesuksesannya?
-
Karier Tak Jelas, Elkan Baggott Berpeluang Kembali Dipinjamkan Musim Depan?
-
Dua Lawan Berat Menanti, Ini Target Utama Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026
-
Mengukur Kekuatan Lini Belakang Timnas Indonesia saat Tanpa Nama Jay Idzes
-
Resmi! Cal Crutchlow Gantikan Johann Zarco di GP Mugello 2026
Terkini
-
Tikus Menari di Atas Meja Makan
-
Membedah Fenomena Bedtime Procrastination: Ketika 'Lima Menit Lagi' Merampas Waktu Tidur
-
Preppy hingga Feminine Style, Intip 4 OOTD Versatile ala Shin Ye Eun Ini!
-
Membaca Matilda di Era Modern: Masihkah Kita Mendengarkan Anak?
-
Ducati Peringati 100 Tahun dengan Mesin Kopi Terbatas, Hanya 1.926 Unit