Selama 1,5 bulan tergabung dalam sebuah turnamen, ternyata Shin Tae-yong beri pernyataan menarik tentang sosok pemimpin masa depan timnas. Beberapa orang menyangka bahwa Justin Hubnerlah yang ditunjuk.
Pemikiran ini sangat masuk akan. Sebab pemain satu ini sebelumnya menduduki posisi kapten di Wolverhampton U-21. Selain itu, sejak diturunkan pertama kali, beberapa kali Hubner tertanggap kamera beri instruksi pada teman-temannya.
Selain itu, pada laga melawan Irak, Hubnerlah yang ditunjuk memegang ban kapten. Bukannya Marselino atau pemain lain. Maka anggapan Hubner sosok itu begitu kuat.
Namun pilihan Shin Tae-yong justru jatuh pada Nathan Tjoe-A-On. Pemain naturalisasi yang kini merumput di SC Heerenveen, Belanda.
“Untuk Nathan, hal-hal seperti itu memang dari pemain kita harus belajar. Dia menunjukkan karakter sebagai leader, patut dicontoh” ungkap Shin Tae-yong dalam ASEAN Football dilansir dari Suara.com, Minggu (12/5/2024).
Memang selama ajang berlangsung, tampak beberapa kali Nathan melakukan beberapa komunikasi dengan beberapa pemain. Bahkan Nathan tidak sungkan untuk menegur atau marah saat salah seorang pemain melakukan kesalahan.
Namun Nathan juga tidak segan untuk menasihati dan mengarahkan saat pemain melakukan kesalahan.
Karakter inilah yang disukai Shin Tae-yong. Karakter yang menunjukkan sebagai seorang calon pemimpin.
“Sepertinya ada budaya ya, tidak saling menyalahkan di lapangan dari pemain Indonesia. Artinya tidak ada komunikasi di antara pemain,” kata Shin Tae-yong.
Budaya semacam ini memang jamak di antara para pemain Indonesia. Merasa sungkan untuk menegur, adalah hall umrah. Di sisi lain, ketika ditegur tidak jarang sang pemain justru marah.
“Memang paling penting ya taktik bicara, maksudnya dibanding taktik lain yang ini lebih penting. Pemain lokal ini terlalu diam, kalau saya lihat kelakuan Nathan di lapangan sangat baik,” pungkas Shin Tae-yong.
Shin Tae-yong tampaknya terkesan dengan apa yang dilakukan Nathan. Nathan meninggalkan budaya sungkan untuk menegur pemain lain seperti yang selama ini terjadi. Hal semacam ini yang diharapkan Shin Tae-yong menular pada pemain lain di timnas Indonesia.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Rilis PBSI dalam Skuad Asian Games 2026 Diwarnai Sebuah Kejutan
-
Igor Tolic Enggan Berpikir Terlalu Jauh Meski Tiket ACL Two Sudah di Tangan
-
Kemenangan Argentina Munculkan Tuduhan 'Settingan' dalam Piala Dunia 2026
-
Belgia Sukses Permalukan AS Balas Ulah Konyol Donald Trump pada FIFA
-
Alih-alih Yakin Kalahkan Brazil, Erling Haaland Malah Bilang Begini!
Artikel Terkait
-
Jika Tanpa Penggawa Abroad, Komposisi Pemain Timnas Indonesia di Piala AFF 2024 Masih Cukup Mewah
-
Nova Arianto Sebut AFF Cup U-16 Sebagai Uji Coba Jelang Turnamen Besar
-
Mengenal Jajang Paliama, Eks Gelandang Persik Kediri yang Meninggal Usai Kecelakaan
-
Termasuk Pak Polisi, Ini 3 Calon Penerus Rizky Ridho di Timnas Indonesia U-23
-
Pratama Arhan
Hobi
-
Jadwal MotoGP Austria 2026: 3 Pembalap Ini Bersiap Menyelamatkan Diri!
-
Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
-
Prediksi Persija vs Persib: Duel Klasik Kembali ke GBK, Siapa Lebih Unggul?
-
Usai Double Podium di Aragon, Marc Marquez Khawatir Jalani GP Misano 2026
Terkini
-
Review Film Runner: Kisah Pengorbanan Mengharukan dalam Balutan Laga Modern
-
Review Dark Matter Season 1: Menjelajah Multiverse Demi Menyelamatkan Cinta Sejati
-
5 Sunscreen Korea untuk Kulit Sensitif: Aman, Tanpa Alkohol dan Parfum
-
Humor Jurnalistik: Belajar Menulis Tajam Tanpa Harus Mengernyitkan Dahi
-
Membedah Teka-teki dan Teror Psikologis dalam Film The Whisper Man