Setelah sekian lama, akhirnya PSSI mengutarakan alasan mengapa hanya melakukan perpanjangan kontrak terhadap Shin Tae-yong hingga tahun 2027 mendatang. Melansir dari akun tiktok @mangkulangittttt, anggota komite eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga menyebutkan bahwa Erick Thohir merencanakan memperpanjang kontrak Shin Tae-yong melatih timnas Indonesia hingga tahun 2027 karena tak ingin membebani kepengurusan setelahnya.
Hal ini dikarenakan secara regulasi di PSSI, Erick Thohir hanya akan menghabiskan masa jabatan sebagai Ketua umum hingga tahun 2027 nanti dalam satu periode. Masa jabatan tersebut terlepas dari pencalonan kembali atau tidaknya mantan CEO klub Inter Milan tersebut pada periode selanjutnya.
“Ke depan (kontrak Shin Tae-yong) sampai tahun 2027 lho. Ingat, pak Erick ini sebagai ketum enggak pernah dia mau bikin kontrak-kontrak di luar dari wilayah masa (jabatan) kepengurusannya. Kepengurusan dia batasnya (sampai) 2027, maka kontraknya (Shin Tae-yong) sampai 2027. Karena kami enggak tahu kan, jangan nanti kepengurusan Pak Erick ini menjadi beban bagi ketum berikutnya. Jadi Pak Erick itu enggak mau membuat beban bagi semua,” ujar Arya Sinulingga.
Erick Thohir sendiri memang beberapa waktu lalu mengumumkan akan memperpanjang kontrak Shin Tae-yong melatih timnas Indonesia senior dan timnas U-23 apabila sukses meraih 2 parameter, yakni lolos ke babak 16 besar Piala Asia 2023 dan lolos ke babak 8 besar Piala Asia U-23 2024. Kedua target tersebut pada akhirnya berhasil dicapai oleh Shin Tae-yong dan keduanya telah resmi mencapai kata sepakat secara lisan dalam perpanjangan masa kontrak hingga tahun 2027 nanti.
“Setelah menikmati makanan khas Korea dan diskusi tentang program Timnas Indonesia hingga 2027, saya dan coach Shin Tae-yong sepakat untuk melanjutkan kerja sama,” ujar Erick Thohir pada unggahan di akun instagram pribadinya, @erickthohir.
Arya Sinulingga Sebut Akan Ada Pertemuan Antara PSSI dan STY Dalam Waktu Dekat
Lebih lanjut lagi, Arya Sinulingga menyebut akan ada pertemuan antara PSSI dan Shin Tae-yong dalam waktu dekat untuk melakukan penandatanganan kontrak kerjasama hingga tahun 2027 nanti. Tentunya akan adapula poin-poin dan target yang akan diberikan kepada federasi terhadap Shin Tae-yong dalam 3 tahun kedepan masa kepelatihannya.
“Pasti kami dalam waktu dekat akan bertemu, dan kami akan bernegosiasi di banyak hal, KPI (target) tercapai kan, pasti sesuatu yang harus kami hargai,” imbuh Arya Sinulingga.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Nasib Apes Pemain Diaspora: Main di Belanda tapi "Dibekukan" Gara-Gara Paspor WNI?
-
Bakal Dipermanenkan Dewa United, Ivar Jenner Diambang Penurunan Karier?
-
Thom Haye Absen, Siapa yang Layak Jadi Jendral Lini Tengah Timnas Indonesia?
-
Justin Hubner di Belanda: Sudah Murah, Gacor, Eh Ditaksir PSV Eindhoven Pula!
-
Tunjukkan Performa Memukau, Ezra Walian Layak Comeback ke Timnas Indonesia!
Artikel Terkait
-
Ernando Ari Usung Misi Bawa Timnas Indonesia Lolos ke Piala Dunia
-
Sikap Dingin Elkan Baggott Tanggapi Hujatan Netizen usai Tak Gabung Timnas Indonesia U-23
-
Heboh Foto Shin Tae-yong Bareng Caddy Golf, Warganet: Buset Mepet Amat
-
Saat Lini Pertahanan Makin Dipenuhi Bintang, Lini Penyerangan Indonesia Masih Butuh Perhatian
-
Ternyata Belum Ada Hitam di Atas Putih STY Perpanjang Kontrak sampai 2027, Prank PSSI?
Hobi
-
Nasib Apes Pemain Diaspora: Main di Belanda tapi "Dibekukan" Gara-Gara Paspor WNI?
-
Bugatti Chiron Herms Edition, Hypercar dengan Sentuhan Fashion Mewah
-
Terungkap! Performa Red Bull Bukan Alasan Max Verstappen Ingin Pensiun
-
Kacau! Kemenangan Pecco Bagnaia Pupus karena Masalah Getaran pada Motor
-
Ferrari F40, Proyek Supercar Terakhir Karya Enzo Ferrari yang Jadi Legenda
Terkini
-
Warisan Leluhur Negeri Tirai Bambu: 88 Kisah yang Bikin Kamu Lebih Bijak
-
Saat Opini Media Sosial Dianggap Lebih Valid dari Sains: Selamat Datang di Era Matinya Kepakaran
-
Riyadus Shalihin: Teduhnya Oase Spiritual di Tengah Hiruk-Pikuk Dunia
-
Pantai Panjang Bengkulu: Pasirnya Putih, Ombaknya Panjang, Bikin Betah Sampai Lupa Pulang!
-
3 Tablet Rp1 Jutaan Rasa Premium di 2026: Murah, Kencang, dan Layar Tajam