Pelatih timnas Indonesia U-16, Nova Arianto akhirnya kembali ke pemusatan skuad garuda U-16 yang digelar di Yogayakarta. Melansir dari laman resmi PSSI (pssi.org), sebelumnya pelatih berusia 44 tahun tersebut memang harus absen memimpin pemusatan latihan timnas Indonesia U-16 selama kurang lebih 1 bulan lamanya karena harus bertugas menjadi asisten pelatih dari Shin Tae-yong di ajang Piala Asia U-23 2024 kemarin.
Namun, dirinya masih tetap memantau program yang diberikan kepada anak asuhnya tersebut melalui beberapa staff kepelatihan timnas Indonesia U-16. Selepas kembali ke Indonesia, dirinya langsung menuju ke Yogyakarta guna memimpin dan melihat langsung progress yang telah dijalankan oleh para pemain selama ditinggalkannya ke Qatar saat mendampingi timnas Indonesia U-23.
“Kembali fokus menyiapkan pemain muda sebagai fondasi Tim Nasional kedepan karena Tim Nasional U16 adalah generasi generasi kedepan yg bisa menggantikan kakak kakaknya saat ini. Pemain harus mempunyai keinginan yg kuat mau merubah mainsed nya utk jangan pernah takut capek dan harus mau mengorbankan dirinya untuk Tim karena bermain untuk Tim Nasional mempunyai tanggung jawab yang besar disana. Terus jalani dan nikmati prosesnya boys dan untuk menjadi pemain Tim Nasional banyak yg harus dikorbankan,” ujar Nova Arianto pada unggahan akun instagram pribadinya, @novaarianto30.
Nova Arianto Diberikan Target Lolos Ke Putaran Final Piala Asia U-17 2025
Federasi sepakbola Indonesia atau PSSI sebelumnya memang memberikan target kepada timnas Indonesia U-16 untuk lolos ke putaran final Piala Asia U-17 2025 nanti. Melansir dari laman resmi AFC (the-afc.com), babak kualifikasi Piala Asia U-17 sendiri dijadwalkan akan digelar pada akhir tahun 2024 ini. Oleh karena itu, Nova Arianto setidaknya memiliki waktu sekitar 5 bulan lagi untuk mempersiapkan skuad timnas U-16.
Pelatih timnas Indonesia senior, yakni Shin Tae-yong juga turut memberikan dukungan kepada punggawa timnas Indonesia U-16 yang kini tengah melakukan pemusatan latihan di Yogyakarta. Dirinya mengomentari unggahan terbaru dari Nova Arianto melalui akun instagram pribadinya @shintaeyong7777.
“Tim perwakilan U-16 sedang on fire,” tulis komentar Shin Tae-yong melalui akun Instagram pribadinya.
Timnas Indonesia U-16 sendiri juga akan menatap ajang AFF Cup U-16 yang digelar pada bulan Juni 2024 nanti di Indonesia. Tentunya ajang ini akan dijadikan sarana uji taktik dan skill bagi para pemain.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Piala Dunia 2026: Cetak Rekor, Erling Haaland Kian dekat Raih Gelar Topskor
-
Fenomena Kiper 'Pahlawan' di Piala Dunia 2026: Dari Fase Grup Langsung Dilirik Klub Elite
-
Portugal Unjuk Gigi Lumat Uzbekistan! Inikah Tahun Kejayaan Ronaldo di Piala Dunia Terakhirnya?
-
Piala Dunia 2026: Cetak Brace, Cristiano Ronaldo Panaskan Perburuan Topskor
-
Piala Dunia 2026: Nestapa Timnas Turki, Gagal karena Kutukan Hakan Sukur?
Artikel Terkait
-
Media Vietnam Puji Timnas Indonesia Bisa Uji Coba Lawan Tanzania Jelang Hadapi Irak dan Filipina
-
Total Harga Pasar Skuad Timnas Indonesia Capai Rp207 Miliar, Ini 3 Pemain Termahal Garuda Jelang Kualifikasi Piala Dunia
-
Respons Shin Tae-yong Soal Witan Sulaeman Pilih Pergi Haji Ketimbang Bela Timnas Indonesia
-
Lini Belakang Penuh, Alasan Logis Shin Tae-yong Tidak Panggil Elkan Baggott
-
Alasan STY Tidak Panggil Elkan Banggott ke Timnas Indonesia, Ngambek Sempat Dicuekin?
Hobi
-
Piala Dunia 2026 Tanjung Verde vs Arab Saudi, Laga Panas Demi Tiket 32 Besar
-
Prediksi Laga Mesir vs Iran: Adu Taktik Tentukan Nasib Fase Grup
-
Analisis Taktik Norwegia vs Prancis: Duel Haaland dan Mbappe Demi Raja Grup
-
Prediksi Uruguay vs Spanyol: Taktik Bielsa dan De la Fuente Demi Juara Grup
-
Meski Pulang dengan Satu Poin, Qatar Tetap Layak Dilabeli Badut Asia di Pentas Piala Dunia Kali Ini
Terkini
-
Teriak Demokrasi, tapi yang Beda Pendapat Dicap Buzzer: Sehat?
-
Punya Kulit Kering & Berjerawat? 4 Moisturizer Ini Aman Tanpa Bikin Pori Tersumbat
-
Bintang yang Mustahil Digapai
-
Jadi Ladang Korupsi, Program MBG Sudah Sepatutnya Dihentikan?
-
Dibalik Maraknya Kasus Deepfake di Kampus: AI Bukan Lagi Sekadar Alat Bantu