MotoGP musim 2024 tampaknya tidak pernah terlepas dari pemberitaan sosok The Baby Alien, Marc Marquez. Bahkan, namanya terus disebut-sebut sejak memutuskan untuk hengkang dari Honda pada Oktober tahun lalu.
Di balik hiruk pikuk yang tercipta karena Marc, rupanya ada sosok yang hampir terlupakan. Tak lain dan tak bukan, dia adalah adik kandung dari Marc Marquez sendiri, Alex Marquez.
Penampilan Alex tahun ini terbilang menurun, musim lalu Alex tampil memukau dengan memenangkan dua balapan dan meraih satu pole position dalam semusim.
Di akhir tahun, Alex menduduki posisi kesembilan di klasemen sementara, posisi ini jauh lebih baik dibandingkan dengan Marc yang hanya finis di urutan keempat belas.
Berbeda sekali dengan tahun ini, melansir dari situs resmi MotoGP, motogp.com, dari tujuh seri yang sudah dilalui, dia belum pernah naik podium, belum meraih pole position sama sekali, dan baru mengumpulkan 51 poin dari tujuh sprint dan tujuh main race.
Tampaknya, Alex tengah mengalami masalah adaptasi dengan motor GP23 yang saat ini sama-sama digunakan oleh Marc, Bezzecchi, dan Di Giannantonio.
Namun, bukan hanya Alex yang kesulitan di sini, dua rider VR46 itu pun juga mengalami masalah yang sama. Hanya Marc Marquez yang bisa beradaptasi sangat cepat dan sangat baik dengan motor yang pernah mengantarkan Ducati dan Pecco Bagnaia menjadi juara dunia tersebut.
Itulah sebabnya, Alex Marquez semakin tenggelam dengan datangnya Marc di Gresini, karena dari segi pamor dan kemampuan dia sudah kalah saing dengan Sang Kakak.
Kemudian, jika kita bicara soal masa depan, akankah Alex mengikuti jejak Marc untuk pindah ke tim pabrikan? Jawabannya mungkin tidak.
Meskipun kontrak keduanya berakhir di penghujung musim 2024 ini, sepertinya Alex bakal memilih untuk memperpanjang kerjasama tersebut dan tetap bertahan di Gresini untuk waktu yang lebih lama.
Saat ini kursi tim pabrikan yang masih ada adalah satu di Honda, satu di Yamaha, dan satu di Aprilia, itu artinya dia harus pindah ke pabrikan lain, dengan begitu dia juga harus siap untuk melakukan adaptasi yang lebih ekstra dengan mesin dan tim baru.
Meskipun performanya menurun, rasanya Alex masih nyaman-nyaman saja dengan performa Ducati saat ini, dibandingkan harus beradaptasi dengan motor lain.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Makin Canggih, Ini 4 Kelebihan dan Kekurangan Teknologi dalam Sepak Bola
-
Bukan Aksesori, Ini 6 Fungsi Jam Tangan yang Digunakan Wasit Sepak Bola
-
MotoGP Jerman 2026: Kembali ke Sachsenring, Marc Marquez Siap Juara Lagi?
-
Bukan Hanya VAR, Ini 7 Teknologi Canggih yang Digunakan di Piala Dunia 2026
-
Terungkap! Ini 7 Alasan Kenapa Jersey Sepak Bola Piala Dunia Harganya Mahal
Artikel Terkait
Hobi
-
Piala Dunia 2026: Ada 2 Alasan Mengapa Saya Tak Heran Argentina Bisa Lolos ke Babak Semifinal
-
Rivalitas Inggris vs Argentina: Sejarah, Gengsi hingga Hand of God
-
Rooney Beri Wejangan Untuk Inggris Jelang Kontra Argentina di Semifinal
-
Lamine Yamal Tak Gentar Hadapi Prancis: Kepercayaan Diri Ubah Spanyol
-
Jelang Prancis vs Spanyol, Simak Rekor Pertemuan hingga Top Skor Kedua Tim
Terkini
-
Film Anime GROTESQQQUE Rilis Trailer dan Visual Utama, Tayang November 2026
-
Jebakan YOLO: Saat Hidup Hanya Sekali Berujung Utang yang Menghantui
-
Rayakan 10 Tahun Goblin, Yook Sung Jae Ungkap Harapan untuk Season 2
-
Growing Home, Novel Middle Grade yang Dicintai Banyak Orang Dewasa
-
Korupsi dan Seni Menyembunyikan Kekayaan: Saat Asalnya Berhasil Disamarkan