Salah satu media kenamaan Vietnam, Soha.vn tampaknya harus menuai malu karena ulah mereka sendiri. Bagaimana tidak, belum juga sehari pasca membuat tulisan yang bernada merendahkan persepakbolaan Indonesia, kini mereka justru harus mengalami sendiri kenyataan pahit itu.
Melansir laman soha.vn (20/7/2024), media yang kerap menuliskan artikel yang "menyerang" para rival Vietnam di persepakbolaan Asia Tenggara tersebut menuliskan momen Indonesia yang kesulitan dalam mengalahkan Kamboja di Piala AFF U-19. Dalam tulisannya tersebut, soha menyatakan bahwa Indonesia harus bersusah payah untuk bisa mengalahkan Kamboja yang selama ini selalu menjadi tim lemah di kawasan Asia Tenggara.
"After a 6-0 victory, the Indonesian team unexpectedly 'sweat' against Cambodia (Setelah menang 6-0, Timnas Indonesia di luar dugaan harus susah payah melawan Kamboja)" tulis soha. Tak hanya itu, di artikel tersebut, soha juga menyoroti bahwa Timnas Indonesia masih memiliki masalah lain.
"In the end, U19 Indonesia still got what they needed, which was a win. But the difficult performance against U19 Cambodia somewhat showed that the home team also had problems in this year's tournament. (Pada akhirnya, Indonesia U-19 tetap mendapatkan apa yang mereka inginkan, yakni kemenangan. Namun penampilan yang sulit melawan Kamboja U-19 sejatinya menunjukkan bahwa tim tuan rumah juga memiliki masalah di turnamen edisi kali ini)" terang media tersebut.
Namun sayangnya, tulisan-tulisan soha yang "menyerang" kesulitan yang dihadapi oleh Indonesia saat bersua dengan Kamboja seolah berbalik ke kubu mereka sendiri. Bagaimana tidak, di pertandingan lanjutan grup B Piala AFF U-19 yang mempertemukan antara Vietnam melawan Australia, Timnas mereka justru dipermak habis-habisan oleh sang lawan.
Melansir laman aseanfootball.org, Vietnam yang memburu kemenangan agar bisa tetap survive dalam perburuan tiket empat besar Piala AFF U-19 ini, justru harus mengakhiri laga dengan penuh malu pasca dihajar oleh sang lawan dengan skor 6-2. Bukan hanya kalah, namun hasil itu juga membuat Vietnam membutuhkan keajaiban untuk bisa melaju ke babak semifinal.
Mungkin ke depannya, soha perlu berhati-hati ya dalam membuat tulisan yang membahas sepak bola negara-negara lain. Karena bisa saja hal itu nantinya berbalik kepada kubu mereka sendiri.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Selaku Bapak-Bapak yang Kerap PP Rembang-Tuban, Saya Menaruh Kejengkelan terhadap Hal-Hal Ini!
-
Cerita Bapak-Bapak PP Rembang-Tuban: Mengapa Saya Selalu Mengelus Dada Setiap Melintas di Jalur Ini?
-
Saya Memihak Menteri PPPA: Menempatkan Lelaki di Depan Bukan Diskriminasi, Tapi Logika Perlindungan
-
Jadi Guru Pembimbing Sekaligus Juri adalah Dilema, Ibarat Sudah Kalah Duluan Sebelum Mulai Lomba
-
Emansipasi atau Eksploitasi? Menggugat Seremonial Tahunan untuk Kartini di Bulan April
Artikel Terkait
Hobi
-
Kepala Pundak Kerja Lagi, Karya Sal Priadi Jadi OST Monster Pabrik Rambut
-
Kesabaran Mulai Habis, Fabio Quartararo Tak Temukan Titik Terang di Yamaha
-
Atenx Katros Ubah Mio 2003 Jadi Motor Listrik, Tenaga Setara Motor 400 cc!
-
Marc Marquez Terpuruk, Aprilia Berpesta: Hanya Sementara atau Seterusnya?
-
Jadwal MotoGP Prancis 2026: Ducati Masih Berupaya, Aprilia dalam Bahaya
Terkini
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Main Karet di GBK Bareng Komunitas Bermain: Nostalgia Seru yang Kadang Terbentur Ribetnya Izin
-
3 Rekomendasi HP POCO Rp1 Jutaan 2026: Performa Ngebut, Harga Bersahabat
-
Menenun Kembali Persahabatan di Ujung Cakrawala Aldebaran
-
Resep Ketenangan di Pojok Kopi Dusun: Saat Modernitas Bertemu Tradisi di Kawasan Candi Muaro Jambi