Anak asuh Indra Sjafri yang tergabung di Timnas Indonesia U-19 bakal menjalani laga terakhir fase penyisihan grup A melawan Timor Leste. Melansir laman resmi PSSI, laga melawan tim yang berasal dari kepulauan Sunda Kecil tersebut akan dimainkan pada Selasa (23/7/2024) di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.
Menghadapi Timor Leste di laga terakhir, tentunya kubu Indonesia tetap memasang target kemenangan. Belajar dari pertemuan melawan Kamboja di match day kedua lalu yang sempat mengalami kesulitan, komposisi lini tengah Timnas Indonesia bisa saja mengalami perombakan.
Hal ini tak lepas dari on fire-nya permainan Kafiatur Rizky di laga kedua melawan Kamboja lalu. Melansir laman Transfermarkt, Kafiatur yang masuk di menit ke-46 dengan menggantikan Toni Firmansyah, berhasil mengubah gaya permainan Indonesia yang sedari awal laga berjalan selalu saja mengalami dead-lock saat mencoba membongkar pertahanan Kamboja.
Bahkan, diakui ataupun tidak, dua gol Timnas Indonesia U-19 yang dicetak oleh Kadek Arel di menit ke-71 dan Muhammad Iqbal Gwijangge di menit ke-86, semuanya bermula dari lontaran set piece tendangan sudut yang dilakukan oleh Kafiatur.
Maka, dengan segala potensi yang ada, pemain yang satu ini memiliki kans besar untuk menjadi pemain utama di laga melawan Timor Leste nanti. Hal itu berarti akan ada pemain yang tergeser jika hal tersebut benar-benar menjadi kenyataan.
Menyadur laman Transfermarkt, pada laga pertama melawan Filipina maupun laga kedua melawan Kamboja lalu, coach Indra Sjafri memasang duet pemain tengah Figo Dennis dan Toni Firmansyah untuk menjadi dapur pacu timnya.
Hasilnya memang tak terlalu mengecewakan, karena hasil perpaduan kedua pemain ini di lini tengah menghasilkan kemenangan di laga melawan Filipina.
Namun sayangnya, ketika menghadapi tim yang menerapkan gaya bermain bertahan total seperti Kamboja, duet ini seolah kehilangan inisiatif permainan dan cenderung mengalirkan bola secara monoton dan pada akhirnya baru bisa teratasi dengan masuknya Kafiatur Rizky di babak kedua.
Dengan asumsi demikian, sepertinya memang peluang perombakan lini tengah di Timnas Indonesia U-19 kemungkinan akan terjadi.
Lantas, kira-kira siapa yang akan tergeser ya? Figo Dennis, atau Toni Firmansyah? Atau justru keduanya dan coach Indra memasukkan Welber Jardim yang juga bermain apik sebelumnya?
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Piala Dunia 2026: Genderang Perang Sudah Ditabuh, namun Dunia Tak Lagi Menyambut Riuh
-
Harga Pertamax Naik, Rakyat Kecil Kini 'Dipaksa' Olahraga Gratis di SPBU
-
Kesakralan Bulan Juni dan Pandangan Sederhana Saya Terkait Kesempurnaan Ide Pancasila
-
Visi Tinggi Presiden Prabowo dan Krisis Literasi Nasional yang Menjadi Karang Penghalang Besar
-
'Oleh-Oleh' Presiden Prabowo dari Luar Negeri: Antara Visi Visioner dan Mimpi Buruk Guru di Sekolah
Artikel Terkait
-
Iqbal Gwijangge Rising Star Timnas Indonesia U-19, Kalahkan Pemain Australia Berbandrol Rp2 M
-
Link Live Streaming Timnas Indonesia U-19 vs Timor Leste Malam Ini: Misi Menuju Semifinal
-
Indra Sjafri Semprot Media Vietnam: Argentina Susah Jebol Timnas Indonesia, Nggak Diketawain?
-
Bukti Nova Arianto Lebih Jago dari Indra Sjafri soal Scouting Pemain untuk Timnas Indonesia
-
Usai Jadi Pemain Terbaik Piala AFF U-16 2024, Anak Didik Nova Arianto Debut Bareng Persija di Piala Presiden 2024
Hobi
-
Piala Dunia 2026: Genderang Perang Sudah Ditabuh, namun Dunia Tak Lagi Menyambut Riuh
-
The Last Dance! Messi dan Ronaldo Berpotensi Jalani Piala Dunia Terakhir
-
Wajib Tahu! Ini 4 Perubahan Aturan yang Akan Diterapkan di Piala Dunia 2026
-
Motor 3 Roda? Harley-Davidson Perkenalkan CVO Street Glide 3 Limited 2026
-
Piala Dunia 2026 Disebut yang Terbesar Sepanjang Masa, Ini Alasannya!
Terkini
-
Tak Harus Daur Ulang, Merawat Barang Juga Bentuk Gaya Hidup Less Waste
-
Efek Domino Kenaikan BBM: Saat Stabilitas Negara Dibayar oleh Dapur Rumah Tangga
-
Piala Dunia 2026 dan Tantangan Menjaga Tempat Nobar agar Tetap Bersih
-
Kematian Ruang Diskursus: Mengembalikan Roh Penny University di Tengah Bisingnya Kafe Estetik
-
Sekilas Mirip Vario, Brusky 125 Jadi Skutik Pertama Kawasaki di Indonesia