Penyerang berdarah Indonesia-Belanda yang membela Timnas Indonesia di ajang Piala AFF U-19, Jens Raven tampil cukup impresif di partai terakhir fase penyisihan grup A.
Dilansir dari laman aseanfootball.org, pemain berusia 18 tahun tersebut sukses mencetak dua gol dalam kemenangan besar 6-2 Pasukan Muda Merah Putih atas Timor Leste.
Melansir laman yang sama, disebutkan bahwa dua gol yang dilesakkan oleh pemain FC Dordrecht U-21 tersebut dia ciptakan pada menit ke-18 dan 26. Uniknya, dua gol yang diciptakan oleh Jens Raven tersebut semuanya berawal dari umpan yang dilepaskan oleh Kafiatur Rizky.
Gol pertamanya pada menit ke-18, tercipta setelah memanfaatkan tendangan sudut yang dilancarkan oleh Kafiatur Rizky. Pun demikian halnya dengan gol keduanya pada menit ke-26.
Raven yang lolos dari jebakan offside, sukses memanfaatkan umpan cantik Kafiatur dari sisi lapangan yang membelah pertahanan Timor Leste.
Menyusup di tengah-tengah barisan pertahanan Timor Leste, Jens Raven dengan jeli menyambut umpan "antara" yang dilepaskan oleh Kafiatur. Pada momen kedua ini Kafiatur memang melepaskan umpan brilian, yang meluncur di antara kiper dan para pemain bertahan.
Jens Raven yang menyusup, sukses menjemput bola, dan membuat stadion Gelora Bung Tomo Surabaya bergemuruh untuk kali kedua.
Jens Raven bahkan menunggu saat Kafiatur lakukan sujud syukur
Seolah tak lupa dengan jasa besar yang diberikan oleh Kafiatur, Jens Raven pun segera menghampiri sang kolega pasca sukses mencetak gol.
Sepertimana video yang diunggah oleh platform vidio.com (23/7/2024), tampak saat merayakan gol pertama, penyerang bertinggi badan 189cm tersebut berselebrasi dengan berlari menghampiri Kafiatur yang berada di area sudut lapangan.
Jens Raven yang tampak sangat berbahagia di momen tersebut, merangkul dan mendekap Kafiatur untuk merayakan gol yang dicetaknya tersebut bersama-sama.
Bahkan, ketika Kafiatur berhenti untuk melakukan sujud syukur pun Jens Raven terlihat masih berada di sampingnya, memberikan tepukan hangat dan berkali-kali mengucapkan terima kasih kepada pemain Borneo FC tersebut.
Sungguh, sebuah momen yang tentunya sangat menggetarkan hati. Pasalnya, dengan momen tersebut, terlihat jelas jika Timnas Indonesia U-19 dibangun atas dasar kekompakan dan rasa saling menghargai satu sama lain.
Semoga saja di dua pertandingan sisa, kita akan disuguhi lebih banyak pemandangan yang seperti ini ya!
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Emansipasi atau Eksploitasi? Menggugat Seremonial Tahunan untuk Kartini di Bulan April
-
Realita Dunia Orang Dewasa: Bekerja Terasa Jauh Lebih Nyaman, Efek Pimpinan Baru yang Pengertian
-
Bagi Sebagian Warga Rembang Asli, Gaji UMR adalah Sebuah Impian dan Pencapaian Prestasi
-
Realita Pahit Lulusan SMK: Niatnya Bantu Keluarga, Malah Terjebak Gaji Kecil di Luar Kota
-
Penerapan UU Transfer Daerah dan Nasib Remang Masa Depan PPPK: Efisiensi Berujung Eliminasi?
Artikel Terkait
-
Maarten Paes Bicara Peluang Bela Skuad Garuda di Piala Dunia 2026: Saya Bagian dari Timnas Indonesia
-
Piala AFF U-19: Momen Unik saat Bola Advantage Justru Berbuah Gol bagi Timnas Indonesia
-
Semalam Pakai Kursi Roda, Sore Ini Welber Jardim Latihan Bersama Timnas Indonesia Persiapan Semifinal Piala AFF U-19
-
2 Alasan Jens Raven Bisa Naik Kelas ke Timnas Indonesia Senior, STY Setuju?
-
Jelang Kualifikasi Piala Dunia Round Ketiga, Ramadhan Sananta Pamer Skill!
Hobi
-
Jadwal F1 GP Miami 2026: Favorit Kimi Antonelli, Akankah Dia Menang Lagi?
-
Sadar Diri, Marc Marquez Mengaku Tak Punya Kekuatan untuk Rebut Gelar Juara
-
Alex Rins Resmi Hengkang dari Yamaha, Didepak Diam-diam?
-
Build Fanny Tersakit 2026: Rekomendasi Item dan Emblem untuk Dominasi Jungle
-
Loyalitas di Tengah Perang: Peran Vital Darijo Srna di Shakhtar Donetsk
Terkini
-
Mengangkat Tema Penyebaran Virus, Ini Sinopsis Film Korea Baru 'Colony'
-
Dampak Tragedi KA di Bekasi Timur: PT KAI Batalkan Belasan Rute Jarak Jauh
-
Ilusi Kuliah Murah: Jerat 'Hidden Expectation' di Balik Brosur Beasiswa
-
Pendidikan sebagai Hak Universal atau Privilege Terselubung?
-
Suara Siswa Sekolah Rakyat: Sekolah Gratis Beneran Tanpa Biaya Tersembunyi?