Matchday ke-3 babak kualifikasi Piala Dunia 2026 round 3 grup C zona Asia antara Bahrain vs. Indonesia memang masih akan berlangsung pada bulan Oktober mendatang. Namun, banyak pihak mulai memberitakan mengenai laga yang dianggap cukup penting bagi kedua kesebelasan tersebut. Salah satunya adalah media asal Bahrain sendiri, yakni Al Watan News.
Melansir dari laman berita suara.com (24/09/2024), media asal Bahrain, Al Watan News meminta skuad Bahrain untuk mewaspadai Jay Idzes dkk di babak kualifikasi nanti. Hal ini tentunya tak terlepas dari kejutan yang diberikan oleh timnas Indonesia usai menahan imbang 2 tim langganan Piala Dunia, yakni Arab Saudi dengan skor 1-1 dan Australia dengan skor 0-0.
“Pelatih asal Kroasia, Dragan Talajic harus mengatur ulang tim nasional secara signifikan dalam beberapa pekan ke depan sebelum bermain di laga berikutnya di kualifikasi. Sepertinya melawan Timnas Indonesia tidak akan menjadi laga yang mudah bagi tim nasional kami,” tulis media Al Watan News.
Timnas Indonesia sendiri kini memang berada 1 peringkat di bawah Bahrain dan baru mengoleksi 2 poin dari 2 laga sejauh ini. Namun, bukan berarti Bahrain bisa jumawa dengan hasil tersebut. Terlebih lagi, skuad garuda bisa mengejutkan Arab Saudi dengan menahan imbang mereka di kandangnya di King Abdullah Sports City Stadium, Jeddah dengan skor 1-1.
Hasil tersebut tentunya menjadi sinyal marabahaya bagi Bahrain yang pada laga terakhir harus dibantai oleh Jepang dengan skor telak 0-5 di kandang sendiri. Padahal, sebelumnya Bahrain mampu mengejutkan Australia dengan sukses mencuri poin 3 di kandang “The Socceroos” di Matchday pertama pada bulan September ini.
Timnas Indonesia Harus Lupakan Rekor Buruk Takluk 10-0 dari Bahrain
Tentunya banyak pihak yang masih ingat kekalahan memalukan skuad garuda saat jumpa Bahrain di tahun 2012 silam. Melansir dari laman 11v11.com, saat itu timnas Indonesia dibabat habis dengan skor telak 10-0 saat laga kualifikasi Piala Asia 2013 yang digelar di Riffa, Bahrain.
Namun, kala itu PSSI dan timnas Indonesia terbelah menjadi 2 kubu karena kasus dualism kepengurusan. Kini, timnas Indoinesia diharapkan mampu menebus kekalahan memalukan lebih dari 1 dekade silam dengan meraih poin di kandang Bahrain nanti. Tentunya hal ini cukup memungkinkan mengingat performa Asnawi Mangkualam dkk mengalami peningkatan dalam beberapa laga terakhir.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Cyrus Margono Gabung Persija, Target Indonesia Juara AFF Cup Kian Nyata
-
Berpeluang Membela Timnas Indonesia, Luke Vickery Berikan Kode Positif?
-
Mengapa Pemain Lokal Enggan Abroad? Sorotan Mentalitas dari Eks Striker Naturalisasi Timnas
-
Nova Arianto Jadi Pelatih Sementara Timnas U-17, Siap Lahirkan Talenta Emas
-
Dirumorkan ke Liga Indonesia, Karier Ragnar Oratmangoen Diprediksi Menurun?
Artikel Terkait
-
Jadi Perwakilan DKI Jakarta di Ajang Puteri Anak Indonesia 2024, Intip Persiapan Shira Dominique Mulyono
-
Menang Besar atas Maladewa, Namun Timnas U-20 Sama Sekali Tak Gambarkan Permainan Efektif
-
Lagi-Lagi Tunjukkan Performa Impresif, Jens Raven Layak Naik Tingkat ke Timnas Senior?
-
Menang dengan Cleansheet, Namun Lini Pertahanan Timnas Indonesia U-20 Masih Keropos
-
Angin Berbalik! Publik Kini Dukung Welber Jardim Pasca Sang Ayah Buka Suara
Hobi
-
Nyaris Juara! Indonesia Imbang 5-5 Lawan Iran, Bukti Garuda Raja Baru Asia
-
Cyrus Margono Gabung Persija, Target Indonesia Juara AFF Cup Kian Nyata
-
Peran Journaling dalam Film Even If This Love Disappears Tonight di Netflix
-
Nova Arianto Soroti Kekuatan China Jelang Uji Coba, Garuda Wajib Waspada?
-
Reuni di Persija Jakarta, Shayne Pattynama Sambut Kedatangan Mauro Zijlstra