Formula 1 musim 2024 tinggal menyisakan enam balapan terakhir, yakni Austin, Mexico, Sao Paulo, La Vegas, Qatar, dan Abu Dhabi. Pertanyaannya tetap sama, siapa yang akan memenangkan gelar juara dunia musim ini, baik pembalap maupun konstruktor?
Sambil menunggu GP Austin yang akan hadir pertengahan Oktober ini, Red Bull tengah menjadi sorotan lantaran akan membawa pembaruan di seri yang akan datang.
Melansir dari laman Racing News 365, ada yang mengatakan bahwa pembaruan ini bisa memperbaiki masalah keseimbangan mobil yang tidak berfungsi, sekaligus membantu mereka merebut/mempertahankan gelar juara dunia tahun ini.
Seperti yang kita ketahui, Max Verstappen sering kali mengeluhkan masalah yang terjadi pada RB20 miliknya. Bahkan, dia menyebut mobilnya sebagai 'monster' setelah finis di posisi keenam di GP Italia.
Sementara rival terdekatnya, Lando Norris bersama McLaren, telah memenangkan balapan ketiganya dengan selisih waktu mencapai 20 detik. Bayangkan betapa besar PR Red Bull untuk mengejar ketertinggalan.
Lebih buruknya lagi, rumor Max Verstappen mulai merencanakan mencari tim baru semakin tercium seiring dengan kepergian sosok sosok penting Red Bull, seperti Adrian Newey yang bergabung dengan Aston Martin. Terbaru anggota tim strategi mereka yang juga pindah ke McLaren.
Red Bull dan Max Verstappen diketahui terakhir memenangkan GP pada seri Spanyol di bulan Juni lalu. Akibatnya sudah dirasakan yakni posisi Red Bull di klasemen konstruktor sementara sudah disalip oleh McLaren, tim yang identik dengan warna oranye tersebut unggul 40 poin dan diprediksi semakin menjauh di seri-seri yang akan datang.
Melansir dari laman F1 Oversteer, meskipun bos Red Bull, Christian Horner, yakin bahwa mereka bisa mempertahankan gelar, dia juga tidak menampik bahwa ada rasa khawatir mengenai performa mobilnya di sirkuit Austin dan Meksiko.
Pada akhirnya, mereka hanya bisa berharap pada pembaruan yang akan dibawa di Austin nanti, untuk merebut kembali puncak klasemen konstruktor, serta mempermudah jalan Max Verstappen dalam menjaga jarak poinnya dengan Lando Norris hingga bisa memenangkan gelar keempatnya musim ini.
Baca Juga
-
MotoGP Jerman 2026: Kembali ke Sachsenring, Marc Marquez Siap Juara Lagi?
-
Bukan Hanya VAR, Ini 7 Teknologi Canggih yang Digunakan di Piala Dunia 2026
-
Terungkap! Ini 7 Alasan Kenapa Jersey Sepak Bola Piala Dunia Harganya Mahal
-
Rahasia Ruang Ganti Piala Dunia 2026: Apa yang Sebenarnya Terjadi Saat Jeda Paruh Waktu?
-
Sering Terlupakan! Ini 10 Profesi Penting di Balik Layar Piala Dunia 2026
Artikel Terkait
-
Michael Schumacher Muncul di Publik Setelah Hilang 11 Tahun, Seperti Apa Potret Terbarunya?
-
Didepak dari F1, Daniel Ricciardo Sudah Dapat Kerjaan Baru?
-
Makin Mendominasi, Bisakah Lando Norris Raih Gelar Juara Dunia F1 2024?
-
Perez Tabrakan dengan Sainz di GP Azerbaijan 2024, Christian Horner Ngomel
-
Bukan Mercedes, Max Verstappen Berpeluang Pindah ke Aston Martin
Hobi
-
Prancis vs Maroko: Mengapa Penunjukan Wasit Argentina Menuai Polemik Pencinta Sepak Bola?
-
Amerika Serikat Gugur, Christian Pulisic Soroti Klinisnya Lini Depan Belgia
-
Statistik Laga Prancis vs Maroko: Mbappe CS Harus Waspada Demi Semifinal
-
Daftar Top Skor Piala Dunia 2026: Siapa yang Pantas Dapat Sepatu Emas?
-
Argentina Lolos Dramatis ke Perempat Final, Messi Raih Player of the Match
Terkini
-
Fenomena 'Asbun Gen Alpha': Membaca Ulang Batas Keluguan dan Etika Bertutur
-
Rumah Kosong di Banjarmasin Jadi Saksi Bisu: Mengapa 'Ngelem' Kembali Marak di Kalangan Remaja?
-
Membongkar Mitos Kecantikan dan Tragedi Perempuan dalam Cantik itu Luka
-
Post Kantoor Cikini, Restoran Vintage di Bekas Kantor Pos Zaman Belanda
-
Makan Bergizi Gratis: Program Gizi atau Program Pencipta Lapangan Kerja?