Kiper timnas Indonesia, Maarten Paes baru saja tiba di Riffa, Bahrain dan langsung bergabung dengan pemusatan latihan timnas Indonesi di sana. Melansir dari laman resmi PSSI (pssi.org), kiper berusia 26 tahun tersebut terbang dari Dallas, Amerika Serikat ke Bahrain guna menjadi bagian dari skuad timnas Indonesia jelang laga matchday ke-3 Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Bahrain. Laga itu sendiri akan digelar pada Kamis (10/10/2024) mendatang.
Kiper yang juga mantan punggawa timnas Belanda U-18 dan U-21 ini memang menjadi salah satu pemain andalan dari Shin Tae-yong di lini pertahanan. Sejak melakoni debutnya bersama timnas Indonesia saat jumpa Arab Saudi di bulan September 2024 kemarin, Maarten Paes memang kini menjadi kiper utama skuad garuda untuk ajang-ajang resmi FIFA. Dirinya juga diharapkan menjadi mentor bagi para kiper muda seperti Adi Satriyo dan Ernando Ari Sutaryadi.
Di sisi lain, Maarten Paes juga memberikan pendapatnya mengenai peluang timnas Indonesia untuk bisa lolos ke ajang Piala Dunia 2026 nanti di Amerika Serikat, Kanada dan Meksiko. Melansir dari laman resmi FIFA (fifa.com), menurutnya, hal itu adalah salah satu mimpi terbesarnya sebagai pesepakbola dan tentunya juga mimpi seluruh fans timnas Indonesia saat ini yang bisa melihat negaranya bermain di ajang Piala Dunia.
“Saya pikir ini adalah mimpi yang indah. Kami harus memiliki tujuan besar, untuk meraih bintang. Bagi saya, Piala Dunia 2026 di AS akan menjadi lebih istimewa, setelah tinggal di sini dan melihat bagaimana liga dan popularitas liga. Sepak bola sedang berkembang di negeri ini,” ujar Maarten Paes.
Maarten Paes Sebut Skuad Indonesia Memiliki Masa Depan yang Cerah
Lebih lanjut lagi, kiper asal klub FC Dallas tersebut juga menyebut bahwa skuad Indonesia saat ini yang bermaterikan banyak pemain muda tentunya memiliki masa depan yang cukup cerah. Menurutnya, begitu banyak potensi yang bisa digali dan dikembangkan dari pesepakbolaan di Indonesia yang tentunya bisa sangat memberikan dampak positif bagi perkembangan tim nasional kedepannya.
“Saya pikir ini adalah sesuatu yang layak diterima oleh para penggemar di sini, untuk menikmati Piala Dunia. Dan saya pikir jika Anda melihat tim kami, betapa mudanya tim ini, ada begitu banyak potensi untuk berkembang di masa depan,” imbuh Maarten Paes.
Maarten Paes sendiri kemungkinan masih akan menjadi kiper utama timnas Indonesia saat laga jumpa Bahrain nanti dan juga saat melawan Cina pada tanggal 15 Oktober 2024 mendatang.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Piala Presiden 2026: PSSI Rajin Garap Turnamen "Hura-Hura", Lupa Prioritas Piala Indonesia
-
Performa Gacor di Persib, Eliano Reijnders Berpeluang Kembali Merumput di Eropa
-
Karier Tak Menentu, Bali United Bakal Pinjamkan Jens Raven Musim Depan?
-
Dean Zandbergen dan Skandal Paspoortgate: Mengapa Striker VVV-Venlo Ini Tetap Ingin Bela Indonesia?
-
Menanti Debut Tim Geypens di Timnas: Terganjal Polemik Paspor atau Kalah Saing dari Calvin Verdonk?
Artikel Terkait
-
Skenario Ranking FIFA Timnas Indonesia Bisa Melonjak Jika Kalahkan Bahrain
-
Disinggung Mengenai Rekor Timnas Atas Bahrain, STY Justru Ungkap Hal Ini!
-
Pelatih Bahrain Puji Lini Belakang Timnas Indonesia, Tulus atau Modus?
-
Ngeri! Media Asing Prediksi Bahrain akan Bantai Indonesia dengan Skor 5-0
-
Netizen Ramai-ramai Suruh Elkan Baggott Minta Maaf ke STY: Apa Susahnya Bilang I'm Sorry Coach
Hobi
-
Kepala Pundak Kerja Lagi, Karya Sal Priadi Jadi OST Monster Pabrik Rambut
-
Kesabaran Mulai Habis, Fabio Quartararo Tak Temukan Titik Terang di Yamaha
-
Atenx Katros Ubah Mio 2003 Jadi Motor Listrik, Tenaga Setara Motor 400 cc!
-
Marc Marquez Terpuruk, Aprilia Berpesta: Hanya Sementara atau Seterusnya?
-
Jadwal MotoGP Prancis 2026: Ducati Masih Berupaya, Aprilia dalam Bahaya
Terkini
-
Level Baru Kuliner Jambi, Kopitiam Tetangga Hadirkan Rasa di Atas Rata-Rata
-
Jungkook BTS Ukir Sejarah jadi Penyanyi Korea Pertama Masuk Buku Edukasi AS
-
Tren Sujud Freestyle Berujung Petaka: Alarm Keras Dunia Pendidikan
-
Drakor Love Virus Gaet Jo Yu Ri dan Kim Dong Hwi Jadi Pemeran Utama
-
Menyusuri Teduh Pantai Cemara di Ujung Selatan Jember