Kandidat juara dunia MotoGP musim 2024, Jorge Martin, baru-baru ini mengungkapkan masalah kecemasan yang dia alami di sepanjang kariernya di dunia balap.
Martinator telah melalui proses yang sangat baik sejak naik kelas ke MotoGP tahun 2021 lalu. Perjuangannya sebagai seorang rookie juga tidaklah mudah, pasalnya, Martin pernah mengalami kecelakaan yang cukup parah di GP Portugal 2021 dan membuatnya harus absen selama empat balapan.
Perkembangannya naik pesat di musim 2023, di mana dia sukses menjadi kontender juara dunia, membawa persaingan perebutan gelar hingga ke seri Valencia, dan berakhir menjadi runner up.
Saat ini, dominasi Jorge Martin di lintasan semakin menguat. Dia memimpin klasemen sementara dari awal hingga saat ini dan hanya dua kali turun ke posisi 2.
Akan tetapi, siapa yang mengira bahwa di balik kesuksesan Jorge Martin di dunia balap, dia memiliki satu masalah yang cukup berat, yakni masalah kecemasan.
Martin mengungkapkan bahwa dirinya terus dihantui rasa cemas sebelum menghadapi balapan, dan jika perasaan ini menyelimuti pikirannya dia bisa terjebak dan tidak bisa mengendarai motornya.
"Saat saya tidak mengendarai sepeda, ada banyak kebisingan, banyak pikiran, banyak sakit kepala. Tetapi saat saya berasa di lintasan, tekanan ini hilang. Jika tekanan itu menguasai saya, atau pikiran-pikiran itu menguasai saya, saya akan terjebak dan tidak bisa mengendarai motor," ungkap Martin, dilansir dari laman Crash.
Dia juga menjelaskan bahwa tekanan ini akan muncul di hari Sabtu atau Minggu jelang balapan, kemudian setelah dia berada di lintasan, atau sudah melakukan balapan, dia akan merasa jauh lebih rileks.
Ternyata, perasaan seperti ini sudah dialami Martin sejak dia masih kecil. Beruntung, dia sudah mengetahui cara mengatasinya.
"Rasa gugup, rasa tidak nyaman, yang saya alami sepanjang hidup saya, sejak saya kecil, adalah hal yang wajar dan akan terus demikian sepanjang hidup saya. Ini tentang mengetahui cara menjalani hidup dengan masalah ini, agar tidak menguasai pikiran saya," imbuhnya.
Dari sisi lain Jorge Martin ini, dapat kita lihat bahwa dirinya memiliki mental dan kegigihan yang luar biasa. Sebagai seorang pembalap yang memiliki banyak hal yang harus dipikirkan, Martin masih bisa mengelola rasa cemasnya dengan sangat baik. Lebih-lebih saat ini ketika dirinya sedang memimpin klasemen dan berusaha meraih kemenangan di setiap balapan.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Bukan Hanya Pembalap, Tim Tech3 Juga Tentukan Nasib untuk Tahun 2027
-
Kesabaran Mulai Habis, Fabio Quartararo Tak Temukan Titik Terang di Yamaha
-
Marc Marquez Terpuruk, Aprilia Berpesta: Hanya Sementara atau Seterusnya?
-
Jadwal MotoGP Prancis 2026: Ducati Masih Berupaya, Aprilia dalam Bahaya
-
Rekornya Terputus, Marco Bezzecchi Akui Tak Mudah Lawan Alex Marquez
Artikel Terkait
-
Misteri di Balik Terbakarnya Motor Marc Marquez di MotoGP Mandalika, Komponen Ini Jadi Biangnya
-
Pecco Bagnaia dan Jorge Martin Adem Ayem, Pedro Acosta Siap Jadi Kompor?
-
Kehabisan Bensin Lagi, Fabio Quartararo Ajukan Protes ke Yamaha
-
Finis P3 di MotoGP Jepang 2024, Marc Marquez Puas Berhasil Balas Dendam
-
Dihukum Long Lap Penalty, Alex Marquez Merasa Stewards Tak Adil
Hobi
-
Bukan Hanya Pembalap, Tim Tech3 Juga Tentukan Nasib untuk Tahun 2027
-
Kepala Pundak Kerja Lagi, Karya Sal Priadi Jadi OST Monster Pabrik Rambut
-
Kesabaran Mulai Habis, Fabio Quartararo Tak Temukan Titik Terang di Yamaha
-
Atenx Katros Ubah Mio 2003 Jadi Motor Listrik, Tenaga Setara Motor 400 cc!
-
Marc Marquez Terpuruk, Aprilia Berpesta: Hanya Sementara atau Seterusnya?
Terkini
-
Jadi Dokter Bedah Plastik, Intip Karakter Lee Jae Wook di Doctor on the Edge
-
Bosan Desain TWS Itu-itu Aja? Realme Buds T500 Pro Bawa Desain Kotak Permen
-
Ada Park Ji Hoon, Ini 5 Pemeran Utama Drama The Legend of Kitchen Soldier
-
Episode 3 dan 4 Drama Gold Land Terasa Semakin Gelap dan Mendebarkan
-
Di Balik Sorotan Kamera: Pertarungan Moral dalam Novel Take Four