Sebuah ironi besar terjadi kepada Timnas Indonesia di match day keempat babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia Putaran Ketiga. Meskipun berhasil menguasai jalannya pertandingan dan membuat tuan rumah China bertahan total, namun di akhir laga Pasukan Merah Putih harus tersungkur.
Menyadur unggahan akun Instagram @timnasindonesia, yang merupakan akun resmi dari Pasukan Garuda, Asnawi Mangkualam Bahar dan kolega berhasil menguasai jalannya laga hingga mencapai angka 76 persen. Bukan hanya ball posession, dalam hal penciptaan peluang pun Pasukan Merah Putih berhasil unggul mutlak dari kubu tuan rumah.
Namun sayangnya, meskipun Timnas Indonesia telah melakukan beragam upaya untuk bisa menjebol gawang China, namun mereka tak berhasil melakukannya hingga menit ke-86. Sejatinya, di pertandingan tersebut, selain mendapatkan banyak peluang dari skema open play, anak asuh Shin Tae-yong tersebut juga mendapatkan beberapa peluang set piece.
Namun sayangnya, set pieces yang didapatkan oleh mereka, baik dari tendangan bebas maupun tendangan sudut, semuanya terbuang percuma dan mubadzir karena tak adanya pemain yang bertipikal header andal dalam tim. Hal ini tentunya mengingatkan kita akan kemampuan seorang Elkan Baggott yang kerap menjadi andalan di momen-momen seperti ini.
Dengan tinggi yang menjulang hingga mencapai angka 196cm di data versi Transfermarkt, Elkan tentunya memiliki kans besar untuk unggul dalam perebutan bola-bola udara. Dan hal inilah yang di laga melawan China kemarin tak terlihat.
Memang, Timnas Indonesia memiliki pemain yang cukup tinggi seperti Jay Idzes (190cm), maupun Ivar Jenner (188cm) dan Thom Haye (187cm), namun keberadaan mereka belum cukup memberikan andil yang signifikan dalam proses penerimaan bola-bola atas ketika set piece terjadi.
Terlebih, jika dibandingkan dengan kemampuan Elkan Baggott dalam menguasai duel bola-bola udara, kemampuan yang dimiliki oleh para pemain yang kemarin di bawa oleh coach Shin ke China, tentunya masih belum sepadan dengan pemain Blackpool tersebut.
Jika sudah seperti ini, tentu coach Shin harus bisa menurunkan gengsi dan Elkan harus bisa pula meredam egonya. Pasalnya, keberadaan kedua sosok ini untuk sekarang benar-benar dibutuhkan oleh Timnas Indonesia.
Terlebih lagi bagi seorang Elkan Baggott. Karena bagaimanapun, Timnas Indonesia saat ini benar-benar membutuhkan header andal untuk bisa memanfaatkan skema set piece demi meningkatkan efektifitas peluang yang didapatkan oleh Pasukan Merah Putih dalam perjalanan mereka mengarungi babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 ronde ketiga ini.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Mindset Kelas Atas, New BIONS by BNI Sekuritas Siap Dampingi Penggunanya Sampai Menetas Tuntas
-
Nasib Bahasa Indonesia di Akar Rumput: Bersandar Enam Jam Sepekan, Tergerus Masifnya Konten Tayangan
-
Pakar Bisa Jadi Goblok? Menelaah Kebenaran Kalimat Prabowo dari Sudut Pandang Masyarakat Jawa
-
Belajar dari Pemecatan Purbaya, Jadi Abdi Pemerintah Dilarang Keras Punya Hati yang Melankolis
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
Artikel Terkait
-
Berkaca dari Kasus Klub India, Timnas Indonesia Bisa Menang WO 3-0 Atas Bahrain
-
Meski Sering Ditepikan, Namun Timnas Indonesia Masih Membutuhkan Kualitas Pratama Arhan
-
Jay Idzes dan Jordi Amat Absen Lawan Jepang, Bek Veteran Ini Kemungkinan Comeback?
-
3 Pemain Timnas Indonesia yang Pernah Masuk Daftar Wonderkid Dunia versi The Guardian
-
Resmi, PSSI Bakal Tolak Permintaan Bahrain soal Pindah Venue ke Luar Negeri
Hobi
-
MotoGP Australia 2026 Gagal Total: Selamat Tinggal Phillip Island!
-
Marc Marquez Pimpin Klasemen Sementara, Gelar Juara Dunia Sudah di Tangan?
-
Menghabiskan Sore Bersama Klub Corat-coret, Cara Bercerita Lewat Gambar
-
MotoGP Australia 2026 Batal! Marquez Tetap Kokoh, Harapan Veda Ega Pupus
-
Jadwal MotoGP Malaysia 2026: Apakah Jorge Martin Bisa Membalikkan Keadaan?
Terkini
-
Siap Debut Jepang, Baby DONT Cry Akan Rilis Single "Replay" di 2 Negara!
-
5 HP Android dengan Kamera Bagus untuk Kamu yang Mau Mulai Ngonten
-
Pursuit of Jade: Drama dengan Role Reversal Baru Zhang Linghe & Tian Xiwei
-
Anime IruMafia Edition Tayang Januari 2027, Kisah Iruma di Kehidupan Mafia
-
Review Laut Bercerita: Kisah Pilu Perjuangan Aktivis Melawan Orde Baru