Bek Timnas Indonesia, Mees Hilgers menjadi salah satu aktor penting dalam kemenangan FC Twente. The Tukkers meraih hasil menggembirakan saat meladeni perlawanan Heracles Almelo dalam lanjutan liga tertinggi Belanda atau Eredivisie.
Dilansir dari laman resmi klub pada Senin (28/10/2024), tim racikan Joseph Oosting sudah mengambil inisiatif menyerang sejak awal dan dengan percaya menguasai jalannya permainan di Stadion De Grolsch Veste, Enschede.
Upaya mendominasi ini tak sia-sia. Lantaran pressing yang ketat berhasil membuat Mimeirhel Benita melakukan gol bunuh diri. Skor berubah 1-0 untuk FC Twente, tepat di menit ke-38. Kemudian hanya butuh waktu empat menit bagi mereka agar bisa menggandakan keunggulan.
Giliran Anass Salah-Eddine yang mampu memaksimalkan umpan dari Sam Lammers. Saat turun minum tiba, Twente masih memimpin dengan dua gol tanpa balas. Namun situasi unggul tak lantas membuat mereka menurunkan intensitas serangan.
Hingga akhirnya Mees Hilgers yang tampil sebagai starter turut menyumbang gol pada menit ke-59. Pemain berlabel Timnas Indonesia itu mencetak gol cantik lewat sundulan usai memanfaatkan umpan dari Michel Vlap.
Hilgers ditarik keluar dan digantikan oleh Gustaf Lagerbielke di menit ke-62. Sepeninggalan Mees Hilgers, FC Twente masih berambisi menambah pundi-pundi gol. Eksekusi apik dari Lammers dan Vlap akhirnya membawa The Tukkers menutup laga dengan skor 5-0 atas Heracles.
Performa gemilang Mees Hilgers dalam laga yang disaksikan 30 ribu penonton itu tentu semakin menegaskan bahwa dirinya adalah salah satu bek berkualitas di Eredivisie. Tak hanya kokoh menjaga kedalaman tim, tetapi juga mampu mencari celah untuk menggetarkan gawang lawan.
Dilansir dari suara.com, laman statistik Fotmob mencatat bahwa Hilgers memperoleh rating 8,1. Tentu angka ini terbilang cukup tinggi untuk seorang bek tengah. Ia melakukan tiga kali clearance, dua intersep, serta memenangkan 67 persen duel di udara.
Di sisi lain, kemenangan tersebut membuat FC Twente naik ke peringkat kelima klasemen sementara Eredivisie dengan total 18 poin. Pada pertandingan selanjutnya, mereka akan menghadapi Willem II.
Kemudian November mendatang, nama Mees Hilgers kemungkinan besar bakal kembali dipanggil pelatih Shin Tae-yong untuk memperkuat Timnas Indonesia dalam lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2026 putaran ketiga. Skuad Garuda akan berhadapan dengan Jepang dan Arab Saudi.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
John Herdman Optimis, Keberagaman Timnas Indonesia Bakal Jadi Senjata Baru?
-
Ivar Jenner Tinggalkan FC Utrecht Meski Kontrak Belum Habis, Ada Apa?
-
Zaskia Sungkar Bagikan Perkembangan Kehamilan usai Masuki Trimester Tiga
-
Dean James Dinilai Layak Gabung Ajax, Berpeluang Susul Maarten Paes?
-
Jelang Piala Asia U-17 2026, Timnas Indonesia Bakal Uji Coba Lawan China
Artikel Terkait
-
Rafael Struick Lewat! Ini Pemain Keturunan yang Jerseynya Paling Laris Diburu Fans Timnas Indonesia
-
Jordy Wehrmann: Ini Gila tapi Bela Timnas Indonesia Lebih Berharga Dibanding...
-
Timnas Indonesia U-17 Lolos Piala Asia, Nova Arianto Perlu Tambah Pemain Keturunan?
-
Bantah Main Sabun dengan Timnas Indonesia U-17, Australia: Menghindari Terpeleset
-
Cara Membuat Garuda ID untuk Nonton Pertandingan Timnas Indonesia vs Jepang dan Arab Saudi
Hobi
-
Panduan Lengkap Bermain Padel untuk Pemula: Peralatan dan Teknik Dasar
-
FIFA Series 2026: Ajang Debut yang Sudah Pasti Bakal Menguras Pemikiran John Herdman
-
Dilepas FC Utrecht, Ada 3 Alasan yang Seharusnya Bisa Bikin Ivar Jenner Memilih Tetap di Eropa
-
Minim Menit Bermain di Eropa, Marselino Harus Berani Membuat Keputusan Besar Demi Kariernya!
-
Dirumorkan ke Liga Indonesia, Karier Ragnar Oratmangoen Diprediksi Menurun?
Terkini
-
Xiaomi Pad 8 Siap Meluncur di Pasar Global, Usung Chipset Kencang Snapdragon 8s Gen 4
-
4 Brightening Sleeping Mask Alcohol-Free untuk Kulit Cerah Tanpa Iritasi
-
Cara Mengaktifkan 2FA: Langkah Mudah Lindungi Akun Media Sosial dari Peretas
-
Seni Meraih Doktor Berasa Healing di Eropa: Sebuah Perjalanan yang Menginspirasi
-
Sinopsis Can This Love Be Translated?: Saat Bahasa Kalbu Lebih Sulit dari Bahasa Asing