Jelang laga matchday ke-6 babak kualifikasi Piala Dunia 2026 round 3 zona Asia melawan Arab Saudi, timnas Indonesia kini berada di dalam tekanan karena ditargetkan untuk meraih kemenangan dalam laga nanti. Pasalnya, usai mengalami kekalahan 0-4 melawan Jepang di matchday ke-5 kemarin, timnas Indonesia kini berada di posisi juru kunci klasemen sementara grup C dengan raihan 3 poin.
Melansir dari laman resmi PSSI (pssi.org), Shin Tae-yong yang kini ditargetkan mampu membawa timnas Indonesia ke round 4 tentunya harus bekerja ekstra keras jika ingin target tersebut terwujud. Pasalnya, kini timnas Indonesia hanya memiliki 5 laga tersisa dengan pembagian 3 laga tandang dan 2 laga tandang. Melihat kondisi saat ini, timnas Indonesia memang harus realistis hanya bisa masuk ke round 4 jika ingin membuka peluang lolos ke putaran final Piala Dunia 2026.
Shin Tae-yong Diharapkan Tak Melakukan Eksperimen yang Kurang Diperlukan Saat Ini
Di sisi lain, kini sorotan publik sepakbola Indonesia mulai menyoroti pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong. Pelatih asal Korea Selatan tersebut kini menjadi sorotan imbang 2 kali hasil buruk timnas Indonesia saat laga melawan Cina dan Jepang di matchday ke-4 dan ke-5 kemarin. Dalam dua laga tersebut, timnas Indonesia menelan kekalahan 2-1 dari Cina dan 0-4 dari Jepang.
Dalam 2 laga tersebut pula Shin Tae-yong dianggap melakukan beberapa langkah gegabah, khususnya dalam pemilihan daftar pemain. Tentunya publilk sepakbola Indonesia cukup ingat saat Shin Tae-yong memainkan Asnawi Mangkualam dalam laga kontra Cina dan justru menepikan Sandy Walsh yang tengan dalam kondisi prima. Alhasil, timnas Indonesia harus takluk 2-1 dari Cina dalam laga tersebut.
Di sisi lain, Shin Tae-yong tak memasukkan nama Eliano Reijnders dalam susunan pemain juga disinyalir menjadi penyebab pelatih asal Korea Selatan tersebut dianggap melalukan blunder dalam pemilihan skuad. Belum lagi dalam kondisi saat ini banyak pemain timnas Indonesia yang dalam kondisi cedera atau berpeluang absen.
Usai nama Mees Hilgers absen, kini, bek kanan Kevin Diks jug diprediksi akan absen saat laga melawan Arab Saudi nanti. Tentunya melihat kondisi saat ini, banyak pihak yang berharap Shin Tae-yong tak gegabah dalam menentukan skuad yang akan bermain saat laga melawan Arab Saudi nanti.
Melansir dari laman resmi AFC (the-afc.com), timnas Indonesia dijadwalkan melakoni laga melawan Arab Saudi pada hari Selasa (19/11/2024) di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Piala Presiden 2026: PSSI Rajin Garap Turnamen "Hura-Hura", Lupa Prioritas Piala Indonesia
-
Performa Gacor di Persib, Eliano Reijnders Berpeluang Kembali Merumput di Eropa
-
Karier Tak Menentu, Bali United Bakal Pinjamkan Jens Raven Musim Depan?
-
Dean Zandbergen dan Skandal Paspoortgate: Mengapa Striker VVV-Venlo Ini Tetap Ingin Bela Indonesia?
-
Menanti Debut Tim Geypens di Timnas: Terganjal Polemik Paspor atau Kalah Saing dari Calvin Verdonk?
Artikel Terkait
-
Lini Serang Absen 165 Hari Tak Cetak Gol, Ini Respons Striker Arab Saudi
-
Terungkap! Ini Alasan Timnas Indonesia Terus Main di GBK Meski Kondisinya Buruk
-
Kisah Unai Emery Latih Arsenal tapi Tak Bisa Bahasa Inggris, Berakhir Dipecat
-
Head to Head Herve Renard vs Pelatih Korsel: Shin Tae-yong Dibuat Malu
-
Kevin Diks Absen Lawan Arab Saudi, Sandy Walsh Opsi Terakhir Bek Kanan?
Hobi
-
Bukan Hanya Pembalap, Tim Tech3 Juga Tentukan Nasib untuk Tahun 2027
-
Kepala Pundak Kerja Lagi, Karya Sal Priadi Jadi OST Monster Pabrik Rambut
-
Kesabaran Mulai Habis, Fabio Quartararo Tak Temukan Titik Terang di Yamaha
-
Atenx Katros Ubah Mio 2003 Jadi Motor Listrik, Tenaga Setara Motor 400 cc!
-
Marc Marquez Terpuruk, Aprilia Berpesta: Hanya Sementara atau Seterusnya?
Terkini
-
Jadi Dokter Bedah Plastik, Intip Karakter Lee Jae Wook di Doctor on the Edge
-
Bosan Desain TWS Itu-itu Aja? Realme Buds T500 Pro Bawa Desain Kotak Permen
-
Ada Park Ji Hoon, Ini 5 Pemeran Utama Drama The Legend of Kitchen Soldier
-
Episode 3 dan 4 Drama Gold Land Terasa Semakin Gelap dan Mendebarkan
-
Di Balik Sorotan Kamera: Pertarungan Moral dalam Novel Take Four