Nasib yang kurang begitu baik kini menimpa bek kanan timnas Indonesia, Sandy Walsh. Melansir dari laman berita suara.com (25/11/2024), bek kanan keturunan Belanda-Indonesia tersebut kini kian tersingkir dari skuad utama klubnya, KV Mechelen di lanjutan liga Belgia musimk 2024/2025. Pasalnya, pemain berusia 29 tahun tersebut kembali tak masuk ke dalam skuad utama klub dalam 5 laga terakhir.
Kondisi ini tentunya bisa saja berdampak dengan posisinya di timnas Indonesia. Belum lagi hadirnya Kevin Diks yang dianggap memiliki kualitas lebih baik dibandingkan Sandy Walsh bisa membuat mantan pemain timnas Belanda U-18 tersebut kian tersingkir dari skuad utama di timnas Indonesia saat ini.
Melansir dari laman transfermarkt.co.id, di musim 2024/2025 kali ini, Sandy Walsh hanya bermain sebanyak 4 pertandingan dan hanya mencatatkan waktu sebanyak 122 menit bersama klubnya. Ironisnya, dalam 5 laga terakhir dirinya juga tak masuk ke dalam skuad utama dan hanya menjadi penghias bangku cadangan di klub KV Mechelen.
Perubahan taktik dan gaya permainan klub disinyalir menjadi alasan Sandy Walsh ditepikan oleh pelatih klub, Besnik Hasi. Di sisi lain, sempat cedera beberpaa bulan juga membuat dirinya harus kalah saing dengan beberapa pemain lainnya yang menunjukkan performa lebih baik dibandingkan dengan dirinya saat ini di klub.
Tersingkir di Klub, Apakah Sandy Walsh Akan Bernasib Seperti Shayne Pattynama di Timnas?
Di sisi lain, kurangnya menit bermain di klub yang kini dialami oleh Sandy Walsh mengingatkan kita dengan kondisi yang pernah dialami oleh bek kiri timnas Indonesia, Shayne Pattynama. Melansir dari laman transfermarkt.co.id, bek asal klub Belgia, KAS Eupen tersebut kini harus kalah saing di klub yang membuat posisinya di sektor bek kiri timnas Indonesia harus kalah saing dengan Calvin Verdonk.
Hal inilah yang diprediksi oleh banyak pihak juga akan menimpa Sandy Walsh jika dirinya tak kunjung mendapatkan menit bermain yang cukup di klub. Bukan tak mungkin posisinya akan kian tergeser oleh hadirnya Kevin Diks atau mungkin beberapa pemain lainnya di masa depan. Tentunya diharapkan Sandy Walsh dapat segera menemukan kembali performa terbaiknya di klub dan bisa kian bersaing di timnas Indonesia.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Gaya Kepelatihan Berkelas Eropa! Alasan Mengejutkan John Herdman Nonton Timnas dari Tribun Penonton
-
Rekor Shin Tae-yong Jadi Hantu, John Herdman Dituntut Buktikan Kualitas di ASEAN Cup
-
Lamine Yamal Raih Gelar Piala Dunia, Era Baru Dunia Sepak Bola Telah Dimulai
-
Serba-serbi Piala Dunia 2026: Kiprah Fenomenal Vozinha hingga Drama Intervensi Aturan
-
Prancis Tersingkir, Taktik Individualis Didier Deschamps Resmi Gagal Total?
Artikel Terkait
-
Miliano Jonathans Mirip Arjen Robben, Pundit Belanda: Dia Cocok Setim dengan Mees Hilgers
-
Jayden Oosterwolde: PSSI Menghubungi, Tapi Saya Pilih Timnas Belanda
-
Sebaran 26 Gol Timnas Indonesia Selama Kualifikasi Piala Dunia 2026, Siapa Paling Gacor?
-
Pelatih Venezia Ingatkan Jay Idzes: Saya Gak Butuh Main Bagus!
-
Piala AFF 2024: Vietnam Girang, Maarten Paes Tidak Perkuat Timnas Indonesia
Hobi
-
Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya, Duel Dua Tim dengan Statistik Nyaris Identik
-
Jadwal MotoGP Inggris 2026: Tiap Poin Berharga untuk Raih Gelar Juara Dunia
-
Bantah Rumor Tak Akur, Marc Marquez Sebut Pecco Bagnaia Rekan yang Baik
-
Pilih Gabung Ducati, Pedro Acosta Ogah Pakai Motor KTM yang Tak Kompetitif
-
Jorge Martin: Aprilia akan Dukung Saya Sepenuhnya Demi Gelar Juara Dunia
Terkini
-
Arti Pentingnya Peran Orang Tua dalam Film Aku Sebelum Aku
-
Home in a Lunchbox: Saat Bekal Makan Siang Menjadi Simbol Kasih Sayang
-
Ulasan Totto-Chan: Gadis Cilik di Jendela,Kisah Pendidikan yang Membebaskan
-
Ironi Ketidakadilan yang Dibiarkan Terjadi di Drama Pyramid Game
-
Ulasan Film Kado untuk Ibu: Renungan Indah Mengenai Kasih Sayang Orang Tua