Penyerang Persis Solo, Arkhan Kaka mencatatkan rekor sebagai pemain termuda yang menjadi debutan di Timnas Indonesia, mengalahkan rekor yang pernah dibuat Ronaldo Kwateh.
Arkhan Kaka debut di skuad Timnas Indonesia senior pada saat bertandang ke Myanmar dalam ajang Piala AFF (ASEAN Mitsubishi Electric Cup) 2024.
Saat itu skuad Garuda menang tipis dengan skor 1-0. Dalam laga itu, Kaka dipercaya bermain sebagai starter oleh pelatih Shin Tae-yong. Saat debutnya lawan Myanmar itu, dia baru berusia 17 tahun 3 bulan 7 hari.
Sementara Ronaldo Kwateh mencatatkan debutnya untuk skuad Garuda senior pada 27 Januari 2022 dalam kemenangan 4-1 melawan Timor Leste dalam laga persahabatan internasional.
Saat itu, Kwateh berusia 17 tahun, 3 bulan, dan 8 hari dan hanya dimainkan dari bangku cadangan.
Saat laga menghadapi Myanmar, Arkhan Kaka bermain selama 45 menit sebelum akhirnya digantikan oleh Victor Dethan saat jeda babak pertama.
Selain Kaka, ada sebanyak tujuh pemain muda lainnya juga melakukan debut untuk Timnas Indonesia yakni Cahya Supriadi, Kadek Arel, Dony Tri Pamungkas, Zanadin Fariz, Alfriyanto Nico, Victor Dethan, dan Robi Darwis.
Ronaldo Kwateh, yang memegang rekor sebagai pemain termuda kedua yang tampil untuk Timnas Indonesia, juga bermain dalam laga lawan Myanmar ini. Namun dia baru dimasukkan oleh STY di menit ke-88.
Sekilas profil Arkhan Kaka
Arkhan Kaka Putra Purwanto lahir pada 2 September 2007 di Blitar, Indonesia. Ia bermain di posisi penyerang untuk klub Persis Solo di Liga 1 Indonesia.
Melansir dari Transfermarkt, Kaka saat ini punya harga pasaran Rp1,3 miliar. Di musim 2024/2025 ini bersama Persis Solo, pemain 17 tahun ini sudah mencatatkan 5 kali penampilan dan 1 gol, serta 110 menit bermain.
Sementara itu, kariernya di tim nasional, ia sudah pernah membela Timnas Indonesia U16, U17, U19, U20, dan senior.
Di Timnas Indonesia U16, dia sudah mencatatkan penampilan sebanyak 5 kali dengan 2 gol. Di skuad U17, Kaka sudah bermain 8 kali dengan 9 gol.
Adapun di skuad U19, ia sudah bermain 6 kali dengan 1 gol. Kiprahnya di skuad U20, dia sudah memainkan 10 laga. Serta di Timnas Indonesia senior dia sudah bermain 1 kali.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Van Dijk Ragu Kluivert Bisa Bawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia, Kenapa?
-
Marselino Debut di Oxford United: Main di Piala FA, Langsung Kartu Kuning
-
Kluivert Jadi Pelatih, Marc Klok Harap Bisa Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Kepada Media Belanda, Marc Klok Sebut Shin Tae-yong Pelatih Diktator
-
Elkan Baggott Sukai Postingan Kabar Kluivert Jadi Pelatih Timnas, Siap Comeback?
Artikel Terkait
-
Wasit Arab Saudi Pimpin Laga Timnas Indonesia vs Vietnam, Berpotensi Berat Sebelah?
-
Jaga Privasi Keluarga, Jay Idzes: Latar Belakang Saya...
-
Daftar 'Dosa' Hiroki Kasahara, Wasit Piala AFF 2024 Timnas Indonesia vs Laos
-
Gertakan Justin Hubner Berhasil, Wolves Akhirnya Luluh
-
Indonesia Daftar Jadi Tuan Rumah AFC Cup 2031, Garuda Mendunia Makin Nyata?
Hobi
-
Piala Dunia 2026: Genderang Perang Sudah Ditabuh, namun Dunia Tak Lagi Menyambut Riuh
-
The Last Dance! Messi dan Ronaldo Berpotensi Jalani Piala Dunia Terakhir
-
Wajib Tahu! Ini 4 Perubahan Aturan yang Akan Diterapkan di Piala Dunia 2026
-
Motor 3 Roda? Harley-Davidson Perkenalkan CVO Street Glide 3 Limited 2026
-
Piala Dunia 2026 Disebut yang Terbesar Sepanjang Masa, Ini Alasannya!
Terkini
-
Tak Harus Daur Ulang, Merawat Barang Juga Bentuk Gaya Hidup Less Waste
-
Efek Domino Kenaikan BBM: Saat Stabilitas Negara Dibayar oleh Dapur Rumah Tangga
-
Piala Dunia 2026 dan Tantangan Menjaga Tempat Nobar agar Tetap Bersih
-
Kematian Ruang Diskursus: Mengembalikan Roh Penny University di Tengah Bisingnya Kafe Estetik
-
Sekilas Mirip Vario, Brusky 125 Jadi Skutik Pertama Kawasaki di Indonesia