Asa para pencinta sepak bola Vietnam untuk melihat negaranya menjadi kampiun gelaran ASEAN Mitsubishi Electric Cup 2024 semakin meninggi belakangan ini. Hal tersebut terjadi karena mereka menilai, permainan The Golden Dragon Suad saat ini semakin membaik dan dirasa bakal mampu mengalahkan musuh-musuhnya di turnamen.
Salah satu faktor lain yang membuat mereka semakin yakin adalah, karena saat ini di tubuh Timnas Vietnam bercokol seorang Nguyen Xuan Son, yang merupakan pemain naturalisasi anyar mereka. Penampilan pemain ini pun tak mengecewakan.
Pasalnya, berdasarkan data dari laman AFF, Xuan Son sendiri saat ini menjadi pemuncak daftar pencetak gol terbanyak sementara di turnamen dengan donasi lima gol, yang uniknya lagi dia lakukan dengan hanya 3 kali pertandingan saja.
Menyadur laman Transfermarkt, lima gol yang diciptakan oleh penyerang bernama lengkap Rafaelson Bezerra Fernandes tersebut dia ciptakan dalam tiga laga terakhir. Di mana dua gol dia ciptakan ke gawang Myanmar di fase penyisihan grup A, dan tiga gol dia lesakkan ke gawang Singapura dalam dua laga babak semifinal.
Namun sayangnya, meskipun saat ini Rafaelson alias Nguyen Xuan Son ini berhasil merajai daftar pencetak gol terbanyak turnamen, namun kualitas pemain berdarah Brazil ini belum sepenuhnya teruji, bahkan di tataran Asia Tenggara sekalipun. Perlu digarisbawahi, lima gol yang diceploskan oleh pemain berusia 27 tahun ini, semuanya dia lesakkan ke gawang tim yang secara kualitas tak seimbang dengan Vietnam.
Tanpa bermaksud untuk merendahkan, namun untuk saat ini, kualitas dari Myanmar dan Singapura sendiri berada di level kedua persepakbolaan Asia Tenggara, dan masih berada di bawah Vietnam, Thailand bahkan tim utama Indonesia.
Jadi, meskipun saat ini pemain kelahiran Pirapemas, Maranhao Brazil tersebut sukses merajai daftar top skorer sementara, namun hal itu belum cukup untuk membuktikan kualitasnya yang sebenarnya. Dan bisa jadi, laga final melawan Thailand nanti akan menjadi ajang pembuktian akan kualitas pemain yang satu ini.
Secara, kualitas antara Vietnam dan Thailand sendiri relatif berimbang, dan berada di atas level permainan Myanmar maupun Singapura yang pertahanannya sukses diobok-obok Xuan Son di laga sebelumnya.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Selaku Bapak-Bapak yang Kerap PP Rembang-Tuban, Saya Menaruh Kejengkelan terhadap Hal-Hal Ini!
-
Cerita Bapak-Bapak PP Rembang-Tuban: Mengapa Saya Selalu Mengelus Dada Setiap Melintas di Jalur Ini?
-
Saya Memihak Menteri PPPA: Menempatkan Lelaki di Depan Bukan Diskriminasi, Tapi Logika Perlindungan
-
Jadi Guru Pembimbing Sekaligus Juri adalah Dilema, Ibarat Sudah Kalah Duluan Sebelum Mulai Lomba
-
Emansipasi atau Eksploitasi? Menggugat Seremonial Tahunan untuk Kartini di Bulan April
Artikel Terkait
-
Hadapi Vietnam, Gelandang Naturalisasi Thailand Ngotot Ingin Hasil Sempurna
-
Urusan Gol, Ternyata Filipina Juga Dirugikan Seperti Saat Indonesia Vs Laos
-
Pemain Naturalisasi Anyar Vietnam Disebut Lebih Hebat dari Jay Idzes, Benarkah Demikian?
-
AMEC 2024: Thailand vs. Vietnam, Laga 2 Raksasa ASEAN Penuh Aroma Dendam
-
AMEC 2024: Thailand Bersua Vietnam di Final, ASEAN Dipastikan Tak Punya Penguasa Baru
Hobi
-
Kepala Pundak Kerja Lagi, Karya Sal Priadi Jadi OST Monster Pabrik Rambut
-
Kesabaran Mulai Habis, Fabio Quartararo Tak Temukan Titik Terang di Yamaha
-
Atenx Katros Ubah Mio 2003 Jadi Motor Listrik, Tenaga Setara Motor 400 cc!
-
Marc Marquez Terpuruk, Aprilia Berpesta: Hanya Sementara atau Seterusnya?
-
Jadwal MotoGP Prancis 2026: Ducati Masih Berupaya, Aprilia dalam Bahaya
Terkini
-
Lika-liku Keuangan Anak Muda Zaman Now: Cuma Mau Hidup Hemat Tanpa Merasa Tertekan
-
PC Tanpa Ribet Kabel? Acer Aspire C24 AIO Tawarkan Desain Tipis dan Ringkas
-
5 Pilihan HP Samsung dengan Bypass Charging, Anti Overheat Saat Nge-Game
-
Rumah yang Tak Pernah Selesai Dibangun: Catatan Luka Seorang Anak Perempuan Fatherless
-
Kukungan Emosi dalam Set Terbatas Film Kupeluk Kamu Selamanya