Bek timnas Indonesia, Jay Idzes kian menunjukkan performa yang cukup gemilang bersama klubnya saat ini, AC Venezia. Meskipun AC Venezia tengah menjalani masa yang sulit saat promosi di Serie A musim 2024/2025, akan tetapi hal tersebut tidak mempengaruhi performa Jay Idzes di lini belakang klub asal kota Venezia tersebut. Bahkan, dirinya tak pernah absen membela klub tersebut di ajang Serie A musim ini.
Di sisi lain, Jay Idzes sejatinya dianggap lebih layak bermain bersama klub yang lebih baik atau berkompetisi di kasta yang lebih tinggi lagi dibandingkan bersama AC Venezia saat ini.
Melansir dari beberapa sumber di laman Suara.com, sebelum musim 2024/2025 dimulai, Jay Idzes sejatinya dirumorkan diincar oleh beberapa klub seperti Torino, Fiorentina dan Inter Milan.
Kini, sepertinya Jay Idzes akan kembali diincar oleh beberapa klub papan atas Eropa dikarenakan beberapa keunggulan yang dimiliki oleh bek berpostur 190 cm tersebut.
Berikut adalah tiga hal yang membuat Jay Idzes dianggap layak bermain di kasta yang lebih tinggi di sepakbola Eropa.
1. Performa Stabil Dalam 2 Musim Terakhir
Melansir dari laman Transfermarkt, di musim 2024/2025 kali ini, Jay Idzes dianggap sebagai pemain yang paling stabil berformanya di klub AC Venezia. Dirinya sudah bermain sebanyal 23 kali di semua kompetisi bersama klub dan mencetak 1 gol.
Bahkan, performa gemilang bek berusia 25 tahun ini sudah terlihat saat masih di Serie B bersama AC Venezia di musim 2023/2024 lalu. Tidak mengherankan jika dirinya saat ini dianggap sebagai salah satu pemain terbaik di klub AC Venezia dan tengah menjadi incaran banyak klub lain.
2. Memiliki Jiwa Leadership yang Tinggi
Jay Idzes di musim 2024/2025 kali ini mendapatkan jabatan sebagai kapten ke-2 klub AC Venezia. Hal ini tentunya dikarenakan bek keturunan Indonesia-Belanda tersebut memiliki jiwa leadership yang cukup tinggi, khususnya di sektor pertahanan.
Lebih lanjut lagi, dirinya di timnas Indonesia kini juga dipercaya mengemban posisi kapten yang sebelumnya dipegang oleh Asnawi Mangkualam dan Jordi Amat.
3. Berpengalaman di Klub-klub Eropa
Alasan selanjutnya Jay Idzes layak bermain di kasta kompetisi yang lebih tinggi adalah pengalamannya di liga-liga Eropa yang cukup baik. Dirinya pernah bermain di liga Belanda bersama tim senior FC Eindhoven dan Go Ahead Eagles.
Lalu, kini menjadi andalan di skuad utama AC Venezia dan sekaligus mengemban posisi kapten. Tentunya dengan rekam jejak ini tak sulit baginya untuk menemukan klub baru nantinya.
Nah, itulah beberapa alasan mengapa Jay Idzes layak bermain di kasta yang lebih tinggi di sepakbola Eropa.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Rekor Shin Tae-yong Jadi Hantu, John Herdman Dituntut Buktikan Kualitas di ASEAN Cup
-
Lamine Yamal Raih Gelar Piala Dunia, Era Baru Dunia Sepak Bola Telah Dimulai
-
Serba-serbi Piala Dunia 2026: Kiprah Fenomenal Vozinha hingga Drama Intervensi Aturan
-
Prancis Tersingkir, Taktik Individualis Didier Deschamps Resmi Gagal Total?
-
Lebih dari Sepak Bola, Inggris vs Argentina Jadi Laga Sarat Muatan Politik
Artikel Terkait
-
Timnas Indonesia Kemas Satu Poin Pertama dan Terakhir di Piala Asia U-20
-
Media Asing Sebut Hasil Imbang Lawan Yaman Jadi Kado Kecil bagi Indonesia
-
Kabar Pemain Keturunan: Sandy Walsh Debut On Fire Bawa Yokohama Marino Menang di Liga Champions Asia
-
Indra Sjafri Buka Suara soal Kegagalan Timnas Indonesia U-20, Siap Dipecat?
-
Gak Istimewa! PSSI Janji Evaluasi Indra Sjafri Sama Seperti Shin Tae-yong, Bisa Dipecat?
Hobi
-
Piala Presiden 2026: Persebaya Pastikan Tiket Semifinal usai Tekuk PSMS
-
Piala Presiden 2026 Hari Ini: Persebaya Tantang PSMS demi Tiket Semifinal
-
Jadwal Perempat Final VNL Putra 2026 Hari Ini: Jepang Hadapi China, Slovenia Ditantang Turki!
-
Tak Lagi Harmonis, 2 Pembalap Aprilia Perang Dingin Sejak GP Hungaria
-
Nyesek! Fabio Quartararo Ternyata Bukan Pilihan Utama Honda untuk Direkrut
Terkini
-
BTS Absen di Grammy Awards 2027, Buntut Kategori Baru Musik Asia?
-
Wujud Kasih Sayang yang Berbeda dari Dua Ayah di Agent Kim Reactivated
-
Belajar dari Iblis dan Maling? Seni Menang di Buku Jadilah yang Terbalik!
-
Review Serial The Hawk: Ketika Ambisi dan Ego Berbenturan di Lapangan Golf
-
Review Juno: Kisah Kehamilan Remaja yang Hangat dan Penuh Pelajaran Hidup